SIANTAR,SENTERNEWS
Kabar baik bagi masyarakat dan para penjual ayam siap saji. Pasalnya, harga ayam potong yang sebelum tiba bulan Ramadhan 1445 H, meroket sampai Rp 40 ribu per kilogram, saat ini sudah mulai turun sampai Rp 32 ribu per kilogram.
“Ya, harga ayam potong sudah turun sejak dua hari terakhir. Pembeli pastinya juga meningkat walaupun tidak begitu tinggi,” kata pedagang ayam potong boru Lubis di Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan Kota Siantar, Rabu (20/3/24).
Turunnya harga ayam potong tersebut karena harga beli dari penyalur juga turun. Selain turun persediaan juga dikatakan tetap tersedia. “Waktu harga ayam potong naik, persediaan juga ada. Tapi, kata pemasok karena permintaan meningkat sedangkan persediaan terbatas,” katanya.
Senada dengan pernyataan pedagang ayam potong di Pasar Horas Kota Siantar. Dengan turunnya harga, diakuinya penjualan meningkat. Apalagi pedagang ayam goreng, ayam panggang, ayam geprek maupun ayam siap saji lainnya semakin bergairah membuka usaha.
“Kalau harga sampai 40 ribu perkilo seperti sebelum Ramadhan itu, penjualan anjlok. Bahkan, pelanggan saya yang menjual ayam siap saji banyak tidak buka. Kalau ditanya apakah harga sekarang akan turun lagi beberapa hari mendatang, saya tidak tau,” ujar pedagang ayam di Pasar Horas itu.
CABE MERAH
Sementara, harga cabe merah yang sempat naik menembus Rp 80 ribu per kilogram, juga mulai mengalami penurunan sampai Rp 60 ribu per kilogram. Hanya saja, penurunan harga itu tidak otomatis membuat permintaan meningkat.
“Saat harga cabe mulai turun, permintaan biasa-biasa saja. Tapi harga sekarang ini sebenarnya masih tergolong mahal dibanding beberapa waktu lalu yang turun sampai Rp 40 ribu perkilo,” kata boru Sinaga penjual hasil bumi di Pasar Horas Gedung III Lantai I.
Dijelaskan, saat harga cabe merah naik sampai Rp 80 ribu per kilogram, konsumen sempat kawatir harga akan terus naik. Namun, karena pasokan sudah mulai stabil, akhirnya harga malah turun.
“Petani di Simalungun dan Tanah Karo mulai panen. Mudah-mudahan persediaan sampai menjelang Hari Raya tetap stabil dan harganya juga stabil,” katanya mengakhiri. (In)






