Senter News
Minggu, 20 September 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Warga yang menemui lurah

Warga yang menemui lurah

Orang Miskin Dipermainkan Soal Bansos

Penulis: Redaksi Senternews.com
2 Februari 2024 | 19:43 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR,SENTER NEWS

Soal penyaluran bantuan sosial (Banasos) dari pemerintah di Kota Siantar  ternyata menuai permasalahan karena terindikasi dimanfaatkan untuk kepentingan politik  jelang Pemilu 2024 yang disebut-sebut  melibatkan Lurah maupun RT.

Akibatnya, orang miskin yang sebelumnya sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima Bansos banyak diabaikan.  Terbukti, sejumlah masyarakat sebagai KPM tidak diberi undangan mengambil beras dari Kantor Pos sebagai program Badan Pangan Nasional (Bapanas) di kantor  Lurah  Martoba, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar, Jumat (2/2/2024).

Ketika diselusuri lebih jauh lagi, penyebab warga tidak menerima undangan itu karena beberapa hal.  Antara lain,  bagi KPM yang sudah tercantum sebagai peserta Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kemudian, ada yang tidak diberi undangan  karena ikut unjuk rasa bersama mahasiswa beberapa hari lalu ke Kantor Walikota.

“Saya dan beberapa orang warga tidak diberikan undangan. Kalau katanya yang menerima undangan untuk mengambil beras yang tidak masuk program PKH maupun BNPT, tapi ada juga yang masuk PKH atau BNPT, justru mendapat undangan,” kata ibu rumah tangga boru Pasaribu berstatus janda anak tiga.

Sementara, bagi masyarakat yang ikut berunjukrasa sebelumnya sudah diintimidasi bahwa namanya akan dicoret sebagai penerima Bansos. Sedangkan alasan masyarakat ikut unjukrasa,  karena dipaksa membeli sembako dari E Warung. Sementara, sembako dari E Warung itu tidak sesuai kebutuhan dan kualitasnya  juga rendah.

“Ini saya sudah bawa Kartu Keluarga. Katanya saya tidak termasuk sebagai penerima beras karena ikut unjuk rasa,” kata ibu rumah tangga lainnya didampingi beberapa warga di depan kantor Lurah Martoba.

Selanjutnya, warga yang tidak mendapat undangan untuk mengambil beras tersebut melihat Lurah  Martoba, Ade Kurnia Harchan yang datang ke kantornya. Kemudian, mempertanyakan masalah yang mereka hadapi.

Setelah melakukan dialog, Lurah akhirnya meminta Kartu Keluarga (KK) asli yang dibawa warga. Kemudian,  mengatakan bahwa masyarakat yang tidak menerima undangan itu  akan diteliti lagi. Kalau namanya ada tercantum maka akan diberi undangan.

Saat sejumlah awak media langsung konfirmasi kepada Lurah Martoba, Ade Kurnia Harchan,  sempat membenarkan bahwa warga yang sudah masuk program BNPT dan PKH tidak berhak mendapatkan beras melalui program Bapanas itu.

Namun, ketika dijelaskan ada warga yang masuk BNPT dan PKH tetap menerima undangan untuk mengambil beras di Kantor Pos sebanyak 10 Kg, Mingu (11/2/2024), Lurah seperti berkelit akan meneliti nama-nama tersebut.

“Kalau soal data, kita menerima dari Kantor Pos,” ujarnya sembari mengaku bingung   mengapa ada warga yang sebelumnya ada mendapatkan beras tetapi untuk bulan Februari ini tidak dapat.

Kemudian, dikatakan juga ada warga dari kelurahan lain yang justru datang ke Kelurahan Martoba dan ada nama yang ganda tetapi alamatnya berbeda. Dikatakan juga, selama ini  tidak ada perbaikan data yang jumlahnya sebanyak 722 Kepala Keluarga.

Namun,  kalau nama warga tidak terdaftar sebagai penerima beras tetapi sebelumnya memang selalu mendapatkan berass itu, pihak kelurahan dapat mengeluarkan surat keterangan  sebagai solusi untuk dibawa ke Kantor Pos.

Suasana di dalam kantor lurah

Ketika dikonfirmasi lagi ada warga yang tidak menerima undangan karena turut unjuk rasa beberapa hari lalu, Lurah mengatakan tidak ada intimidasi. Namun, mengaku ingin mengetahui siapa saja warga yang ikut unjuk rasa itu.

“Ya, saya ingin mengetahui siapa saja warga yang ikut unjuk rasa. Tujuannya ingin bertanya apa tujuan warga melakukan unjukrasa,” kata Lurah yang juga mengaku belum mengetahui nama warga yang ikut unjukrasa tersebut.

Kemudian, kalau alasan warga yang berunjukrasa karena harus membeli sembako dari E Warung, Lurah mengatakan ketentuannya memang demikian.  Kemudian, ketika dikatakan bahwa E Warung sudah dihapus sesuai  Surat Edaran dari Kementrian Sosial, Lurah tidak mengetahuinya.

Namun soal E-Warung dikatakan sesuai petunjuk dari Dinas Sosial yang mengeluarkan izin untuk E-Warung yang dikelola relawan kelurahan.

Sementara, di kelruahan lain, mencuat masalah bahwa pembagian Bansos terindikasi dimanfaatkan untuk kepentingan politik  menuju Pemliu, dibenarkan warga dari Kecamatan Siantar Martoba.  Masalahnya, saat menerima undangan dari pihak Kelutrahan, ada yang melampirkan kartu nama salah seorang Caleg dari partai politik tertentu.

“Kita mendapatkan bukti adanya kartu nama seorang Caleg itu dan sudah kita dokumentasi,” ujar warga sembari mengatakan bahwa mereka diarahkan untuk memilih Caleg  sesuai dengan kartu nama tersebut.

Masalah pembagian Bansos tersebut ternyata sudah sampai kepada Komisi I DPRD Siantar yanag menanangani masalah sosial. Untuk itu, pihaknya akan mempelajri masalah dimaksud untuk memanggil camat yang juga menyertakan Lurah.

“Ya, kita akan melakukan rapat internal di Komisi I dulu dalam rangka menanggapi munculnya masalah soal pembagian Bansos itu,” kata Ketua Komisi I, Andika Prayogi Sinaga. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

Sweeping ruang kerja Walikota
HEADLINE

Aksi Gerakan Rakyat Melawan “Sweeping” Ruangan Kerja Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 18:30 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Karena Walikota Wesly Silalahi tidak kunjung datang menemui pengunjukrasa dan sempat diinformasikan berada di ruangan kerjanya, massa aksi...

Read moreDetails
PKL di halaman rumah dinas Walikota
HEADLINE

Unjukrasa PKL Bawa Keranda Tolak Relokasi, Terobos Rumah Dinas Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 17:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Dengan mengusung spanduk, poster dan pengeras suara dan keranda, ratusan massa  dari Ikatan Pedagang Kaki Lima Pematangsiantar...

Read moreDetails
Warga perlihatkan korban yang diduga karena sarang burung walet
HEADLINE

Sarang Walet Ambil Korban, DPRD Siantar Minta Pemko Bongkar Bangunan

19 Agustus 2026 | 17:20 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS    Komisi I  DPRD Pematangsiantar  marah saata melakukan   Rapat  Dengar Pendapat (RDP) dengan masyarakat dan Pemko Pematangsiantar. Berlangsung ...

Read moreDetails
HEADLINE

Aliansi CS KERAS Soal Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Covid-19, Desak Kejari Siantar Periksa Walikota

22 Juni 2026 | 15:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah  berunjukrasa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Aliansi CS KERAS (Control Sosial- Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap)...

Read moreDetails
HEADLINE

Pasar Dwikora (Pajak Parluasan) Siantar Membara, Ratusan Kios Terbakar

18 Juni 2026 | 07:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Menjelang subuh buta, Kamis (18/06/2026) sekira pukul 02.49 WIB, kobaran api di  Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan Kota...

Read moreDetails
HEADLINE

Kejatisu Ambil Alih Kasus Dugaan “Mark Up” Eks Rumah Singgah Covid-19 Kota Siantar Senilai Rp14,5 Miliar

29 Mei 2026 | 18:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Informasi terbaru perkembangan kasus dugaan mark up Eks Rumah Singgah Covid 19 kota Siantar senilai Rp14, 5 miliar...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Polres Simalungun: Jangan Mudah Percaya Informasi Viral di Media Sosial

20 September 2026 | 11:20 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Tandatangani Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan dan Pencegahan Korupsi

19 September 2026 | 09:07 WIB
ANEKA RAGAM

Pemko Siantar dan Kemenkum RI Rapat Harmonisasi Rancangan Perwa Tentang Master Plan Kota Cerdas Kota Pematangsiantar

18 September 2026 | 16:40 WIB
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga SE Anggota DPRD Siantar Antisipasi Penyebaran DBD, Dinas Kesehatan Langsung Fogging

18 September 2026 | 15:10 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Salurkan Bantuan bagi Korban Angin Puting Beliung

18 September 2026 | 09:48 WIB
ANEKA RAGAM

Kapolres Siantar:  AKBP Dhana Noer Kurniawan Resmi Gantikan AKBP Sah Udur  Siitinjak 

18 September 2026 | 09:44 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres  Simalungun, AKBP Hendri Nupia Dinka Barus Gantikan AKBP Marganda Aritonang

18 September 2026 | 09:31 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Buron 2 Bulan, Pelaku pencurian 3 Unit HP Diringkus Tim Jatanras Polres Simalungun  

18 September 2026 | 09:09 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Temuan Jasad Pemuda di Marihat Bandar Dievakuasi Polres Simalungun

18 September 2026 | 09:07 WIB
ANEKA RAGAM

Bencana Alam dan Panggilan Ruhani Manusia untuk Kembali kepada Allah

18 September 2026 | 09:05 WIB
ANEKA RAGAM

Siaga Bencana dan Teror, PLN UP3 Pematangsiantar Simulasi Tanggap Darurat

17 September 2026 | 18:29 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Luncurkan Aplikasi SIMARATUR

17 September 2026 | 18:27 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata