Senter News
Minggu, 20 September 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Unjukrasa di depan kantor DPRD Siantar

Unjukrasa di depan kantor DPRD Siantar

Ada Mavia Tanah di Jalan Tol Siantar, Warga Dirugikan Rp 6,8 Miliar

Penulis: Redaksi Senternews.com
21 Juni 2024 | 15:39 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Puluhan Warga  Gurilla Bersatu, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar, berunjukrasa di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Siantar dan DPRD Siantar. Menyatakan, ada mavia tanah pembangunan Jalan Tol, Kota Siantar yang menipu mereka, Jumat (21/6/2024).

Di kantor BPN Kota Siantar, pengunjukrasa yang hanya beberapa menit, menyampaikan permasalahan yang dialami dan diterima Coky Pangaribuan sebagai Kepala Seksi BPN Kota Siantar. “Kita dari pihak BPN siap  melakukan penelusuran seperti apa yang disampaikan warga,” katanya.

Setelah menerima aspirasi Warga Gurilla Bersatu, unjukrasa yang mengusung poster dan spanduk, dilanjutkan ke kantor DPRD Siantar. Meski pintu gerbang ditutup dan dijaga puluhan personel Polres Siantar,  koordinator aksi Fernando Siallagan tetap melakukan orasi.

“Kami ingin bertemu dengan anggota dewan yang terhormat, karena kami telah ditipu mavia tanah terkait  pembangunan jalan Tol,” kata Fernando sembari menyebut sejumlah nama yang terlibat. Termasuk Camat Siantar Sitalasari dan Lurah Gurilla.

Namun, karena kantor DPRD Siantar sepi dan tidak ada anggota dewan, aksi yang mendapat pengawalan dari personel Polres Siantar itu akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Namun, mereka menyatakan siap datang lagi meminta DPRD Siantar supaya melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Usai unjukrasa, sejumlah warga yang mengaku merasa ditipu mengatakan, sebelum menjual tanah untuk Rest Areal pembangunan jalan Tol dengan seseorang yang disebut bernama Lilis Batubara, warga difasilitasi Lurah. Bahkan, pertemuan dilakukan di kantor Lurah sekitar bulan Maret 2023 lalu.

“Waktu itu kami percaya kepada pihak yang menemui kami di kantor Lurah. Harga tanah  Rp 30 juta per rante. Tapi, yang kami tanda tangani Rp 40 juta. Dipotong  Rp 10 juta dengan alasan untuk bayar pajak dan lain-lain,” kata salah seorang warga, Melki didampingi N boru Sitorus.

Dijelaskan, warga yang menjual tanah kepada yang mengaku sebagai pihak Rest Area Jalan Tol itu sebanyak 18 kepala keluarga. “kata pihak yang membayar tanah kami itu, kalau menolak menyerahkan lahannya,  uang pengganti akan diambil di Pengadilan karena menolak program strategis nasional,” kata Melki.

Pembayaran akhirnya  dilakukan di salah satu café tanpa ada dokumen. Namun,  warga  baru mengaku sadar kena tipu saat pihak BPN Kota Siantar mengundang warga untuk menyerahkan berbagai dokumen kepemilikan tanah pada 19 Febiuari 2024.

Pada pertemuan itu, hadir Kanwil BPN, PUPR, camat dan lainnya. “Saat itulah kami sadar. Mengapa harus memberikan dokumen kepemilikan tanah untuk rest area jalan tol lagi? Padahal, sudah dilakukan jual beli dan tidak ada lagi urusan,” kata Melki.

Pada pertemuan itu akhirnya terbongkar bahwa yang membeli lahan warga bukan dari pihak Rest Area Jalan Tol atau negara. Tetapi disebut warga sebagai mavia.

Warga akhirnya protes dan terungkap juga bahwa harga tanah pembebasan untuk Rest Area jalan Tol sekitar Rp 80 juta per rante.

“Setelah kami hitung-hitung, warga telah ditipu sebesar Rp 6,8 miliar. Masalah ini juga sudah kami laporkan ke Polres Siantar dan kami sudah diminta keterangan. Tinggal menunggu gelar perkara,” kata warga lainnya.

Lebih lanjut warga mengatakan siap berjuang dan minta kepada aparat penegak hukum memeriska pihak-pihak terkait yang namanya sudah diserahkan Warga Gurilla Bersatu. “Kami menunggu DPRD Siantar  melakukan RDP dan kepada Polres kami minta masalah ini supaya diusut tuntas,” kata warga mengakhiri. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

Sweeping ruang kerja Walikota
HEADLINE

Aksi Gerakan Rakyat Melawan “Sweeping” Ruangan Kerja Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 18:30 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Karena Walikota Wesly Silalahi tidak kunjung datang menemui pengunjukrasa dan sempat diinformasikan berada di ruangan kerjanya, massa aksi...

Read moreDetails
PKL di halaman rumah dinas Walikota
HEADLINE

Unjukrasa PKL Bawa Keranda Tolak Relokasi, Terobos Rumah Dinas Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 17:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Dengan mengusung spanduk, poster dan pengeras suara dan keranda, ratusan massa  dari Ikatan Pedagang Kaki Lima Pematangsiantar...

Read moreDetails
Warga perlihatkan korban yang diduga karena sarang burung walet
HEADLINE

Sarang Walet Ambil Korban, DPRD Siantar Minta Pemko Bongkar Bangunan

19 Agustus 2026 | 17:20 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS    Komisi I  DPRD Pematangsiantar  marah saata melakukan   Rapat  Dengar Pendapat (RDP) dengan masyarakat dan Pemko Pematangsiantar. Berlangsung ...

Read moreDetails
HEADLINE

Aliansi CS KERAS Soal Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Covid-19, Desak Kejari Siantar Periksa Walikota

22 Juni 2026 | 15:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah  berunjukrasa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Aliansi CS KERAS (Control Sosial- Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap)...

Read moreDetails
HEADLINE

Pasar Dwikora (Pajak Parluasan) Siantar Membara, Ratusan Kios Terbakar

18 Juni 2026 | 07:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Menjelang subuh buta, Kamis (18/06/2026) sekira pukul 02.49 WIB, kobaran api di  Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan Kota...

Read moreDetails
HEADLINE

Kejatisu Ambil Alih Kasus Dugaan “Mark Up” Eks Rumah Singgah Covid-19 Kota Siantar Senilai Rp14,5 Miliar

29 Mei 2026 | 18:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Informasi terbaru perkembangan kasus dugaan mark up Eks Rumah Singgah Covid 19 kota Siantar senilai Rp14, 5 miliar...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Polres Simalungun: Jangan Mudah Percaya Informasi Viral di Media Sosial

20 September 2026 | 11:20 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Tandatangani Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan dan Pencegahan Korupsi

19 September 2026 | 09:07 WIB
ANEKA RAGAM

Pemko Siantar dan Kemenkum RI Rapat Harmonisasi Rancangan Perwa Tentang Master Plan Kota Cerdas Kota Pematangsiantar

18 September 2026 | 16:40 WIB
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga SE Anggota DPRD Siantar Antisipasi Penyebaran DBD, Dinas Kesehatan Langsung Fogging

18 September 2026 | 15:10 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Salurkan Bantuan bagi Korban Angin Puting Beliung

18 September 2026 | 09:48 WIB
ANEKA RAGAM

Kapolres Siantar:  AKBP Dhana Noer Kurniawan Resmi Gantikan AKBP Sah Udur  Siitinjak 

18 September 2026 | 09:44 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres  Simalungun, AKBP Hendri Nupia Dinka Barus Gantikan AKBP Marganda Aritonang

18 September 2026 | 09:31 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Buron 2 Bulan, Pelaku pencurian 3 Unit HP Diringkus Tim Jatanras Polres Simalungun  

18 September 2026 | 09:09 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Temuan Jasad Pemuda di Marihat Bandar Dievakuasi Polres Simalungun

18 September 2026 | 09:07 WIB
ANEKA RAGAM

Bencana Alam dan Panggilan Ruhani Manusia untuk Kembali kepada Allah

18 September 2026 | 09:05 WIB
ANEKA RAGAM

Siaga Bencana dan Teror, PLN UP3 Pematangsiantar Simulasi Tanggap Darurat

17 September 2026 | 18:29 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Luncurkan Aplikasi SIMARATUR

17 September 2026 | 18:27 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata