Senter News
Kamis, 9 Juli 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS SIANTAR-SIMALUNGUN
Kantor Wali Kota dan Kantor DPRD Siantar

Kantor Wali Kota dan Kantor DPRD Siantar

DPRD Siantar Vs Wali Kota, Perang Opini  Berpeluru  Asumsi

Catatan: Imran Nasution

Penulis: Redaksi Senternews.com
16 Juni 2023 | 23:43 WIB
Rubrik: SIANTAR-SIMALUNGUN
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

Beberapa bulan Susanti Dewayani dilantik menjadi Wali Kota Siantar, komunikasi dengan  DPRD Siantar, tampaknya kurang harmonis. Bahkan, indikasi itu sudah mencuat kepermukaan meski kadang kala bagai riak-riak di atas permukaan kolam berair keruh.

Selain ada yang diekspos media massa, ada menyelinap melalui media sosial dari jari-jari tangan yang gatal. Dari gambaran tersebut muncul pertanyaan, sebenarnya apa yang terjadi antara eksikutif dengan legislatif itu?

Yang jelas, tidak mungkin ada api kalau tidak ada asap. Karena, ada hukum causal,  ada sebab maka ada akibat. Hanya saja, itu jarang bahkan enggan dikaji masyarakat yang sibuk mencari nafkah sambil peras keringat sampai berwarna kelat demi sejengkal perut dan berjengkal-jengkal perut anak istri di rumah kontrakan.

Kembali kepada hukum causal. Meski tak perlu dicari apa penyebabnya, yang jelas DPRD  merupakan lembaga politik yang memperoleh kursi karena pilihan rakyat dari hasil  proses politik melalui Pemilu Legislatif.

Kemudian, Wali Kota juga merupakan jabatan politik yang juga dipilih rakyat melalui Pilkada untuk menduduki “Kursi Satu” meski  Susanti Dewayani tadinya sebagai calon di “Kursi Dua”. Namun, karena mendapat “durian runtuh” akhirnya duduk di “Kursi Satu”.

Tapi, terlepas dari durian runtuh yang kemudian dibuka ternyata beraroma harum,  itu sudah garis tangan yang tak terbantahkan apapun argumen  serta alasannnya. Karena, alam sudah menentukan demikian.

Kemudian, yang namanya politik kerap dipelesetkan dengan kepanjangan “Peol Otik” yang tentunya tidak seutuhnya lurus karena  sering bengkok meski sedikit. Apalagi ada analogi mengatakan, politik berwarna abu-abu. Perpaduan antara hitam dengan putih.

Kalau kemarin tampak berwarna putih, kemarin-kemarinnya lagi malah hitam dan besok putih atau hitam lagoi. Sehingga, perubahan  selalu dikait-kaitkan dengan kepentingan sebagai suatu yang pasti dalam perpolitikan.

Selanjutnya, kalau bicara  tentang perseteruan antara DPRD Siantar dengan Wali Kota,   sebenarnya seperti  menjadi “tradisi” sejak pasca reformasi. Dimulai saat Wali Kota Marim Purba yang berpasangan dengan Kurnia Saragih.

Karena ada “kompor” dinyalakan sampai tujuh sumbu dari DPRD Siantar,  antara Marim Purba dengan Kurnia Saragih malah bergantian menjadi Wali Kota dan sejarah itu menjadi catatan perdana tentang perpolitikan “abu-abu” Kota Siantar.

Berikutnya, Wali Kota  RE Siahaan dilengserkan DPRD Siantar. Bahkan,  karena waktu itu kantor DPRD (masih satu kompleks dengan kantor Wali Kota) ditutup dan tidak bisa digunakan, paripurna berlangsung  di bawah pohon rindang depan kantor DPRD Siantar. Hanya saja, pelengseran dimentalkan Menteri Dalam Negeri.

Selanjutnya, masa Wali Kota dijabat Hulman Sitorus (Alm), hubungan antara Wali Kota dengan DPRD Siantar seperti tanpa riak apalagi gejolak. Kemudian, gejolak muncul lagi saat Wali Kota dijabat Hefriansyah. Bahkan, meski dua kali diberondong Hak Angket, tetap aman tanpa gangguan sampai akhir masa jabatan tahun 2022 lalu.

Terakhir, Wali Kota Susanti Dewayani yang sampai setahun lebih belum juga punya Wakil Wali Kota, diserang lagi pakai Hak Angket. Pasalnya DPRD Siantar menerima pengaduan dari  27 ASN yang dimutasi dan mutasi itu dinilai menyalahi. Apalagi ada ASN yang jabatannya diturunkan padahal  tak pernah menerima peringatan apalagi sanksi.

Karena mutasi menyalahi,  Komisi ASN meminta Wali Kota supaya mengembalikan ASN tersebut  kejabatan semula dan itu  “terpaksa” dilakukan Wali Kota. Namun, meski  sempat menyalahi tetapi dikembalikan, usulan pemakzulan Wali Kota yang diajukan DPRD Siantar, ditolak Mahkamah Agung.

Kalau dicermati dengan mata telanjang, tanpa kaca mata kuda apalagi kaca mata gelap yang kerap digunakan  orang penting atau elite pakai tanda kutip di Kota Siantar, perseteruan DPRD  dengan Wali Kota Susanti Dewayani berbeda dengan sebelum dan sebelumnya.

Pasalnya, pasca penolakan pemakzulan Wali Kota Susanti Dewayani, malah bermunculan papan bunga tanpa nama yang redaksinya terkesan tendensius terhadap DPRD Siantar. Bahkan, terkesan cendrung menggiring opini kearah yang samar. Sehingga, DPRD Siantar seolah-olah dilarang mengajukan Hak Angket yang diatur dalam perundang-undangan.

Bahkan, seolah-olah juga dilarang berbeda pendapat meski pendapatan DPRD dengan Wali Kota sebagai pengguna anggaran, juga jelas berbeda. Padahal perbedaan pendapat justru sebagai cerminan demokrasi. Dan, tidak berbeda justru tidak demokrasi.

Karena situasi itu, temannya teman saya yang termakan janji sehingga  harus menjual becak BSA miliknya  dan yang akan tersisa tinggal tugu,  berpendapat bahwa perseteruan tampaknya bakal berkepanjangan.

Perseteruan antara DPRD Siantar dengan Wali Kota  justru digunakan kedua lembaga pakai  peluru asumsi yang diperkirakan juga untuk membentuk opini. Padahal, opini harus dijadikan  fakta dan soal  asumsi,  levelnya berada di bawah hipotesa atau jawaban sementara dari hasil suatu penelitian yang harus diuji lagi kebenarannya.

Lantas, apa-apa saja asumsi yang akan digunakan untuk peluru   “menembak” lawan  dalam perseteruan itu? Bersambung…

(Penulis alumni Fisip Komunikasi, jurnalis Kota Siantar)

ShareSendShare

Berita Terkait

SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Kunker Raya Kahean, Perkuat Pemerataan Pembangunan hingga Pelosok Nagori

8 Juli 2026 | 15:18 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS   Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah, lakukan  kunjungan kerja (kunker) ke...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Sebagai Bentuk Kepedulian, Bupati Simalungun Tinjau Korban Puting Beliung  

8 Juli 2026 | 09:16 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Simalungun Dr H. Anton Achmad Saragih, didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah, turun menemui warga...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Kunker ke Kecamatan Siantar: Alokasikan Anggaran Rp15 Miliar Lebih  

7 Juli 2026 | 17:56 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS   Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton...

Read moreDetails
Sekolah yang dituding lakukan pungutan liar
SIANTAR-SIMALUNGUN

Minta Rp5 Juta Ditolak Guru, Oknum LSM Kutip Uang Siswa  

7 Juli 2026 | 16:09 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS   Awalnya, sejumlah oknum Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) menuding salah satu sekolah swasta di Kecamatan Panombeian Panei,...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bunda PAUD Simalungun Gaungkan Wajib Belajar 13 Tahun

6 Juli 2026 | 21:59 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS   Bunda PAUD Kabupaten Simalungun, Ny Darmawati Anton Achmad Saragih, hadiri kegiatan Sosialisasi Program Wajib Belajar 13 Tahun...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Polres Simalungun Lakukan Pengawalan Run Fun Parapat 2026 Bank Sumut

5 Juli 2026 | 18:38 WIB

SIMALUNGUN,SENTERNEWS Run Fun Parapat 2026 Bank Sumut  di kawasan wisata Kota Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, mendapata pengawalan dari Polres...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Pemko Siantar Melalui Dinsos Sosial P3A, Salurkan Ribuan Paket Bantuan Rehabilitasi Sosial Dasar  

8 Juli 2026 | 16:43 WIB
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Segera Tentukan Pembahasan Tujuh Ranperda  

8 Juli 2026 | 15:25 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Kunker Raya Kahean, Perkuat Pemerataan Pembangunan hingga Pelosok Nagori

8 Juli 2026 | 15:18 WIB
ANEKA RAGAM

Anak Perempuan Diduga ODGJ dan Sudah Dimankan, Bunuh Ibu Kandung

8 Juli 2026 | 13:08 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Sebagai Bentuk Kepedulian, Bupati Simalungun Tinjau Korban Puting Beliung  

8 Juli 2026 | 09:16 WIB
ANEKA RAGAM

Dukung Dashboard Satu Data,Dinas Kominfo Siantar Tenandatangani Komitmen Bersama

7 Juli 2026 | 20:26 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Kunker ke Kecamatan Siantar: Alokasikan Anggaran Rp15 Miliar Lebih  

7 Juli 2026 | 17:56 WIB
SEREMONIAL

Andrew Panjaitan Pimpin DPC Pro Jurnalismedia Siber Pematangsiantar

7 Juli 2026 | 17:49 WIB
ANEKA RAGAM

Cair! 225 Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora Parluasan Terima Bansos Tahap II

7 Juli 2026 | 17:38 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Minta Rp5 Juta Ditolak Guru, Oknum LSM Kutip Uang Siswa  

7 Juli 2026 | 16:09 WIB
ANEKA RAGAM

Pasca Kebakaran Pasar Dwikora Parluasan, Berkembang Isu Negatif dan PD PHJ Lakukan Klarifikasi 

7 Juli 2026 | 10:09 WIB
ANEKA RAGAM

Penanganan Pasar Dwikora Pasca Terbakar; Bantuan Tahap 2 dan 3 On Progress, Proses Pembangunan Kios Dipersiapkan

6 Juli 2026 | 22:52 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata