Senter News
Sabtu, 16 Mei 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Kondisi Pasar Dwikora pada bagian dalam

Kondisi Pasar Dwikora pada bagian dalam

PD PHJ Apa Khabar? Pasar Dwikora Siantar Semrawut

Penulis: Redaksi Senternews.com
19 Maret 2024 | 22:22 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR,SENTERNEWS

Kinerja Perusahaan Daerah Pasar Hors Jaya (PD PHJ) Kota Siantar semakin dipertanyakan. Pasalnya akibat tidak mampu mengelola Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan, pusat perbelanjaan tradisional itu akhirnya jadi begitu semrawut.

Kesemrawutan tampak jelas mulai dari tumpukan  sampah  di depan pintu masuk dari Jalan Gotongroyong yang membuat pandangan begitu tidak sedap dan menjijikkan karena telah mengundang aroma busuk. Sehingga,  pengunjung enggan masuk untuk berbelanja.

Pada bagian dalam, lantai Pasar Dwikora itu malah banyak rusak dan becek. Bahkan, jalan dari gang ke gang penghubung antar kios tampak gelap apalagi banyak kios banyak  tutup. Paling parah lagi, atap  balairung pedagang ikan basah yang sempat rubuh belum juga diperbaiki. Sehingga, ditemukan genangan air yang juga mengundang bau tak sedap.

Sejumlah pedagang mengatakan, pengunjung atau pembeli ke pusat pasar tradisional itu semakin sepi. Sehingga, penjualan semakin hari semakin berkurang. Dan, banyaknya kios yang tutup karena pemiliknya pindah berjualan ke bagian luar. Terutama pedagang hasil bumi seperti sayur-sayuran, cabe, bawang,  tomat dan lainnya.

Kondisi Pasar Dwikora pada bagian dalam

Akibat banyak pedagang yang pindah ke bagian luar, khususnya di Jalan Patuan Nagari dan Jalan Gotong Royong dan sekitarnya, arus lalulintas menjadi terganggu dan menjadi sumber  macetnya arus lalulintas.

“Kalau bertahan jualan di dalam, tak ada pembeli. Bukan aku saja pindah berjualan ke luar, banyak pedagang lain mengambil lapak berjualan di tepi  jalan. Apa boleh buat, kios yang kita tinggalkan di bagian dalam harus tetap dibayar dan lapak yang kita gunakan di luar ini juga harus bayar,” kata seorang pedagang sayur mayur di Jalan Patuan Nagari, Selasa (19/3/2024).

Sementara, sejumlah pedagang yang masih tetap bertahan di bagian dalam tak kalah mengeluh. Kondisi tersebut sudah berlangsung beberapa tahun.  Dan, pihak PD PHJ  seperti tidak mau tau dengan kondisi yang dialami pedagang.

“Kalau semua berlomba berjualan ke luar menjual apa yang dijual di bagian dalam, pembeli pasti tak masuk lagi berbelanja. Inilah yang membuat kita sering menunggak sewa kios,” kata pedagang sayur mayur lainnya.

Sampah yang menumpuk

Sementara, pedagang non hasil bumi mengaku, untuk buka dasar saja baru bisa setelah tengah hari. “Saya malah pernah tidak buka dasar. Jadi gimana lagi?” kata pedagang sepatu dan sandal marga Nasution.

Paling bertahan hanya pedagang pakaian bekas. Di tengah sepinya pembeli, tidak sedikit di antara mereka yang hanya buka pada waktu-waktu tertentu. Misalnya, hanya hari Sabtu maupun Minggu atau pada hari libur saja.  “Kalau kita tidak buka dan hanya di rumah saja sangat tidak enak, Tapi, kalau buka beginilah sepinya,” kata pedagang pakaian bekas.

Soal kesemrawutan Pasar Dwikora Kota Siantar itu dibenarkan anggota DPRD Siantar Metro Hutagaol dari Komisi II yang membidangi masalah pasar. Pihak PD PHJ dikatakan  memang tidak mampu melakukan terobosan membuat kondisi pasar jadi tidak semrawut.

“Permasalahan Pasar Dwikora itu sebenarnya sudah kompleks dan kondisinya begitu  memprihatinkan. Lantai becek, drainase tidak berfungsi. Itu jelas sangat mempengaruhi orang yang berbelanja. Kalau berbelanja jelas sangat tidak nyaman,” kata Metro Hutagaol.

Untuk menertibkan pedagang yang berjualan ke luar pasar menurut Metro Hutagaol memang bukan kewenangan pihak PD PHJ . Namun, kalau kondisi pasar ditata rapi dan mampu bekerja sama dengan Pemko Siantar, pedagang yang menumpuk ke badan jalan sehingga menimbulkan macet, tentu bisa ditanggulangi.

Dijelaskan, beberapa waktu lalu saat  Komisi II melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak PD PHJ, banyak hal yang harus dibenahi. Namun karena ketiadaan dana, akhirnya kemrawutan seperti dibiarkan.

“Sebenarnya tidak ada alasan pihak PHJ soal ketiadaan dana kalau mereka bisa melakukan komunikasi yang baik dengan Walikota. Parahnya lagi, pihak PD PHJ pernah mengajukan anggaran, tapi   Rencana Kerja dan Anggaran Perubahan mereka tidak ditandatangtani Walikota,” kata Metro lagi.

Masalah lain yang  disoroti anggota DPRD Siantar dari Fraksi Demokrat tersebut, soal belum berfungsinya Pasar Rakyat Balairung Rajawali juga menjadi catatan tersendiri karena sejak serah terima kepada PD PHJ tahun 2020 lalu, juga belum dioperasikan.

“Saya pribadi pernah mengusulkan  kepada pihak PD PHJ agar balairung Rajawali itu dialih fungsikan saja menjadi arena parkir. Dari pada kosong melompong, saya pikir itu lebih baik apalagi kondisi parkir di tepi jalan sudah sangat padat dan mengganggu arus lalulintas. Lagi pula bisa menambah penghasilan PD PHJ,” bebernya.

Demikian juga dengan kondisi atap balairung yang roboh belum juga diperbaiki. “Saya pikir rendahnya kinerja pihak  PD PHJ membuat pasar parluasan itu jadi seperti sekarang ini,” ujarnya mengakhiri.

Sementara, berbagai pemasalahan yang terjadi di lingkungan Pasar Dwikora, sangat sulit dikonfirmasi kepada Dirut PD PHJ, Bolmen Silalahi yang tidak pernah mengangkat telpon dan menjawab Whats App. Demikian juga Reza selaku Humasy PD PHJ. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Kaum Ibu Korban Koperasi “Bodong” Mengadu dan Menjerit di Depan PN Siantar, Desak BNI Kembalikan Rp4,2 Miliar  

27 April 2026 | 17:53 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Puluhan kaum ibu berterik-teriak dan menjerit di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Siantar. Minta agar kasus Koperasi Swadharma...

Read moreDetails
Gubernur Sumut dan Walikota Siantar
HEADLINE

Kalah Telak ! Pemprov Sumut , Dinas Pendidikan, Pemko Siantar & SMA Negeri 5 Kota Siantar, Wajib Bayar Ganti Rugi Rp40,7 Miliar

19 April 2026 | 21:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah kalah telak lagi karena Peninjauan Kembali (PK) ditolak Mahkamah Agung (MA) sesuai Putusan Nomor 44 PK/Pdt/2026 terkait...

Read moreDetails
Duduki ruang Rapat Gabungan DPRD Siantar
HEADLINE

Unjuk Rasa Himapsi dan Saling: “Duduki Kantor DPRD Siantar dan Terobos Kantor Walikota” 

13 April 2026 | 16:47 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Unjukrasa Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun Indonesia (Himapsi) serta Sahabat Lingkungan (Saling) “memanas”. Massa aksi sempat menduduki kantor...

Read moreDetails
HEADLINE

Dumas “Mark Up” Pembelian Eks Rumah Singgah Rp14,5 Miliar: Kejari Siantar Periksa Sejumlah Pejabat Pemko

2 April 2026 | 15:23 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Pengaduan masyarakat (Dumas) soal dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid 19 senilai Rp14,5 miliar yang disampaikan...

Read moreDetails
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Resmikan SPPG Kemala Bhayangkari 3 Dame Raya, Presiden Prabowo Pimpin Launching Virtual 166 SPPG Polri

16 Mei 2026 | 19:36 WIB
NASIONAL

Langsung Dipimpin  Presiden Prabowo, Polres Simalungun Sukseskan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026  

16 Mei 2026 | 19:25 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kabupaten Simalungun Berada di Kluster Performa Menengah Atas dengan Skor 3,56 dan Siap Melangkah Lebih Tinggi

16 Mei 2026 | 13:31 WIB
ANEKA RAGAM

STAI Samora Pematangsiantar Dukung Penuh Festival Anak Soleh Indonesia XIII

15 Mei 2026 | 19:26 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

IRT Meninggal Duduk dan Membusuk di Rumahnya, Dievakuasi Polsek Gunung Malela

15 Mei 2026 | 14:11 WIB
ANEKA RAGAM

Warga Heboh! Buaya Ditemukan di Tengah Jalan 

14 Mei 2026 | 21:46 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Lompat Tembok Rumah dan Kabur ke Ladang Ubi, Residivis Sabu Dibekuk Polsek Dolok Batu Nanggar

14 Mei 2026 | 20:30 WIB
ANEKA RAGAM

Krisis Kepercayaan Diri Mahasiswa Muslim di Era Digital: Analisis Ketergantungan Smartphone Dalam Perspektif Pendidikan Islam Kontemporer

14 Mei 2026 | 20:01 WIB
SEREMONIAL

Demi Peningkatakan Kemampuan Mahasiswa, STAI Samora Siantar Seminar “Public Speaking For Gen Z”

14 Mei 2026 | 08:59 WIB
ANEKA RAGAM

Kelompok Cipayung dan OKP di Siantar Tolak Hasil Musda KNPI XIV dan Desak Musda Luar Biasa

13 Mei 2026 | 22:35 WIB
ANEKA RAGAM

Meski Hujan Deras, Unjukrasa  di Kantor PLN Pematangsiantar Memanas

13 Mei 2026 | 16:55 WIB
ANEKA RAGAM

Simulasi Sispamkota : Personel Polres Siantar dan Pengunjukrasa Terlibat Bentrok  

13 Mei 2026 | 15:34 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata