Senter News
Sabtu, 16 Mei 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE

ASN Main Politik Praktis, Siantar Jadi “Ngeri dan Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Penulis: Redaksi Senternews.com
13 November 2023 | 21:14 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTEREWS  

Jelang Pemilu serentak 2024, suhu perpolitikan secara nasional dan lokal sudah mulai memanas. Untuk itu, semua pihak harus dapat menahan diri. Terutama para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Siantar dapat menjaga netralitas.

Pernyataan itu mencuat saat dilakukan rapat pembahasan Rancangan APBD Siantar 2024 antara Komisi II DPRD Siantar dengan Soefie M Saragih sebagai Kadis  Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Siantar dan staf, Senin (13/11/2023).

Mencuatnya  permasalahan dimaksud karena sejumlah anggota DPRD Siantar ada  menerima informasi bahwa Kadis PMPTSP Kota Siantar tersebut terindikasi ikut bermain politik praktis. Apalagi jarang di kantor dan sering melakukan perjalanan dinas.

Awalnya, tudingan itu disuarakan anggota Ferry SP Sinamo dari Komisi II  dari Fraksi PDI Perjuangan. Menyatakan, Soefie M Saragih sebagai Kadis PMPTSP Kota Siantar terindikasi tidak netral pada Pemilu 2024.

“Laporan yang saya terima juga, Ibu Soefie sering melakukan rapat di café dan saya bilang kepada orang yang melaporkan itu, bahwa Ibu Soefie sudah lama saya kenal dan tidak seperti itu,” kata Ferry SP Sinamo pada rapat yang dipimpin Hj Rini Silalahi, Ketua Komisi II.

Untuk itu, Soefi M Saragih sebagai ASN diminta menjaga netralitas. Karena ada ketentuan yang mengatur dan sanksi kalau terbukti tidak netral atau terlibat dukung mendukung salah satu partai politik pada Pemilu 2024.
Terkait soal netralitas ASN itu juga disampaikan personel Komisi II lainnya, Suandi A Sinaga. Bahkan, anggota DPRD Siantar dari Fraksi PDI Perjuangtan itu juga menerima laporan dari sejumlah masyarakat.

“ASN jangan menggiring orang-orang tertentu ikut dukung mendukung.  Karena, perkembangan  politik menjelang Pemilu 2024 di  tingkat nasional, mulai memanas. Termasuk di Kota Siantar juga,” kata Suandi A Sinaga.

Dijelaskan, Pemilu tinggal menunggu 104 hari lagi di luar masa tenang. Sementara, Kota Siantar dikatakan sedang tidak baik-baik saja. Untuk itu, jangan dikotori dengan kepentingan kelompok karena selama ini aman dan kondusif.

“Ngeri Siantar ini. Biar DPRD yang main politik dan ASN bekerja professional. Cepat atau lambat semua akan terbuka dan yang baik tentu akan tetap baik,” tegas Suandi  lagi.

Selanjutnya, Ketua Komisi II, Hj Rini Silalahi menyatakan bahwa  ASN menurutnya  harus netral. Bahkan, Rini mengtatakan punya dua orang anak berstatus ASN dan diingatkan supaya tidak ikut dukung mendukung.

Selmentara, Soefie M Saragih diminta  memberi tanggapan dan menyatakan terimakasih atas saran, masukan maupun krtitik  membangun yang disampaikan kepadanya.  ASN dikatakan  memang harus netral dan mengaku punya komitmen untuk itu. Bahkan, belum pernah memberi pesan kepada siapapun untuk mengarahkan ke salah satu partai politik maupun calon tertentu.

“Kalau ada orang mengatakan saya jarang masuk kantor sah saja., Tapi, setelah saya menjabat di PMPTSP telah terjadi perubahan lebih baik. Mungkin itu membuat orang kurang senang,” katanya yang juga meenjelaskan, kalau ada mengatakan sering melakukan rapat di cafe atau resto, Soefie membantah tidak benar.

“Saya memang pernah rapat makan lontong. Tapi, itu bukan di resto. Melainkan di halaman rumah orang dan menggunakan dan pribadi. Tidak pernah melakukan perjalanan dinas selama perjalanan dinas itu tidak boleh digantikan orang lain,” kata Soefi.

Usai memberi penjelasan tersebut, rapat kerja Komisi II yang membahas di luar dari Rancangan APBD Siantar 2024 tersebut akhirnya ditutup dan para ASN diminta tetap untuk menjaga netralitas.

 “SIANTAR INI ‘NGERI”

Sementara, usai rapat Komisi II  Suandi A Sinaga kembal imengatakan kepada media, agar ASN tidak terjebak dukung mendukung partai politik dan salah satu calon tertentu. Jangan karena ingin mempertahankan jabatan, ASN melacurkan diri main politik praktis.

“Itu kita ingatkan kepada ASN supaya netral. Kalau tidak netral berarti menabrak peraturan dan ada sanksi. Dan,  apabila  masa jabatan kepala daerah berakhir, ASN itu bisa  tidak terpakai karena tidak punya integritas,” katanya.

Ditegaskan lagi, karena Pemilu tinggal 104 hari lagi dan akan memasuki masa kampanye, suhu perpolitian Kota Siantar bisa memanas karena ada oknum-oknum yang memperalat situasi tersebut untuk menggunakan segala cara demi kemenangan partainya atau calon tertentu.

“Karenanya, kami berpendapat ,  Siantar sedang tidak baik-baik saja. Ada orang-orang  berpengaruh atau orang yang berkompeten di Siantar mempengaruhi orang-orang yang tidak bidangnya. Misalnya menggunakan ASN dan intimidasi terhadap masyarakat yang dikaitkan dengan bantuan sosial.

“Jadi, karena itulah kami mengatakan bahwa Siantar sedang tidak baik-baik saja. Ngeri nanti jadinya,” katanya lagi mengakhiri.

Saat bersamaan, Hj Rini Silalahi mengatakan, saat menjadi istri Wakil Wali Kota Siantar beberapa waktu lalu dan  masih terlibat dalam partai politik, langsung mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua TP PKK Kota Siantar.

“Saya langsung membuat surat pengunduran diri dan mengembalikan fasilitas. Jadi, kalau ada istri camat  menjadi Caleg, seharusnya mengundurkan diri sebagai Ketua TP PKK. Seperti istri Camat Simarimbun. Jangan menumpang dengan kegiatan PKK kecamatan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan politisi perempuan, Netty Sianturi . “Harusnya, Camat sebagai suami Caleg itu diberhentikan sementara. Saya sendiri pernah menerima sikap tidak simpatik dari Camat itu,” ujar Netty yang juga bergabung di Komisi III, Ketua Fraksi Gerindra.

Ketidak sipatikan itu dikatakan, saat Netty mengundang Camat untuk hadir pada saat reses. “Waktu saya hubungi supaya ikut dalam reses agar camat sebagai mitra DPRD, jawabannya sangat tidak mengenakkan,” kata Netty tidak menjelaskan apa jabawan yang tidak mengenakkan itu. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Kaum Ibu Korban Koperasi “Bodong” Mengadu dan Menjerit di Depan PN Siantar, Desak BNI Kembalikan Rp4,2 Miliar  

27 April 2026 | 17:53 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Puluhan kaum ibu berterik-teriak dan menjerit di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Siantar. Minta agar kasus Koperasi Swadharma...

Read moreDetails
Gubernur Sumut dan Walikota Siantar
HEADLINE

Kalah Telak ! Pemprov Sumut , Dinas Pendidikan, Pemko Siantar & SMA Negeri 5 Kota Siantar, Wajib Bayar Ganti Rugi Rp40,7 Miliar

19 April 2026 | 21:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah kalah telak lagi karena Peninjauan Kembali (PK) ditolak Mahkamah Agung (MA) sesuai Putusan Nomor 44 PK/Pdt/2026 terkait...

Read moreDetails
Duduki ruang Rapat Gabungan DPRD Siantar
HEADLINE

Unjuk Rasa Himapsi dan Saling: “Duduki Kantor DPRD Siantar dan Terobos Kantor Walikota” 

13 April 2026 | 16:47 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Unjukrasa Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun Indonesia (Himapsi) serta Sahabat Lingkungan (Saling) “memanas”. Massa aksi sempat menduduki kantor...

Read moreDetails
HEADLINE

Dumas “Mark Up” Pembelian Eks Rumah Singgah Rp14,5 Miliar: Kejari Siantar Periksa Sejumlah Pejabat Pemko

2 April 2026 | 15:23 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Pengaduan masyarakat (Dumas) soal dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid 19 senilai Rp14,5 miliar yang disampaikan...

Read moreDetails
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

STAI Samora Pematangsiantar Dukung Penuh Festival Anak Soleh Indonesia XIII

15 Mei 2026 | 19:26 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

IRT Meninggal Duduk dan Membusuk di Rumahnya, Dievakuasi Polsek Gunung Malela

15 Mei 2026 | 14:11 WIB
ANEKA RAGAM

Warga Heboh! Buaya Ditemukan di Tengah Jalan 

14 Mei 2026 | 21:46 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Lompat Tembok Rumah dan Kabur ke Ladang Ubi, Residivis Sabu Dibekuk Polsek Dolok Batu Nanggar

14 Mei 2026 | 20:30 WIB
ANEKA RAGAM

Krisis Kepercayaan Diri Mahasiswa Muslim di Era Digital: Analisis Ketergantungan Smartphone Dalam Perspektif Pendidikan Islam Kontemporer

14 Mei 2026 | 20:01 WIB
SEREMONIAL

Demi Peningkatakan Kemampuan Mahasiswa, STAI Samora Siantar Seminar “Public Speaking For Gen Z”

14 Mei 2026 | 08:59 WIB
ANEKA RAGAM

Kelompok Cipayung dan OKP di Siantar Tolak Hasil Musda KNPI XIV dan Desak Musda Luar Biasa

13 Mei 2026 | 22:35 WIB
ANEKA RAGAM

Meski Hujan Deras, Unjukrasa  di Kantor PLN Pematangsiantar Memanas

13 Mei 2026 | 16:55 WIB
ANEKA RAGAM

Simulasi Sispamkota : Personel Polres Siantar dan Pengunjukrasa Terlibat Bentrok  

13 Mei 2026 | 15:34 WIB
SEREMONIAL

Wisuda Lansia Dihadiri Walikota Siantar

13 Mei 2026 | 08:17 WIB
ANEKA RAGAM

PC FSP KEP SPSI Siantar Simalungun Demo di Depan Kantor Kanwil DJP Sumut II dan PT PLN Siantar

12 Mei 2026 | 21:41 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kabur Pakai Mobil Sedan, Dua Maling Anak Lembu Dimassakan dan Diserahkan ke Polres Simalungun

12 Mei 2026 | 20:51 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata