Senter News
Sabtu, 7 November 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM

Pakaian Rojer Dilarang, Pedagang Mulai Meradang

Penulis: Redaksi Senternews.com
4 April 2023 | 16:11 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTER NEWS

Larangan masuknya pakaian eks luar negeri yang di Siantar disebut rojer, sesuai Peraturan Menteri Perdagangan No 18 tahun 2021 ke Indonesia karena dinilai mematikan industri tekstil dalam negeri, membuat pedagang rojer di Kota Siantar mulai meradang dan resah.

Informasi yang dihimpun, ada sekitar 250 orang pedagang rojer di Kota Siantar. Selain di Pasar Horas dan Pasar Dwikora Kota Siantar juga berjualan di lokasi tertentu termasuk menggunakan kios dan rumah. Bahkan ada yang berjualan ke pekan-pekan di Kabupaten Simalungun.

Akibat adanya larangan, pedagang kesulitan mendapatkan ball rojer untuk dijual lagi secara eceran. Kalau pun ada sangat terbatas dan harganya juga naik. Karena situasi itu juga, harga jual untuk eceran kepada konsumen juga menjadi naik.

“Kalau rojer tidak bisa masuk lagi ke Siantar, gawat kalilah karena banyak kepala keluarga menggantungkan hidup dengan menjual rojer. Artinya, pengangguran akan bertambah,” ujar boru Sinaga salah seorang pedagang rojer di Pasar Horas, Selasa (4/4/2023).

Lebih lanjut dikatakan, usaha menjual pakaian eks luar negeri saat ini memang tidak seperti masa-masa sebelumnya seperti tahun 2000-an ke bawah. Saat ini dikatakan bahwa penjualan pakaian rojer semakin berkurang karena jumlah pedagang rojer juga bertambah banyak.

“Ya, pedagang rojer sudah tidak berjaya lagi seperti dulu, Bahkan, ada yang malah tidak buka dasar. Kalaupun laku, penjualan sudah terbatas,” ujar pedagang rojer boru Simanjuntak di Pasar Dwikora sembari mengatakan bahwa usaha yang digelutinya itu meupakan satu-satunya sumber untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Sementara, sejumlah warga kota Siantar berpendapat, pakaian rojer termasuk sepatu banyak diminati. Selain memiliki kualitas tinggi, harganya juga terjangkau dibanding dengan membeli pakaian baru di toko atau perbelanjaan.

“Kalau di Siantar ini ada istilah “rojer hunter” atau pemburu rojer. Kalau dapat yang bagus dijual lagi dengan harga lebih tinggi atau untuk dipakai juga. Pokoknya, pakaian rojer selalu diburu apalagi bermerek dan berkualitas,” ujar Hamzah, mahasiswa USI Kota Siantar.

Menurutnya, keberadaan pakaian rojer, memiliki nilai plus dan minus. Di satu sisi, dapat menciptakan lapangan kerja dan menjadi sumber pencaharian. Kemudian, masyarakat yang tergolong kurang mampu untuk membeli pakaian baru bisa terbantu untuk membeli rojer.

”Kalaulah Menteri Perdagangan melarang pakaian import masuk ke Indonesia karena akan mematikan industri tekstil dalam negeri, seharusnya pemerintah mendorong industri untuk memproduksi pakaian yang berkualitas dan modis dengan harga terjangkau,” ujar Hamzah mengakhiri.

Terpisah, Kadis Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Siantar, Herbert Aruan mengatakan, untuk mengantisipasi munculnya pengangguran karena pakaian rojer sudah dilarang masuk, pihaknya Akan melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar beralih kepada usaha lain.

Namun, untuk membina pedagang pakaian bekas agar beralih ke usaha lain, pihak Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan belum memiliki program. Hanya saja, kalau ada anggaran tahun depan, dapat dilakukan pembinaan yang bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja.

“Kita akan menghimbau pedagang pakaian bekas luar negeri itu beralih mengelola usaha lain karena pakaian bekas impor dilarang. Kita juga masih menunggu surat edaran Menteri Perdagangan untuk melakukan sosialisasi,” ujar Herbert Aruan. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

Poto hasil investigasi wartawan
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB

SIANTAR ,SENTERNEWS Aksi pembalakan hutan di Desa Rondang, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun semakin terkuak. Hasil penelusuran Tim Wartawan yang sebelumnya...

Read moreDetails
Hendri Yahya Saputra MPd
ANEKA RAGAM

Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan

6 November 2026 | 06:38 WIB

(Mengupas Hadits Tentang Nikmat Sehat dan Waktu Luang Sebelum Datangnya Sakit dan Sibuk) Oleh : Hendri Yahya Saputra MPd Dalam...

Read moreDetails
Andika Prayogi Sinaga SE
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga kepada Wali Kota Siantar: Kelurahan Jangan Persulit Warga Urus Dokumen Sertifikat

5 November 2026 | 18:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Saat rapat paripurna penyampaian pokok pikiran, anggota DPRD Pematangsiantar, Andika Prayogi Sinaga SE mengatakan kepada Walikota Wesly Silalahi...

Read moreDetails
Ketua DPRD sampaikan Pokir kepada Wali Kota
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Tetapkan Renja dan Sampaikan Pokok Pikiran kepada Wali Kota  

5 November 2026 | 17:46 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Melalui rapat paripurna, DPRD Pematangsiantar tetapkan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggran 2027 dan sampaikan pokok pikiran (Pokir) sebagai...

Read moreDetails
Dr Henry Sinaga
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Protes! Hasil Ekspos Kenaikan NJOP 1000 Persen Bukannya Turun, Tapi Bertambah Naik

4 November 2026 | 08:11 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari ekspos hasil peninjauan kembali terkait dengan kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) 1.000 persen, Pemko Pematangsiantar  dinilai...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Dishub Pemko Siantar Lakukan Pengamanan Lalulintas  di 22 Titik

3 November 2026 | 18:56 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) lakukan pengamanan lalu lintas rutin di 22 titik. Termasuk di Jalan Medan depan...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Dari Pengembangan P4GN, Polres Simalungun Ringkus Tiga Pemain Sabu

7 November 2026 | 09:40 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Lakukan Pengaspalan Jalan Simpang Hatonduhan-Tangga Batu

7 November 2026 | 09:24 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Green Policing di Mako Polres Simalungun, Kapolres dan Bhayangkari Tanam 30 Pohon Mangga dan Durian

6 November 2026 | 18:00 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Sosialisasi dan Penertiban Pedagang di Kota Perdagangan

6 November 2026 | 17:38 WIB
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB
SEREMONIAL

Disdukcapil Pematangsiantar Luncurkan SILENTERA KIPAS, Permudah Penerbitan Akta Kelahiran Bayi Pasca Melahirkan 

6 November 2026 | 15:37 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kasat Lantas Polres Simalungun : Selama Operasi Patuh Toba 2026, Laka Lantas Turun 30 Persen

6 November 2026 | 08:40 WIB
ANEKA RAGAM

Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan

6 November 2026 | 06:38 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

BPKP Perwakilan Prov. Sumut Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun

5 November 2026 | 21:07 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Soal Hutan Rondang Digunduli, Komisi A DPRD Sumut Tunggu Hasil Pemeriksaan dan Segera Turun, Kepala UPTD KPH Wil II Mengaku Baru Mengetahui

5 November 2026 | 19:51 WIB
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga kepada Wali Kota Siantar: Kelurahan Jangan Persulit Warga Urus Dokumen Sertifikat

5 November 2026 | 18:43 WIB
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Tetapkan Renja dan Sampaikan Pokok Pikiran kepada Wali Kota  

5 November 2026 | 17:46 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata