SIANTAR, SENTERNEWS
Meski sudah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto tanggal 6 Januari 2025 lalu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pelajar tingkat TK, SD dan SMP Negeri maupun Swasta di Kota Siantar belum jelas.
Kadis Pendidikan Kota Siantar, Hamdani Lubis mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari Badan Gizi Nasional (BGN). “Ya, Juknisnya belum juga kita terima,”katanya, Rabu (12/3/2025).
Dijelaskan, Dinas Pendidikan hanya sebagai penyedia data. Dan, data itu sudah ada diminta pihak Kodim 0207/SML dan Polres Siantar. Bahkan, pihak sudah pendataan penyebaran para pelajar di setiap kecamatan.
“Terkait dengan pihak ketiga sebagaai penyedia makanan yang membuka dapur umum juga belum kita ketahui pasti karena kita perkirakan langsung berhubungan dengan BGN yang juga sebagai penyedia anggaran,” kata Hamdani.
Terkait dengan MBG itu, Dinas Pendidikan Siantar dikatakan pernah melakukan simulasi MBG sebanyak 1.500 bungkus dengan harga Rp10 ribu per bungkus kepada pelajar SD dan SMP yang sumber dananya berasal dari Biaya Tak Terduga APBD 2024 bulan Desember 2024 lalu.
Dijelaskan juga, pihaknya sudah melakukan Rapat Dengar Pendapat soal MBG itu dengan Komisi II DPRD Siantar pada 5 Februari 2025 lalu. Dan, saat itu, Dinas Pendidikan juga belum memiliki data kapan program MBG itu dilaksanakan.
“Beberapa kabupaten dan kota di Sumatera utara juga belum melaksanakan program MBG itu. Tapi, Bagaimana perkembangan selanjutnya, nanti kita informasikan lagi,” kata Hamdani mengakhiri. (In)






