SIANTAR, SENTERNEWS
Pemko Pematangsiantar bersama Polres Pematangsiantar gelar rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka akselerasi program Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’ dan kesiapan Operasi Patuh 2026 serta pengamanan Operasi Lilin Toba 2026.
Rakor yang berlangsung di Aula Widya Satya Brata Polres Pematangsiantar itu dipimpin Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM diwakili Wakapolres Kompol Budiono Saputro SH MH.
Kapolres menyatakan, Rakor bertujuan menyaring seluruh masukan dan saran agar kegiatan dapat berjalan efektif dan sesuai perencanaan. Dsan semua yang hadir diminta memberi saran dan masukannya.
“Saya berharap rapat ini benar-benar bisa maksimal untuk kita kesiapan di Nataru, permasalahan-permasalahan lalu lintas yang ada di Siantar nanti kita, kita cari solusi bersama terkait pelayanan kepada masyarakat,” kata Kapolres.
Disinggung juga terkait dengan beberapa pedagang yang komplain terkait rekayasa lalu lintas. Kemudian, keberadaan CCTV pemantauan arus lalulintas sudah dipasang di posko-posko yang menjadi objek pemantauan. Sehingga bisa maksimal.
Kemudian, Kapolres juga meminta agar marka-marka jalan dapat dipasang serta adanya objek larangan parkir agar seluruhnya tertata.
Pada kesempatan itu, Kasatlantas Polres Pematangsiantar AKP Simon E Simatupang memaparkan sekaligus membahas kamseltibcarlantas. Ia menjelaskan adanya kepadatan yang terjadi di Jalan Sutomo dan Jalan Merdeka.
“Ada penjual di situ semakin ke tengah. Jadi ancamannya itu adalah keselamatan,” sebut Simon yang juga memohon partisipasi, masukan, dan saran bagaimana mitigasi, mengedukasi, serta mengimbau untuk kepentingan bersama.
Simon juga meminta kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Kota Pematangsiantar agar memantau lampu-lampu jalan guna meningkatkan jarak pandang di malam hari.
Kepala Dinas Perhubungan Pematangsiantar Drs Daniel Siregar berharap adanya rapat lanjutan dengan mengundang pengusaha angkutan desa (angdes) dan angkutan kota (angkot) agar mengatur parkir kendaraan saat menunggu penumpang supaya tidak terjadi penumpukan.
Terkait optimalisasi Terminal Tanjung Pinggir, Daniel mengatakan langkah konkret yang dilakukan pasca optimalisasi adalah melakukan penjagaan mulai pagi hingga pukul 16.00 WIB. Termasuk di hari Sabtu dan Minggu.
Sedangkan Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Horas Jaya (PHJ) Bolmen Silalahi SP menyampaikan pihaknya akan mengimbau para pedagang untuk tidak menggunakan badan jalan saat pendistribusian barang.
Kepala Dinas PKP Robert Sitanggang SSTP MSi menyampaikan, nantinya di lokasi-lokasi tertentu yang rawan macet, akan diprioritaskan pemasangan lampu jalan. Begitu juga dengan cabang pohon di beberapa ruas jalan, akan dilakukan pembersihan.
“Ini ada di jalan-jalan lintas Medan. Nanti akan kita lakukan di bulan ini sampai menuju waktu pelaksanaan Operasi Lilin Toba,” pungkasnya.
Turut hadir, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kota Pematangsiantar Johannes Sihombing, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Heri Oktarizal, Direktur RSUD dr Djasamen Saragih Drg Irma Suryani, Camat Siantar Barat Herwan AR Saragih, para lurah, serta jajaran Polres Pematangsiantar. (In)







