Senter News
Kamis, 2 Juli 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE

Bawaslu Sumut Sosialisasi: Ini Berbagai Modus Kecurangan Pilkada

Penulis: Redaksi Senternews.com
22 November 2024 | 17:07 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS  

Pilkada Serentak 2024 memilih Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Calon Walikota dan Wakil Walikota, tentu memiliki potensi kecurangan. Untuk mencegahnya, perlu pengawasan partisipatif  dari berbagai pihak.

Pernyataan itu disampaikan Cristian Oktavia Hasibuan, nara sumber Sosialisasi Pengawasan Tahapan Pilkada Serentak 2024 yang digelar Bawaslu Sumut. Berlangsung di Sapadia Hotel, Kota Siantar, Jumat (22/11/2024).

“Pada dasarnya, semua calon memiliki dasar yang sama untuk menang. Karenanya, ada beberapa cara melakukan kecurangan,” kata Cristian Oktavia Hasibuan kepada 200-an lebih peserta sosialisasi dari para tokoh lintas agama, disabiitas dan lainnya dengan Edward Bangun sebagai moderator.

Potensi kecurangan yang terjadi pada tahapan Pilkada Serentak 2024, diantaranya, vote buying (beli suara) yang menjanjikan uang dengan besaran bervariasi antara Rp 100 ribu sampai Rp 700 ribu. Menyuap tim adhock seperti KPPS, PPS dan PPK. Memanfaatkan Informasi Teknologi Sistim Informasi Rekapitulasi Elektronik (Sirekap).

Kemudian, kongkalikong mencoblos surat suara cadangan, penggelembungan suara, surat suara sudah dicoblos, surat suara tertukar, hilang, rusak dan memanfaatkan pemilih disabilitas yang tidak terdata.

“Khusus pembelian suara, kalau tetap diterima, tetap pilih calon sesuai hati nurani. Tapi, lebih baik tidak diterima. Karena, Pilkada  bukan sekedar mencoblos, melainkan turut mengawasi dan memberi pemahaman kepada masyarakat lainnya,” kata Cristina.

Sebelumnya, Komisioner Bawaslu Sumatera Utara, Suhadi Sukendar Situmorang mengatakan, sosialisasi yang dilakukan untuk memperkuat kelompok atau komunitas masyarakat melakukan   pengawasan partisipatif  tahapan Pilkada Serentak 2024.

Pengawasan Partisipatif yang sudah dillakukan Bawaslu Sumut, memiliki program pemberdayaan alumni sekolah kader pengawasan partisipatif  yang direkrut sebanyak 2000 orang  di 33 kabupaten dan kota se Sumutyang tidak tidak menuntut anggaran dari Bawaslu saat melaksanakan pengawasan partisipatif

“Kemudian, mendirikan Kampung  Partisipastif sebagai wadah masyarakat melakukan pengawasan pelanggaran. Sedangkan Pengawasan Partisipatif  untuk membantu Bawaslu yang memiliki keterbatasan menjangkau potensi pelanggaran sampai ke pelosok kabupaten,” ujarnya.

Sementara, Faisal Mahrawa sebagai nara sumber lainnya mengatakan, Pilkada bukan untuk peserta pelaksana Pemilu dan Peserta Pemilu. Tetapi untuk masyarakat sebagai niat melakukan perbaikan daerah dengan memilih pemimpin yang dapat memajukan daerah lima tahun ke depan.

“Pada Pilkada, kita berhadapan dengan saudara kita sendiri. Maka jangan terjadi perpecahan dan lakukan dengan riang gembira,” katanya sembari mengatakan, Kota Siantar terdiri dari beragam suku dan agama tetapi memiliki ciri toleransi yang tinggi dan itu harus tetap dijaga.

“Kalau kita memilih pemimpin yang mampu melakukan perubahan yang lebih baik, berarti kita beruntung. Maka, jadilah pemilih cerdas, memilih dengan sadar dalam melakukan partisipasi politik,” kata Faisal.

Usai tanya jawab antara peserta sosialisasi dengan nara sumber yang berlangsung komunikatif, Batara Tampubolon sebagai Kabag Pengawasan Bawaslu Sumut menyampaikan hasil penyelenggaraan sosialisasi yang pada dasarnya merupakan himbauan.

Bawaslu berharap sosialisasi dapat mencegah pelanggaran dari diri sendiri dan disampaikan  kepada masyarakat terdekat. ”Pertama, kita yang melawan pelanggaran itu, baru kita sampaikan kepada masyarakat atau komunitas masing-masing,” kata Batara Tampubolon.

Kemudian, hasil sosialisasi juga diharap dapat disebarkan melalui talenta masing-masing. Misalnya, menyebarkannya  melalui media sosial. Karena, saat ini masyarakat rata-rata sudah memiliki media sosial. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Aliansi CS KERAS Soal Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Covid-19, Desak Kejari Siantar Periksa Walikota

22 Juni 2026 | 15:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah  berunjukrasa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Aliansi CS KERAS (Control Sosial- Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap)...

Read moreDetails
HEADLINE

Pasar Dwikora (Pajak Parluasan) Siantar Membara, Ratusan Kios Terbakar

18 Juni 2026 | 07:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Menjelang subuh buta, Kamis (18/06/2026) sekira pukul 02.49 WIB, kobaran api di  Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan Kota...

Read moreDetails
HEADLINE

Kejatisu Ambil Alih Kasus Dugaan “Mark Up” Eks Rumah Singgah Covid-19 Kota Siantar Senilai Rp14,5 Miliar

29 Mei 2026 | 18:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Informasi terbaru perkembangan kasus dugaan mark up Eks Rumah Singgah Covid 19 kota Siantar senilai Rp14, 5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Unjuk Rasa Majelis Rakyat Berdaulat di Kantor DPRD Siantar dan Kantor Walikota ”Memanas” 

19 Mei 2026 | 18:16 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah  dari kantor Kejaksaan Negeri Siantar dan Polres Siantar, massa Aliansi Majelis Rakyat Berdaulat (Oposisi Sipil) dengan slogan,...

Read moreDetails
HEADLINE

Aliansi Majelis Rakyat Berdaulat, Sampaikan Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19

19 Mei 2026 | 17:34 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Aksi unjukrasa  Aliansi Majelis Rakyat Berdaulat (Oposisi Sipil) yang mengusung slogan “Makzulkan Walikota Pematangsiantar” bergerak dari Pelataran Tugu...

Read moreDetails
HEADLINE

Kaum Ibu Korban Koperasi “Bodong” Mengadu dan Menjerit di Depan PN Siantar, Desak BNI Kembalikan Rp4,2 Miliar  

27 April 2026 | 17:53 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Puluhan kaum ibu berterik-teriak dan menjerit di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Siantar. Minta agar kasus Koperasi Swadharma...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SEREMONIAL

Rangkaian Rakernas APEKSI XVIII, Ketua TP PKK Kota Siantar Ikuti Ladies Program  

2 Juli 2026 | 13:17 WIB
SEREMONIAL

Walikota Diwakili Wakil Walikota Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 | 21:57 WIB
ANEKA RAGAM

SISISAR Kembali Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana di Aceh Tamiang

1 Juli 2026 | 17:44 WIB
SEREMONIAL

Polres Siantar Upacara dan Syukuran HUT Bhayangkara Ke-80

1 Juli 2026 | 17:33 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Dihadiri Bupati Simalungun & Forkopimda

1 Juli 2026 | 17:08 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Warga Desak Kapolres Usut Tuduhan Pangulu Pokan Baru Terlibat Togel dan Tembak Ikan

1 Juli 2026 | 16:45 WIB
ANEKA RAGAM

Pemko Siantar Mulai Bangun Kios Pasar Dwikora Parluasan yang Terbakar   

1 Juli 2026 | 16:19 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Suami Aniaya Istri Akhirnya Meninggal, Diungkap Polres Simalungun

1 Juli 2026 | 09:42 WIB
ANEKA RAGAM

Jejak Emas Batangan Curian dari Pasar Horas Dijual ke Madina, Pores Siantar Ringkus 2 Penadah  

30 Juni 2026 | 18:25 WIB
ANEKA RAGAM

Pertahankan Harta Mendiang Ayah & Tak Paham Hukum, Air Mata Henny Lee Tak Terbendung di PN Pematangsiantar

30 Juni 2026 | 18:07 WIB
ANEKA RAGAM

Budiman Ricardo Surya Tanjung Dilantik Sebagai Dirtek Perumda Tirta Uli  

30 Juni 2026 | 13:11 WIB
ANEKA RAGAM

Anggota DPRD Siantar Andika Prayogi Sinaga, Gerak Cepat Tindaklanjuti Keluhan Masyarakat

30 Juni 2026 | 08:44 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata