SIANTAR,SENTER NEWS
Sejumlah masyarakat bertanya-tanya terkait pembagian alat memasak nasi berupa rice cooker yang dilakukan secara tertutup. Karena terindikasi melibatkan oknum-oknum Tim Pemenangan salah satu partai politik.
Sementara, kegiatan yang diketahui masyarakat sebagai program pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM, bekerja sama dengan Dinas Sosial yang difasilitasi Tenaga Kerja Sukarela Kecamatan (TKSK). Anehnya berlangsung di salah satu kantor organisasi keagamaan. Dan peserta yang menerimanya juga tidak transparan.
“Kita jadi tanda tanya, mengapa pembagian rice cooker itu tidak di kantor Dinas Sosial? Dan bagaimana kriteria warga yang menerimanya? Jangan-jangan itu untuk kepentingan politik menjelang Pemilu 2024,” ujar salah seorang warga, Rabu (17/1/2024).
Dijelaskan, saat pembagian rice cooker, Selasa (16/1/2024), sejumlah warga sebenarnya ingin mendatangi lokasi pembagian rice cooker. Namun, ada pihak tertentu yang membatasinya karena dikatakan hanya untuk kalangan tertentu.
Warga menjelaskan, bantuan pemerintah kepada masyarakat kurang mampu seharusnya dilakukan secara terbuka. Sehingga, tidak menimbulkan tanda tanya. Apalagi masyarakat mengetahui ada mobil PR Pos Indonesia di lokasi.
“Jangan bantuan pemerintah sebagai kepentingan masyarakat umum yang sangat bagus, disalahgunakan jadi kepentingan kelompok atau pribadi,” ujar warga.
Ketika soal pembagian rice cooker itu dikonfirmasi kepada Koordinator TKSK Kota Siantar, Armansyah Nasution, telepon selulernya tidak diangkat dan pesan melalui Whats App juga tidak dibalas. (In)






