Senter News
Minggu, 8 November 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM
IMRAN NASUTION

IMRAN NASUTION

Masa Tenang Yang Tak Tenang

Catatan: Imran Nasution

Penulis: Redaksi Senternews.com
12 Februari 2024 | 09:14 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

Sesuai tahapan Pemilu,  mulai Minggu (11/2/2024) merupakan masa tenang sampai, selasa (13/2/2024) sebelum tiba  hari pencoblosan memilih DPRD Siantar, DPRD Sumut, DPR RI, DPD dan Presiden,  Rabu (14/2/2024).

Masa tenang, berarti tiada lagi kampanye seperti rapat terbuka dengan menampilkan  artis maupun konser musik sebagai daya tarik bagi yang tertarik. Demikian juga kampanye melalui rapat tertutup pakai bisik-bisik tetapi suaranya malah begitu jelas terdengar.

Kemudian, katanya akan tiada lagi Alat Peraga Kampanye (APK) seperti poster, spanduk atau baliho karena sudah dibersihkan. Termasuk dibersihkan warga untuk diambil menjadi atap kandang ayam, kandang kambing atau kandang babi. Bahkan, untuk menutup atap gubuk bambu tengah ladang atau mengantisipasi seng bocor rumah kontrakannya.

Dengan selesainya masa kampanye, rapat terbuka maupun tertutup yang penuh dinamika, tentu masa tenang tidak lagi diawarnai dengan kerumunan massa yang kadang berisik meski  tidak diberi atau diberi nasi bungkus, plus uang transportasi.

Kemudian, dengan mulai ditertibkannya APK yang selama ini begitu menyemak dan membuat kumuh, wajah kota  Siantar yang sempat nyaris kehilangan bentuk, mulai bersih dari pemandangan yang tidak elok. Dan, pepohonan sebagai makluk hidup yang selama ini dipaku, mulai tenang meski ada mengalami cacat pada kulit.

Di masa tenang ini juga, terjadi perubahan yang membuat sebagian pihak  merasa tenang. Tapi, di balik semua itu, di masa tenang ini juga malah banyak tidak tenang. Bukan karena kampanye telah berakhir dan APK telah ditertibkan itu.

Ketidaktenangan mereka terjadi saat hari pencobolosan semakin dekat apalagi sudah berada di ambang pintu. Terutama para Caleg yang telah mengeluarkan banyak kost atau biaya  untuk memperoleh target suara.

Apalagi bagi yang mengeluarkan  kost itu diperoleh dengan meminjam atau menggadaikan asset. Sehingga, akan diketahui apakah asset yang diborohkan atau digadaikan  dapat kembali dimiliki setelah uang yang dipakai lunas dari gaji sebagai wakil rakyat.

Mereka yang tidak tenang, juga termasuk para personal Tim Pemenangan yang telah membantu penyaluran anggaran untuk penggalangan suara. Masalahnya, kalau target yang ditetapkan tidak sesuai harapan karena tingkat erornya sangat eror, personal yang memiliki  moral harus bertanggungjawab secara moral.

Sedangkan yang kesampingkan tanggungjawab moral, mungkin saja lari dari kenyataan dengan berbagai dalih yang sebenarnya sudah dipersiapkan karena anggaran lebih banyak diendapkan di laci pribadi dari pada disalurkan sebagai penggalangan suara. Pasalnya,  kapan lagi menangkap ikan dengan menangguk di air keruh pada Pemilu yang hanya berlangsung lima tahun sekali?

Semakin dekat hari pencoblosan, bagi mereka rasanya susah tidur apalagi mimpi indah yang belum diketahui apakah menjadi nyata. Sehingga, saat terjaga dari tidur, pandangan mata mungkin jadi nanar. Sehingga berusaha mencari kambing hitam yang banyak lari masuk hutan untuk menghilangkan jejak.

Ketika perhitungan suara selesai di Tempat Pemilihan Suara (TPS) dan diakumulasikan dengan perolehan di seluruh daerah pemilihan, tetapi jauh dari harapan, ketidaktenangan Caleg, termasuk Calon Presiden/Wakil Presiden (Capres/Cawapres) bakal memuncak sampai ke ubun-ubun. Sehingga, degup jantungnya bisa tidak selaras dengan dentak nadi.

Atau degup jantung itu malah berhenti seiring sepinya dentak nadi karena telah dijemput  ajal meski itu sudah takdir. Atau ada yang penyakit bawaannya seperti darah tinggi kambuh lagi  dan akhirnya stroke.

Mungkin ada juga yang tak tenang di masa tenang setelah perhitungan suara, lupa kemana kaki melangkah sampai tak mengetahui jalan pulang. Bahkan, lupa bahwa dia itu lupa. Sehingga, ada stigma menyatakan, politik yang dibilang kejam telah mengambil korban.

Selain para Caleg dan Tim Pemenangan, para ketua partai politik tentu tidak tenang juga ketika perolehan kursi partai di jajaran legislatif  jauh dari harapan. Sebab, kursi ketua bakal  diambil kader lain. Apalagi sang ketua sebagai incumbent malah tak dapat kursi di legislatif.

Terlepas Caleg, Tim Pemenangan, Ketua Parpol dan  Capres/Cawapres yang tidak tenang di masa tenang, sebenarnya ada elemen lain yang juga merasa tidak tenang meski kadar ketidaktenangan mereka masih di bawah Caleg, Tim Pemenangan, Ketua Parpol dan Capres/Cawapres itu.

Mereka-mereka, kelompok berekonomi minim yang bertanya mengapa serangan fajar   belum juga datang. Sehingga, malam sampai tiba pagi, berjaga-jaga menunggu ada oknum mengetuk pintu untuk membeli suara.

Dan, uang pembeli suara itu dibelikan beras, dimasak menjadi nasi. Dimakan berteman  ikan asin atau tempe atau tahu maupun kerupuk sebagai pengganjal berjengkal-jengkal perut anak, istri agar tidak seperti gendang bila ditalu karena lapar.

Selain itu, tidak sedikit pula tidak tenang di masa tenang karena ada keragu-raguan pasca Pemilu 2024, terjadi ketidakpastian situasi yang membuat kebutuhan pokok seperti sembako menjadi langka dan akhirnya mahal. Bahkan, situasinya malah membuat aktifitas sehari-hari terganggu karena terjadi chaos?

Harapannya, Pemilu berlangsung jujur, adil, aman, damai dan Indonesia sebagai rumah ku, rumah mu dan rumah kita sebagai anak negeri, tetap baik-baik saja dan lebih baik dari kondisi sebelumnya.

PENUTUP

Wahai jiwa-jiwa yang sedang tidak tenang di masa tenang karena yang pasti adalah ketidakpastian, tenang dan tenang serta tenanglah dalam ketidaktenangan. Karena, meski sudah berusaha keras,  garis tangan juga yang menentukan… (Penulis: Pemimpin Redaksi senternews.com)

ShareSendShare

Berita Terkait

ANEKA RAGAM

Ops Patuh Toba 2026 Polres Siantar, Amankan  20 Sepeda Motor Berknalpot Brong

8 November 2026 | 19:08 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Melalui razia gabungan Operasi  Patuh Toba 2026 yang digelar Satuan Lalu Lintas  Polres Pematangsiantar, sebanyak 20 unit sepeda motor...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Safari Subuh MUI Pematangsiantar di Masjid Ubudiyah: “Hati Hati Menggunakan Media Sosial”

8 November 2026 | 12:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pematangsiantar melalui Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat kembali menggelar Safari Shalat Shubuh Berjamaah untuk ...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Gugat Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN Tentang Peralihan Hak Terintegrasi (Perintis) 10 Hari ke PTUN

7 November 2026 | 18:59 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dr Henry Sinaga SH SpN MKn, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Pematangsiantar  ajukan  gugatan kepada Pengadilan Tata Usaha...

Read moreDetails
Poto hasil investigasi wartawan
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB

SIANTAR ,SENTERNEWS Aksi pembalakan hutan di Desa Rondang, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun semakin terkuak. Hasil penelusuran Tim Wartawan yang sebelumnya...

Read moreDetails
Hendri Yahya Saputra MPd
ANEKA RAGAM

Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan

6 November 2026 | 06:38 WIB

(Mengupas Hadits Tentang Nikmat Sehat dan Waktu Luang Sebelum Datangnya Sakit dan Sibuk) Oleh : Hendri Yahya Saputra MPd Dalam...

Read moreDetails
Andika Prayogi Sinaga SE
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga kepada Wali Kota Siantar: Kelurahan Jangan Persulit Warga Urus Dokumen Sertifikat

5 November 2026 | 18:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Saat rapat paripurna penyampaian pokok pikiran, anggota DPRD Pematangsiantar, Andika Prayogi Sinaga SE mengatakan kepada Walikota Wesly Silalahi...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Ops Patuh Toba 2026 Polres Siantar, Amankan  20 Sepeda Motor Berknalpot Brong

8 November 2026 | 19:08 WIB
SEREMONIAL

Wali Kota Diwakili Sekda Hadiri Parheheon Ama HKBP

8 November 2026 | 16:56 WIB
SEREMONIAL

Wali Kota Hadiri Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah Tidak Layak Huni

8 November 2026 | 16:52 WIB
ANEKA RAGAM

Safari Subuh MUI Pematangsiantar di Masjid Ubudiyah: “Hati Hati Menggunakan Media Sosial”

8 November 2026 | 12:02 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Operasi Patuh di Malam Minggu, Satlantas Polres Simalungun Amankan 30 Motor Knalpot Brong  

8 November 2026 | 11:46 WIB
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Gugat Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN Tentang Peralihan Hak Terintegrasi (Perintis) 10 Hari ke PTUN

7 November 2026 | 18:59 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Dari Pengembangan P4GN, Polres Simalungun Ringkus Tiga Pemain Sabu

7 November 2026 | 09:40 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Lakukan Pengaspalan Jalan Simpang Hatonduhan-Tangga Batu

7 November 2026 | 09:24 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Green Policing di Mako Polres Simalungun, Kapolres dan Bhayangkari Tanam 30 Pohon Mangga dan Durian

6 November 2026 | 18:00 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Sosialisasi dan Penertiban Pedagang di Kota Perdagangan

6 November 2026 | 17:38 WIB
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB
SEREMONIAL

Disdukcapil Pematangsiantar Luncurkan SILENTERA KIPAS, Permudah Penerbitan Akta Kelahiran Bayi Pasca Melahirkan 

6 November 2026 | 15:37 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata