Senter News
Senin, 23 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Banjir Pondok Legok dan Longsor Perumahan Asido

Banjir Pondok Legok dan Longsor Perumahan Asido

Musim Hujan Tiba, Siantar Rawan Bencana & Butuh Dana On Call

Penulis: Redaksi Senternews.com
20 November 2023 | 21:00 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR,SENTER NEWS

Saat musim hujan tiba seperti sekarang, sejumlah lokasi di Kota Siantar  rawan bencana. Apalagi banyak lokasi longsor maupun banjir belum juga ditanggulangi. Akibatnya, masyarakat selalu was-was meski diingatkan agar tetap waspada.

Untuk itu, DPRD Siantar  minta kepada Pemko melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar memberikan perhatian serius. Mengingat kondusi cuaca saat ini perubahannya sangat ekstrim.

“Khusus kegiatan sosialisasi, informasi dan edukasi di lokasi rawan bencana harus benar-benar memiliki kajian dan obervasi yang terukur serta berkordinasi dengan OPD lain. Itu rekomendasi yang kita sampaikan pada rapat gabungan,” kata Frengki Boy Saragih dari Komisi II DPRD Siantar,  Senin (20/11/2023).

Rekomendasi lainnya, Pemko Siantar melalui BPBD diominta agar dapat mengantisipasi bencana dengan cepat dan tanggap. Sehingga dapat meminimalisir kerusakan akibat dampak tersebut. Kemudian, plang-plang pengumuman bahaya lokasi rawan bencana yang sudah rusak atau hilang segera dibenahi.

Untuk lebih cepat melakukan penanggulangan bencana, Komisi III juga merekomendasi agar Pemko mengalokasikan dana on call yang sewaktu-waktu dapat dipergunakan dengan cepat oleh BPBD.

Dana “on call” tidak seperti penggunaan Dana Tidak Terduga (DTT) yang butuh persetujuan dari Wali Kota sehingga prosesnya memakan waktu lama sementara bencana harus segera ditanggulangi sampai tuntas.

“Kalau penggunaan DTT malah dapat menimbulkan kecurigaan dan tekesan ribet karena butuh proses panjang yang harus disetujui Walikota.Bahkan, agak membingungkan bagaimana konsep pelaksanaannya. Seharusnya, menyangkut tentang teknis dapat dilakukan bersama Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR). Tapi yang mengerjakannya tetap BPBD,” bebernya.

Dasar pemikiran Komisi III terkait dana “on call” itu , bagaimana caranya agar Pemko memiliki konsep penganggarannya yang langsung menanggulangi  atau mengantisipasi bencana sejak awal sehingga tidak sempat menganggu aktifitas masyarakat.

Misalnya, terkait lonsor jembatan di Tanjung Pinggir tak jauh dari Terminal Tanjung Pinggir yang semakin melebar dapat segera ditanggulangi menggunakan dana “on call” dengan melakukan upaya agar longsor tidak semakin meluas dan mengancam jembatan jadi putus.

Demikian gorong-gorong yang ambruk di depan SMP Negeri 12, Jalan Sibolga yang sempat menganggu aktifitas pengendera. “Kalau ada dana on call, penangannya bisa lebih cepat dan tidak sampai mengganggu aktitas masyarakat atau pengendera,” imbuhnya.

Dari data yang diperoleh melalui sejumlah anggota DPRD Siantar, lokasi rawan bencana hampir ditemukan di seluruh Kecamatan Kota Siantar. Antar lain, Pondok Legok Jalan Maluku dan dari depan Masjid sampai Sumbesari.

“Khusus Pondok Legok yang menjadi langganan banjir terus kita upayakan agar anggarannya dapat ditampung karena masyarakat sudah terlalu lama menderita akibat banjir saat hujan tiba,” kata Andika Prayogi.

Kemudian, anggota DPRD Siantar, Suandi A Sinaga mengatakan, selain jembatan di Tanjung Pinggir terancam putus kalau tidak ditanggulangi, bencana banjir juga ditemukan di Perumahan Guru  Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba.  “Kalau hujan lebat seperti sekarang, perumahan guru itu selalu banjir,” katanya.

Sedangkan Netty Sianturi anggota DPRD Siantara dari Fraksi Gerindra mengatakan, masyarakat di sekitar Kelurahan Pintu Bosi, Kecamatan Siantar Marihat mengatakan bahwa ada longsor yang sudah mendekati pemukiman masyarakat.

“Sudah beberapa kali masyarakat menyampaikan soal longsor itu kepada saya supaya ditanggulangi dan itu juga sudah diusulkan melalui Musrenbang” kata Netty Sianturi.

Kemudian, Imanoel Lingga dari Komisi III mengatakan,  lokasi rawan banjir dan longsor juga ditemukan di sejumlah lokasi Kecamatan Siantar Barat dan Kecamatan Siantar Utara. Diantaranya sepanjang sungai Bah Tongguran Kelurahan Suka Dame  yang saat ini semakin mendekati pemukiman masyarakat, jalan kabu-Kabu. Selain itu, di Kelurahan Banjar dan Kelurahan Bantan sekitarnya.

“Kalau ada dana on cvall itu, tentu dapat dipergunakan dengan cepat dan kita sudah mengusulkannya supaya ditampung pada APBD 2024 yang sedang dalam tahap pembahasan ini,” kata Imanoel Lingga.

Sementara, Junaedi Sitanggang yang hadir pada rapat gabungan untuk membahas rekomendasi Komisi DPRD Siantar mewakili Pj Sekda mengatakan, soal  dana “on call” itu bisa saja ditampung. Hanya saja harus memiliki dasar hukum. Dana peruntukannya juga harus jelas.

“Kita akan pelajari, kalau dana on call itu dimana rekeningnya kita tempatkan, kalau Dana Tidak Terduga sudah jelas,” katanya sembari mengatakan, kalau terjadi bencana, yang paling pertama diselamatkan adalah manusianya.

Setelah manusianya diselamatkan, baru dilakukan pembenahan terhadap bangunan atau lokasi penyebab bencana. Namun demikian, masyarakat juga dihimbau tidak mendirikan rumah di lokasi rawan longsor atau rawan bencana. Selain melanggar peraturan juga dapat menimbulkan korban.

“Jadi, kita memang harus melalukan pengawasan. Jangan setelah rumahnya longsor, yang disalahkan malah Pemko dan minta bantuan seperti ganti rugi,” ujarnya mengakhiri. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, Resmi Diserahkan DPRD Siantar ke  Kejagung  

5 Maret 2026 | 14:42 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Siantar, resmi...

Read moreDetails
Juru Bicara  Fraksi DPRD Siantar
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Rp 14,5 Miliar, Mayoritas Fraksi Setuju ke Kejagung

26 Februari 2026 | 22:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar yang...

Read moreDetails
Pansus serahkan hasil kerja kepada pimpinan DPRD S|iantar
HEADLINE

Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar Menyalahi & Pansus DPRD Siantar Minta Disampaikan ke Kejagung

26 Februari 2026 | 14:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait  pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar lebih yang dilakukan Pemko Siantar diminta  agar dilaporkan kepada...

Read moreDetails
HEADLINE

Meski Kenaikan NJOP 1.000 Persen Sudah Ditinjau, Malah Ada Tambah Naik

13 Februari 2026 | 08:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari hasil peninjauan kembali terkait kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (JOP) yang dilakukan Pemko Siantar, ada yang mengalami...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Perempuan Warga Siantar Timur Meninggal Ditabrak Kereta Api

22 Maret 2026 | 19:12 WIB
ANEKA RAGAM

Suasana Masih Lebaran, Pedagang Ikan Basah di Pajak Parluasan Siantar Sepi

22 Maret 2026 | 09:22 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Halaman Kantor Bupati

22 Maret 2026 | 08:54 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Wisatawan Meningkat 40 Persen, “Periksa Ketat Alat Kelayakan Keselamatan di Pelabuhan”

21 Maret 2026 | 20:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Lakukan Pengecekan Kapal Wisata: “Utamakan Keselamatan”

21 Maret 2026 | 17:46 WIB
ANEKA RAGAM

Walikota Siantar  Bersama Unsur Forkopimda Lepas  Pawai Takbir  Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 | 08:18 WIB
ANEKA RAGAM

Pawai Obor 1000 Obor BKM Masjid Raya Siantar Semarakkan Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 | 08:16 WIB
ANEKA RAGAM

Sholat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah Kota Siantar, Aman dan Kondusif

20 Maret 2026 | 10:04 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Pintu Tol Panei Dibuka 07.00 WIB Sampai 21.00 WIB

19 Maret 2026 | 22:50 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Live Report Kapolres: Arus Lalu Lintas Meningkat, Jalur Lingkar Luar Parapat Bantu Urai Kemacetan

19 Maret 2026 | 19:48 WIB
NASIONAL

Di Bawah Bayang-Bayang Teror: Masa Depan Demokrasi Dipertaruhkan

18 Maret 2026 | 22:39 WIB
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata