Senter News
Sabtu, 28 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE

Poster Ganjar Pranowo Dicopot, Partai Pendukung “Serbu” Satpol PP Siantar

Penulis: Redaksi Senternews.com
11 November 2023 | 22:22 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram
SIANTAR, SENTER NEWS  

Saat datang ke Siantar, puluhan poster Cawapres Ganjar Pranowo yang menyebar di sejumlah lokasi,  dicopot personel Satpol PP Kota Siantar. Akibatnya, hampir seratusan massa dari pengurus partai politik pendukung “menyerbu” kantor Satpol PP di Jalan H Adam Malik Kota Siantar, Sabtu (11/11/2024).

Awalnya, sekira jam 12.00 Wib, sejumlah massa termasuk  Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Siantar, Timbul Marganda Lingga  yang menunggu Ganjar Pranowo di Café Horja, Jalan Wandelfad sempat menerima video pencopotan poster tersebut. Bahkan, dalam waktu singkat langsung  menyebar ke sejumlah pengurus dan simpatisan lainnya.

Karena situasi tersebut, tidak sedikit yang merasa heran mengapa itu terjadi.  Namun , Timbul Marganda yang sempat meminta kepada massa agar tenang dan tidak perlu menyikapinya berlebihan. Karena dapat mengganggu konsentrasi penyambutan Ganjar Pranowo.

“Ya, memang ada video tersebar tentang pencopotan poster Ganjar Pranowo yang mememilik take line “Tuanku Ya Rakyat”. Dari video  itu  terlihat jelas  yang mencopot adalah personel Satpol PP,” kata Timbul Marganda kepada sejumlaha jurnalis yang turut menunggu kehadiran Ganjar Pranowo.

Saat itui, suasana masih berlangsung tenang dan terasa kondusif. Termasuk saat Ganjar Pranowo datang ke Café Horjauntuk kemudian bergerak ke Museum Simalungun. Namun,  saat Ganjar dikonfirmasi terkait pencopotan posternya, Bacapres itu tampak tenang.

“Siapa yang mencopot?” tanya Ganjar kepada jurnalis dan jurnalis menjawab,  “Satpol PP,”. Selanjutnya, Ganjar kembali mengatakan, “tanya saja Satpol PP mengapa dicopot,” kata Ganjar yang mengenakan kemeja hitam   di dampingi sejumlah kader PDI Perjuangan.

Ganjar Pranowo tapaknya tidak terprovokasi dengan aksi Satpol PP  soal pencopotan posternya. Bahkan, tetapa tenang saat meninggalkan Museeum simalungun untuk selanjutnya berkunjung ke Toko Roti Ganda di Jalan Sutomo.

Setelah Ganjar meninggalkan kota Siantar, puluhan massa yang jumlahnya terus bertambah berkumpul di depan Kantor DPRD Siantar. Selain Timbul Marganda Lingga, Astronout Nainggolan anggota DPRD Siantar dari PDI Perjuangan, ada juga Ronald Darwin Tampubolon Ketua  Hanura Kota Siantar.

“Kita akan mempertanyakan Satpol PP mengapa mencopot poster Ganjar Pranowo saat  datang ke Siantar. Ada apa semua ini? Kita ingin mengetahui,” kata Timbul Marganda  untuk kemudian bergerak ke kantor Satpol PP yang masih satu kompleks dengan kantor DPRD Siantar.

Saat bergerak jalan kaki menuju kantor Satpol PP, diiringi hampir seratusan massa itu, suasana tampaknya seperti mulai “panas”. Pasalnya, ada teriakan kecil yang menyatakan ketidaksenangannya dengan sikap Satpol PP.

Menyikapi situasi massa itu, Timbul Marganda menyatakan agar massa tenang. “Tenang, tenang, jangan ada anarkis. Kita hanya ingin mempertanyakan sikap Satpol PP itu di kantornya. Jangan ada berbuat anarkis,” kata Timbul lagi menenangkan massa.

Tiba di halaman kantor Satpol PP yang pintunya terbuka, Timbul Marganda, Astronout Nainggolan dan Ronald langsung masuk ke bagian dalam dan duduk di bangku besi ruang tunggu yang  tampak sepi karena tanpa ada personel piket.

Jelang beberapa saat, salah seorang pengurus partai melihat ada ruangan yang terbuka dan memanggil seorang lelaki yang kemudian datang menemui pengurus partai yang duduk di ruang tunggu. Sementara, massa tampak berdiri seperti berjaga-jaga di depan pintu masuk.

 

Massa yang mendatangi Kantor Satpol PP

Siapa yang ada di kantor ini? Mana Kastpol? Mana Kabid, kami ingin bertanya mengapa poster Ganjar dicopot dari beberapa lokasi?” tanya Timbul berusaha tenang dan lelaki itu menjawab tidak ada yang berada di kantor. Selanjutnya, diminta menghubungi Kasat atau siapa yang berwenang memberi penjelasan soal pencopotan poster Ganjar itu.

Lelaki  itu kembali masuk ke ruangannya dan beberapa saat keluar  lagi. Menyatakan, Kasatpol tidak bisa dihubungi karena teleponnya tidak aktif. Demikian juga dengan Kepala Bidang yang berwenang. “Maaf  pak, teleponnya tidak aktif,” ujar lelaki tersebut.

Meski sempat menunggu tetapi tidak juga bisa dihubungi, Timbul Marganda, Astronout  dan Ronald keluar dari ruangan Satpol PP. Selanjutnya, memberi keterangan pers kepada sejumlah jurnalis.

“Kami dan teman-teman partai pengusung Ganjar Pranowo- Mahfud, datang minta klarifikasi ke kantor Satpol. Karena kita lihat terjadi hal yang kurang sehat dalam rangka menyambut pesta demokrasi yang kita gelar. Tapi, pihak terkait tidak ada,” kata Timbul.

Kemudian, Timbul mengatakan sudah menghubungi Wali Kota tetapi diangkat dan pesan melalui What App juga tidak dijawab. Dijelaskan juga, masalah tersebut seperti ada “drama”. “Mungkin ini drama pemerintah kota, kita tidak tau, mengapa yang lain tidak diturunkan. Jadi, kami tidak bisa menduga siapa ini atau Kasatnya atau siapa?” katanya.

Sementara,  Ronald Tampubolon menyatakan senada dan sikap Satpol PP menurutnya terkesan tidak netral. Padahal, Calon Presiden ada tiga. “Kita menilai  seperti sewenang-wenang,” kata Ronald sembari mengatakan alat peraga Ganjar yang diturunkan berada di Jalan Kartini dan Jalan MH Sitorus.

Ternyata, soal penurunan alat peraga Ganjar Pranowo itu berlanjut sampai pada rapat Paripurna DPRD Siantar dengan agenda pembahasan APBD Siantar 2024. Astronout Nainggolan didampingi Ferry Sinamo dari Fraksi PDI Perjuangan langsung menyatakan intrupsi.

“Penurunan banner Ganjar Pranowo dibeberapa tempat saat Pak Ganjar datang ke Siantar. Saya mohon pimpinan, pada kesempatan ini mumpung ada Wali Kota ingin mempertanyakan apakah yang dilakukan Satpool PP itu perintah Wali Kota. Atau hanya insiatif Satpol PP. Padahal, sebagai komitmen kita, sebagai warga Kota Siantar menginginkan Pemilu damai, jujur dan adil serta tentunya gembira,” kataAstronout.

Selanjutnya, Ferry SP Sinamo menambahkan  sudah menghubungi Satpol PP mengapa terjadi penurunan alat peraga itu. “Jawaban Satpol PP kepada saya kepada saya, pencopotan  di lokasi-lokasi sekolah. Tapi, nyatanya bukan di lokasi sekolah. Jadi perlu penjelasan Wali Kota, Apakah itu intruksi Wali Kota,” katanya.

Ketua DPRD Timbul Marganda mempersilahkan Wali Kota menanggapinya dan Wali Kota mengatakan, terkait penurunan spanduk itu, tugas pokok Satpol PP. “Tidak ada hal-hal yang beda pandangan dan ini merupakan miss komunikasi,” kata Wali Kota singkat.

Selanjutnya Ketua DRD Siantar menyatakan sepakat penurunan spanduk. Tapi, harus berlaku kepada yang lain. “Sesuai hasil rapat stake holder, penertiban alat peraga diberi waktu sampai tanggal 11 Novermber 2023 ini sampai jam 00. Jadi kalau itu kewenangan Satpol PP, kita sepakat. Tapi, harus berlaku sama,” kata Timbul mengakhiri. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, Resmi Diserahkan DPRD Siantar ke  Kejagung  

5 Maret 2026 | 14:42 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Siantar, resmi...

Read moreDetails
Juru Bicara  Fraksi DPRD Siantar
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Rp 14,5 Miliar, Mayoritas Fraksi Setuju ke Kejagung

26 Februari 2026 | 22:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar yang...

Read moreDetails
Pansus serahkan hasil kerja kepada pimpinan DPRD S|iantar
HEADLINE

Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar Menyalahi & Pansus DPRD Siantar Minta Disampaikan ke Kejagung

26 Februari 2026 | 14:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait  pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar lebih yang dilakukan Pemko Siantar diminta  agar dilaporkan kepada...

Read moreDetails
HEADLINE

Meski Kenaikan NJOP 1.000 Persen Sudah Ditinjau, Malah Ada Tambah Naik

13 Februari 2026 | 08:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari hasil peninjauan kembali terkait kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (JOP) yang dilakukan Pemko Siantar, ada yang mengalami...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Kerusakan Jalan Gereja Dibiarkan, KNPI Siantar Desak Pemprov Sumut Lakukan Perbaikan

27 Maret 2026 | 21:40 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Tiga Maling Sepeda Motor Diringkus Polsek Bangun

27 Maret 2026 | 19:46 WIB
ANEKA RAGAM

Guru Agama Non Formal yang Terima Insentif Diusulkan Pengurus Rumah Ibadah  

27 Maret 2026 | 19:20 WIB
ANEKA RAGAM

Pembahasan Ranperda, DPRD Siantar “Debatkan” Persentase Perekrutan Tenaga Kerja Lokal

27 Maret 2026 | 15:16 WIB
ANEKA RAGAM

Kebakaran di Pagi Subuh, Ludeskan Tiga Unit Rumah

27 Maret 2026 | 10:16 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Di Raya Kahean: Rumah Ditinggal Pemilik Ludes Terbakar

26 Maret 2026 | 21:10 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Jalan Lintas Saribu Dolok Amblas, Kapolres Simalungun Tinjau Lokasi

26 Maret 2026 | 18:09 WIB
ANEKA RAGAM

Fraksi DPRD Siantar Sepakat Tindaklanjuti Pembahasan Ranperda Insentif Guru Agama  Nonformal dan Ranperda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal

26 Maret 2026 | 17:51 WIB
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Kembali Bahas Ranperda Insentif Guru Agama Nonformal dan Ranperda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal  

26 Maret 2026 | 13:03 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Sopir Truk Meninggal di Jok Depan, Polsek Dolok Pardamean Lakukan Olah TKP

26 Maret 2026 | 07:47 WIB
ANEKA RAGAM

Arus Mudik Balik Lebaran 2026 di Siantar Berjalan Lancar

25 Maret 2026 | 15:21 WIB
ANEKA RAGAM

Hari Pertama Masuk Kerja, Kehadiran ASN Pemko Siantar Belum Maksimal

25 Maret 2026 | 15:21 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata