Senter News
Sabtu, 7 November 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM

Di Pemko Siantar “Mati Dihidupkan, Hidup Dimatikan”

Penulis: Redaksi Senternews.com
17 April 2023 | 06:03 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

Catatan; Imran Nasution

Judul di atas mungkin menimbulkan tanda tanya apa maksudnya. Tapi, itu bukan pribahasa lama yang karena lamanya sampai terlupa. Bukan pula teka-teki main tebak kata. Atau bukan juga teka-teki silang yang jawabannya bisa saja menghilang.

Judul di atas tidak datang dari hembusan angin yang dikicaukan burung dari pohon tinggi. Kemudian menyebar ke delapan penjuru hingga akhirnya menjadi kabar angin yang kalau sekarang disebut hoax.

Judul di atas adalah fakta. Bukan dongeng horor siluman pengantar tidur penuh misteri karena ada yang mati tiba-tiba hidup hingga suasana jadi heboh tak karuan. Atau ada yang hidup tiba-tiba dimatikan karena memang harus mati.

Untuk lebih jelasnya, kalimat yang dijadikan judul itu menyuara dari gedung DPRD Siantar setelah APBD Siantar 2023 selesai dievaluasi Gubernur Sumut akhir Oktober 2022 lalu. Salah satu nomenklatur yang dievaluasi, anggaran Rp 80 miliar yang rencananya dijadikan sebagai penyertaan modal ke Bank Sumut, dikembalikan ke Pemko.

Rp 80 miliar itu, sebagian boleh digunakan untuk penyertaan modal pada perusahaan daerah. Dan, untuk pembangunan fisik yang bersententuhan langsung dengan kepentingan rakyat. Baik itu rakyat jelata maupun rakyat jelita sebagai sumber pembayar pajak.

Dari situasi dan kondisi itu, muncul pertanyaan, ada apa atau apa ada yang mati dihidupkan dan yang hidup dimatikan? Atau yang tadinya ada jadi tiada dan tiada jadi ada?

Ceritanya, suatu pagi yang tidak begitu cerah atau agak-agak mendung karena matahari enggan memancarkan sinarnya, ada suara sayup-sayup masuk ke ruang-ruang komisi DPRD Siantar (legislatif). Mengabarkan bahwa dari Rp 80 miliar itu, sekitar 20 miliar dikucurkan ke sejumlah dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Siantar.

Ketika diselusuri legislatif melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan ditelisik melalui orang “dalam” di Pemko, Rp 20 miliar itu malah digunakan untuk non fisik dan non penyertaan modal yang semula tidak ada malah jadi ada. Kemudian, yang tadinya tak disetujui atau dimatikan malah dihidupkan.

Anggaran tersebut ditemukan di sejumlah OPD yang diantaranya Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan dan di sejumlah bagian di sekretariat Pemko maupun di lingkungan Camat.

Padahal, anggaran itu tidak pernah dibahas apalagi disetujui Badan Anggaran (Banggar) DPRD Siantar dan Tim Anggaran Pemerintah Darah (TAPD) Pemko Siantar. Sehingga, diistilahkan sebagai anggaran siluman.

Khusus kecamatan dan sudah terungkap, Rp 8 miliar dikucurkan ke delapan kecamatan se Kota Siantar dengan besaran Rp 800 juta sampai Rp 1,2 miliar per kecamatan yang selanjutnya diteteskan Rp 200 juta ke setiap kelurahan.

Saat RDP, para camat mengungkapkan kepada Komisi I DPRD Siantar bahwa anggaran tersebut digunakan untuk makan dan minum kegiatan serimonial atau proyek cakap-cakap. Padahal, itu sebelumnya tiada jadi ada.

Hal lain yang dimatikan atau tidak disetujui Komisi I dan diperkuat Banggar DPRD Siantar dan TAPD Pemko Siantar sebagai saksi, dana Rp 807 juta untuk asesmen 2023. Alasan tidak disetujui karena hasil asesmen 2021 saja belum dilaksanakan.

Selanjutnya, kalau ada anggaran yang disetujui Banggar tetapi dimatikan atau tidak ditampung, itu menyangkut pembangunan fisik usulan DPRD Siantar sebagai pokok pikiran (Pokir) yang diadopsi dari masyarakat untuk perbaikan atau pembangunan infrastruktur.

Artinya, sejumlah program untuk pembangunan fisik dari hasil Pokir itu, anggarannya tidak dialokasikan untuk ditindaklanjuti. Padahal, banyak drainase, jalan maupun fasilitas umum yang butuh perbaikan, akhirnya diabaikan.

*BERBAGAI ASUMSI*

Lantas dari berbagai pemaparan di atas bermunculan berbagai asumsi bahwa anggaran siluman yang sudah dimatikan tetapi dihidupkan, sebagai modal untuk membangun citra di tahun 2023 dan 2024 sebagai tahun politik menuju Pemilu Legislatif karena Wali Kota sekarang adalah Ketua Parpol.

Kemudian, kalau asumsi itu dicermati dengan mata telanjang, banyak yang bisa terungkap meski tetap masih menimbulkan tanya yang kalau dijawab tetap menuai tanya dan tanya. Namun, ada hipotesa bahwa anggaran siluman itu dikait-kaitkan dengan usaha mengejar target melanggengkan kekuasaan di eksikutif.

Pada dasarnya, para personel di DPRD Siantar yang terdiri dari perwakilan sejumlah partai politik, tidak akan tinggal diam dengan ada yang mati dihidupkan dan yang hidup dimatikan sebagai upaya meraih target kekuasaan di legislatif maupun dieksekutif.

Masalahnya, dalam waktu dekat, DPRD Siantar dipastikan memanggil OPD Pemko untuk memperjelas sejelas-jelasnya apakah anggaran yang sudah disepaktai untuk penyertaan modal perusahaan daerah dan untuk pembangunan fisik yang prioritas menyalahi atau tidak.

Kalau menyalahi tetapi eksekutif tetap mengedepankan ego, hubungan dengan legislatif yang juga kerap mengedepankan ego yang selama ini memanas, akan semakin memanas. Kalau dimana posisi rakyat yang telah mendudukkan para elite politik legislatif dan eksekutif itu?

Padahal, kalau menjelang Pemilu dan Pilkada tiba, rakyat disanjung puja. Setelah Pemilu selesai malah ditinggalkan. Ibarat mendorong mobil mogok! *(Penulis: Pemred Senter News)*

ShareSendShare

Berita Terkait

Poto hasil investigasi wartawan
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB

SIANTAR ,SENTERNEWS Aksi pembalakan hutan di Desa Rondang, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun semakin terkuak. Hasil penelusuran Tim Wartawan yang sebelumnya...

Read moreDetails
Hendri Yahya Saputra MPd
ANEKA RAGAM

Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan

6 November 2026 | 06:38 WIB

(Mengupas Hadits Tentang Nikmat Sehat dan Waktu Luang Sebelum Datangnya Sakit dan Sibuk) Oleh : Hendri Yahya Saputra MPd Dalam...

Read moreDetails
Andika Prayogi Sinaga SE
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga kepada Wali Kota Siantar: Kelurahan Jangan Persulit Warga Urus Dokumen Sertifikat

5 November 2026 | 18:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Saat rapat paripurna penyampaian pokok pikiran, anggota DPRD Pematangsiantar, Andika Prayogi Sinaga SE mengatakan kepada Walikota Wesly Silalahi...

Read moreDetails
Ketua DPRD sampaikan Pokir kepada Wali Kota
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Tetapkan Renja dan Sampaikan Pokok Pikiran kepada Wali Kota  

5 November 2026 | 17:46 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Melalui rapat paripurna, DPRD Pematangsiantar tetapkan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggran 2027 dan sampaikan pokok pikiran (Pokir) sebagai...

Read moreDetails
Dr Henry Sinaga
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Protes! Hasil Ekspos Kenaikan NJOP 1000 Persen Bukannya Turun, Tapi Bertambah Naik

4 November 2026 | 08:11 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari ekspos hasil peninjauan kembali terkait dengan kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) 1.000 persen, Pemko Pematangsiantar  dinilai...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Dishub Pemko Siantar Lakukan Pengamanan Lalulintas  di 22 Titik

3 November 2026 | 18:56 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) lakukan pengamanan lalu lintas rutin di 22 titik. Termasuk di Jalan Medan depan...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Dari Pengembangan P4GN, Polres Simalungun Ringkus Tiga Pemain Sabu

7 November 2026 | 09:40 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Lakukan Pengaspalan Jalan Simpang Hatonduhan-Tangga Batu

7 November 2026 | 09:24 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Green Policing di Mako Polres Simalungun, Kapolres dan Bhayangkari Tanam 30 Pohon Mangga dan Durian

6 November 2026 | 18:00 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Sosialisasi dan Penertiban Pedagang di Kota Perdagangan

6 November 2026 | 17:38 WIB
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB
SEREMONIAL

Disdukcapil Pematangsiantar Luncurkan SILENTERA KIPAS, Permudah Penerbitan Akta Kelahiran Bayi Pasca Melahirkan 

6 November 2026 | 15:37 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kasat Lantas Polres Simalungun : Selama Operasi Patuh Toba 2026, Laka Lantas Turun 30 Persen

6 November 2026 | 08:40 WIB
ANEKA RAGAM

Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan

6 November 2026 | 06:38 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

BPKP Perwakilan Prov. Sumut Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun

5 November 2026 | 21:07 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Soal Hutan Rondang Digunduli, Komisi A DPRD Sumut Tunggu Hasil Pemeriksaan dan Segera Turun, Kepala UPTD KPH Wil II Mengaku Baru Mengetahui

5 November 2026 | 19:51 WIB
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga kepada Wali Kota Siantar: Kelurahan Jangan Persulit Warga Urus Dokumen Sertifikat

5 November 2026 | 18:43 WIB
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Tetapkan Renja dan Sampaikan Pokok Pikiran kepada Wali Kota  

5 November 2026 | 17:46 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata