SIANTAR, SENTERNEWS
Meski kios terbuka eks kebakaran Pasar Dwikora Parluasan Pematangsiantar yang terbakar , Kamis, (18/06/2026), sebanyak 276 petak selesai dibangun, hanya beberapa pedagang yang mulai menempati kios untuk berjualan.
Namun, meski ada yang sudah berjualan di kios terbuka tanpa dinding, ada pedagang mulai membangun dinding dengan permanen atau menggunakan batu, lengkap dengan pintu.
Dirut Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ), Bolmen Silalahi sebagai pengelola Pasar Dwikora Parluasan mengatakan, pihaknya telah melakukan registrasi sejak 28 September 2026. Namun, registrassi itu belum selesai 100 persen .
“Rencananya, setelah kios selesai dibangun, pedagang akan membangun dinding. Sebenarnya itu belum dapat dilakukan karena Inspektorat harus lebih dulu melakukan audit bangunan,” kata Bolmen Silalahi, Selasa (20/10/2026).
Dijelaskan juga, soal kapan selesai audit belum diketahui Bolmen. Hanya saja, sudah ada pedagang yang mulai membangun dinding kios terbuka itu sesuai dengan ukuran kios yang sudah ditentukan.
“Ya, pedagang sudah banyak yang mendesak supaya kios itu dapat ditempati sekalian dapat membangun dindingnya,” kata Bolmen sembari mengatakan, pada dasarnya, pedagang yang sudah teregistrasi dapat menempati kiosnya untuk berjualan.
Terpisah, Kepala Inspektorat Kota Pematangsiantar, Herianto Sidik membenarkan pihaknya sedang melakukan audit pembangunan kios terbuka berbiaya Rp5 miliar lebih itu mulai tanggal 12 sampai 30 Oktober 2026 atau selama 15 hari ke depan.
“Audit dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan. Sebagai DP, anggaran yang sudah dicairkan sekitar Rp1,5 miliar. Apabila audit telah selesai dan tidak ada masalah, akan dibayarkan seratus persen,” kata Sidik.
Selain itu melakukan audit, Inspektorat juga melakukan pemeriksaan ketepatan sasaran penggunaan dana Biaya Tak Terduga (BTT) pada masa tanggap darurat, sampai tahap perencanaan dan pelaksanaan hingga pelaporan.
Terkait sudah ada pedagang yang melakukan pembangunan kios menggunakan dinding permanen, Sidik mengatakan tetap akan melakukan pemeriksaan bangunan secara rinci.
Pantauan media ini di sekitar kios terbuka Pasar Dwikora Parluasan yang berhadapan dengan Jalan Mufakat dan Jalan Gotong Royong, Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara itu, beberapa pedagang sudah ada berjualan beberapa jenis dagangan seperti sayur mayur maupun pakaian.
Namun, ketika ada pedagang yang mulai melakukan pembangunan dinding kios, ditanyua pedagang tersebut, mengaku pembangunan dinding sudah mendesak. “Kami membangun dinding dan pintu untuk pengamanan barang,” kata seorang pedagang. (In)







