SIANTAR,SENTERNEWS
Polres Pematangsiantar berhasil meraih prestasi terbanyak pengiriman laporan melalui Aplikasi SOT (Standart Operasional Terpadu) Jajaran Polda Sumatera Utara (Sumut) melalui pelaksanaan Operasi Lilin Toba Tahun 2024.
Rasa bangga atas pencapaian itu disampaikan Kapolres Pematangsiantar AKBP Yogen Heroes Baruno SH SIK yang memberi Piagam Penghargaan atau Reward kepada lima personil terbanyak pengiriman laporan melalui aplikasi SOT. Berlangsung di Lapangan Apel Mako Polres Pematangsiantar, pada Kamis (30/1/2025) pagi pukul 08.00 WIB.
Ke lima personil tersebut, KBO Satuan Samapta IPTU Pitra Jaya SP SH sebagai peringkat tertinggi, Kasat Lantas AKP Gabriellah A Gultom SIK MH, Kabag SDM AKP Maralidang Harahap, Personil Polseķ Sianțar Marihat AIPDA Adiam Manalu SH dan Kabag Ops AKP Ilham Harahap SH MH.
“Kita melaksanakan upacara pemberian penghargaan kepada personil yang telah menunjukkan dalam pengiriman laporan melalui aplikasi SOT selama Operasi Lilin Toba 2024,” kata Kapolres melalui arahannya.
Dijelaskan, sebagaimana yang dipahami bersama, pemberian reward dan punishment adalah bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas personel untuk memotivasi dan mendorong semangat seluruh anggota agar terus berprestasi.
“Reward diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi, sementara punishment sebagai upaya koreksi agar kita semua dapat terus meningkatkan kinerja,” ujar AKBP Yogen.
Kapolres menambahkan dalam pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2024 yang baru saja selesai, Polres Pematangsiantar berhasil meraih pencapaian luar biasa. Yakni, menjadi Polres yang mengirim laporan SOT terbanyak. Sekaligus menempati posisi nomor 1 dalam hal pengiriman laporan melalui aplikasi SOT.
“Saya selaku Kapolres Pematangsiantar merasa sangat bangga atas pencapaian ini, yang tidak hanya menunjukkan kualitas kerja kita, tetapi juga semangat tinggi yang dimiliki seluruh anggota Polres Pematangsiantar. Meskipun kami bersaing ketat dengan Polres jajaran lainnya, terutama dalam hal pengiriman laporan SOT, kita tetap mampu membuktikan bahwa kualitas dan dedikasi kita tidak diragukan lagi,” beber Kapolres.
Namun, di tengah keberhasilan itu, pihaknya juga tidak bisa menutup mata terhadap isu-isu negatif yang sering kali mencuat di media sosial mengenai institusi Polres. Isu-isu tersebut kerap kali menggambarkan sisi negatif yang mengarah pada citra buruk Polri di mata publik.
“Kita harus menyadari bahwa dalam dunia yang serba cepat seperti saat ini, ruang gerak kita sebagai institusi penegak hukum semakin sempit. Setiap langkah dan keputusan yang kita ambil selalu diawasi, baik oleh media maupun masyarakat luas,” ujarnya.
Karena itu, pimpinan selalu mengingatkan agar setiap anggota yang melaksanakan tugas, baik yang rutin maupun dalam operasi khusus, agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Kepatuhan terhadap SOP bukan hanya soal mengikuti aturan, tetapi juga sebagai bentuk komitmen terhadap integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Kita harus ingat bahwa setiap tindakan yang kita lakukan di lapangan tidak hanya berdampak pada diri kita sendiri, tetapi juga akan berimbas pada citra dan nama baik institusi Polri secara keseluruhan,” ujarnya lagi.
Semoga dengan penghargaan yang diberikan pada hari, paar personel semakin termotivasi terus memberikan yang terbaik, serta menjaga semangat kebersamaan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Keberhasilan itu menurut Kapolres bukan hanya tentang pencapaian individu atau Polres. Tetapi merupakan hasil dari kerja sama seluruh anggota yang berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hokum.
“Mari kita jadikan keberhasilan ini sebagai momentum untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas kerja, dan mempertahankan integritas kita di mata masyarakat,” Pungkas AKBP Yogen.
Tampak hadir Para Kabag, Para Kasat, Para Kapolsek, Para Kasi, Para Perwira, Para Bintara dan ASN jajaran Polres Pematangsiantar. (In)






