Senter News
Kamis, 14 Mei 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE

Masyarakat Jijik, Ayah Kandung Cabuli Putrinya Harus Dihukum Berat

Penulis: Redaksi Senternews.com
30 Oktober 2022 | 21:54 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTER NEWS

Prilaku Satria (49) yang cacat kaki sehingga berjalan pincang tapi tega mencabuli putri kandungnya, sebut saja bernama Bunga (8) sampai setahun lebih, dinilai sangat biadab. Untuk itu, harus dihukum seberat-beratnya.

“Perbuatan seorang ayah kandung terhadap putrinya itu tergolong biadab dan sadis. Jadi tidak bisa ditolelir. Untuk itu, pelaku harus dihukum seberat-beratnya, “ujar Ida Halanita Damanik, Ketua Komisi Nasional (Komnas) Anak Kota Siantar, Minggu (30/10/2022).

Dijelaskan, pihak aparat penegak hukum harus serius menangani kasus dimaksud. Jangan sempat pelaku dikeluarkan dan kembali ke rumahnya. Karena, bukan tidak mungkin pelaku kembali melakukan perbuatan bejadnya.

“Selain pihak aparat penegak hukum, Pemko Siantar juga harus serius melindungi korban agar tidak mengalami traumatis berat. Demikian juga ibunya yang disebut-sebut mengalami gangguan mental,” ujar Ida Halanita.

Camat Siantar Barat, Pardomuan Nasution ternyata sudah mendatangi rumah korban bersama Lurah, Sabtu malam (29/10). Setelah melakukan pertemuan dengan pihak keluarga korban, akhirnya diketahui benar tentang peristiwa miris tersebut.

Untuk itu, pihak Kecamatan akan melindungi korban yang tinggal di rumah nenek korban untuk pemulihan mental. Dan, itu sudah dikoordinasikan dengan Dinas Sosial dan Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Siantar.

“Selain memberi perhatian penuh kepada korban, ibu korban juga akan dirujuk ke rumah sakit dengan menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dimiliki keluarga korban itu,” ujar Camat sembari mengatakan, ibu korban mengalami gangguan mental.

Gangguan mental tersebut dikatakan akibat tekanan dari suaminya atau ayah kandung korban yang suka marah-marah. Sehingga, ibu korban hanya berdiam diri di rumah. “Kalau ibu korban yang sakit psikis akan dirawat dengan layak di rumah sakit. Setelah sembuh diharapkan kembali merawat anaknya yang memang butuh kasih sayang dari seorang ibu, ” ujar Camat lagi.

Sementara, saat kru SENTER NEWS akan menyambangi rumah korban di Kelurahan Sipinggol-pinggol, Kecamatan Siantar Barat, masyarakat sekitar ternyata “jijik” melihat perbuatan pelaku yang selalu emosi kepada warga sekitar.

Pengakuan warga tersebut dibenarkan keluarga korban saat disambangi di rumahnya yang kondisinya sangat memprihatinkan. Karena, satu ruangan berkuran 5 kali 6 meter dijadikan kamar untuk tempat tidur ibu korban yang mengalami gangguan mental tersebut.

Informasinya, di ruangan tersebutlah pelaku sering mencabuli putri kandungnya. Tidak perduli dengan istrinya yang diperkirakan mengetahui perbuatan suaminya itu. Tapi, karena mendapat tekanan hebat dari sang suami, sang istri hanya bisa diam. Selain di ruangan itu, perbuatan cabul, juga dilakukan di belakang rumah yang posisinya berada di sudut gang yang memang sepi.

Dari konfirmasi kru SENTER NEWS kepada nenak korban di rumahnya yang jauh dari rumah korban, perbuatan cabul pelaku awalnya diketahui dua orang teman korban yang datang ke rumah untuk mengajak korban bermain-main.

Sebelum korban dipanggil, temannya sempat mengintip dari selah-selah dinding rumah dan melihat korban sedang dicabuli ayah kandungnya. Akhirnya, korban dipanggil dengan menyebut nama dan korban akhirnya menyahut. Tapi, mengatakan tunggu karena harus pakai celana lebih dulu.

“Setelah itu, dua orang teman korban menceritakan apa yang dilihatnya kepada tetangga yang juga masih keluarga ibu korban. Akhirnya, terbongkarlah semua,” ujar Nenek korban didampingi korban di rumahnya.

“Waktu melapor ke Polisi, cucu saya ini harus divisum baru laporan ditindaklanjuti. Karena tidak punya uang kami bersama masyarakat lainnya mengumpulkan uang sebanyak 250 ribu. Waktu melapor itu kami memang seperti kurang diperhatikan,” ujar Nenek korban.

Setelah laporan diterima dan Polisi datang ke rumah korban, pelaku yang berhasil diamankan sempat tidak mengaku Tapi, setelah diintrogasi lebih jauh dan ditemukan bukti-bukti kuat seperti seperma, pelaku akhirnya mengaku dan digelandang ke Polres Siantar.

Ketika pelaku telah ditahan, pihak keluarga korban mengatakan ada keluarga dari pihak pelaku datang mengajak berdamai. Namun, keluarga korban dengan tegas menolak. “Kami ingin pelaku itu diberi hukuman berat,” ujar keluarga korban lainnya.

Sementara, saat korban disambangi, tampak hanya diam. Bahkan, kerika ditanya apa yang dialaminya, raut wajahnya tampak sedih. Kemudian, berangsur-angsur meneteskan air mata. Diduga mengalami trauma. selanjutnya, korban memeluk neneknya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satria sebagai ayah bejat, saat ini telah dijebloskan ke terali besi, di Polres Siantar, Jumat (28/10/2022). Hal itu dibenarkan Kanit 1 Sat Reskrim Polres Siantar, Ipda Moses Butar-Butar.

Ketika dilakukan pemeriksaan, pelaku yang sudah dijadikan sebagai tersangka mengakui perbuatannya. Untuk proses selanjutnya, akan ditangani unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) yang bertugas memberikan pelayanan, dalam bentuk perlindungan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kejahatan dan penegakan hukum terhadap pelakunya. (EK)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Kaum Ibu Korban Koperasi “Bodong” Mengadu dan Menjerit di Depan PN Siantar, Desak BNI Kembalikan Rp4,2 Miliar  

27 April 2026 | 17:53 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Puluhan kaum ibu berterik-teriak dan menjerit di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Siantar. Minta agar kasus Koperasi Swadharma...

Read moreDetails
Gubernur Sumut dan Walikota Siantar
HEADLINE

Kalah Telak ! Pemprov Sumut , Dinas Pendidikan, Pemko Siantar & SMA Negeri 5 Kota Siantar, Wajib Bayar Ganti Rugi Rp40,7 Miliar

19 April 2026 | 21:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah kalah telak lagi karena Peninjauan Kembali (PK) ditolak Mahkamah Agung (MA) sesuai Putusan Nomor 44 PK/Pdt/2026 terkait...

Read moreDetails
Duduki ruang Rapat Gabungan DPRD Siantar
HEADLINE

Unjuk Rasa Himapsi dan Saling: “Duduki Kantor DPRD Siantar dan Terobos Kantor Walikota” 

13 April 2026 | 16:47 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Unjukrasa Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun Indonesia (Himapsi) serta Sahabat Lingkungan (Saling) “memanas”. Massa aksi sempat menduduki kantor...

Read moreDetails
HEADLINE

Dumas “Mark Up” Pembelian Eks Rumah Singgah Rp14,5 Miliar: Kejari Siantar Periksa Sejumlah Pejabat Pemko

2 April 2026 | 15:23 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Pengaduan masyarakat (Dumas) soal dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid 19 senilai Rp14,5 miliar yang disampaikan...

Read moreDetails
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Kelompok Cipayung dan OKP di Siantar Tolak Hasil Musda KNPI XIV dan Desak Musda Luar Biasa

13 Mei 2026 | 22:35 WIB
ANEKA RAGAM

Meski Hujan Deras, Unjukrasa  di Kantor PLN Pematangsiantar Memanas

13 Mei 2026 | 16:55 WIB
ANEKA RAGAM

Simulasi Sispamkota : Personel Polres Siantar dan Pengunjukrasa Terlibat Bentrok  

13 Mei 2026 | 15:34 WIB
SEREMONIAL

Wisuda Lansia Dihadiri Walikota Siantar

13 Mei 2026 | 08:17 WIB
ANEKA RAGAM

PC FSP KEP SPSI Siantar Simalungun Demo di Depan Kantor Kanwil DJP Sumut II dan PT PLN Siantar

12 Mei 2026 | 21:41 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kabur Pakai Mobil Sedan, Dua Maling Anak Lembu Dimassakan dan Diserahkan ke Polres Simalungun

12 Mei 2026 | 20:51 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Ikuti FGD Percepatan Pengembangan KEK Danau Toba, Bupati Simalungun Gali Strategi Pariwisata di Gianyar, Bali

12 Mei 2026 | 19:00 WIB
ANEKA RAGAM

Musda KNPI Siantar, Krisis Demokrasi Lokal dan Tanggung Jawab Sejarah

12 Mei 2026 | 18:09 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pencurian di Gereja Diungkap Polsek Tanah Jawa   

12 Mei 2026 | 08:56 WIB
SUMUT

ILAJ Laporkan Dugaan Kejanggalan Sewa dan Pengadaan Mobil Dinas Bupati Deli Serdang ke BPK-RI

11 Mei 2026 | 07:51 WIB
ANEKA RAGAM

Timsus Dayok Mirah Amankan Tiga Sepeda Motor Knalpot Brong

10 Mei 2026 | 14:04 WIB
ANEKA RAGAM

Gudang PlayStation Terbakar, Polsek Siantar Marihat Olah TKP

10 Mei 2026 | 14:04 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata