SIMALUNGUN,SENTERNEWS
Saat berkumpul bersama Wakapolres Simalungun KOMPOL Imam Alriyuddin SH MH, mewakili Kapolres Simalungun AKBP Dr Hendri Nupia Dinka Barus SH SIK MM, warga sampaikan berbagai hal yang terjadi di lingkungannya masing-masing.
Kegiatan sebagai Program Prioritas Kapolri “Kumpul Bersama Masyarakat” itu berlangsung di Aula Kelurahan Pematang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Rabu (4/11/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga sekira pukul 11.40 WIB.
Wakapolres melalui sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan arahan Kapolri melalui program Quick Wins. Khususnya dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
“Polres Simalungun hadir untuk mendengar langsung aspirasi warga. Kami mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban, tidak melakukan tindakan yang dapat memicu masalah hukum, serta tidak mencoba-coba narkoba,” ujar KOMPOL Imam Alriyuddin.
Warga juga diingatkan agar memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang gratis dan beroperasi 24 jam, serta layanan WhatsApp “Halo Pak Kapolres Simalungun” di nomor +62 811-6501-516 untuk menyampaikan pengaduan, kritik, saran, maupun informasi.
“Pesan yang masuk akan segera kami tindak lanjuti,” ungkap Wakapolres.
Dalam sesi diskusi, perwakilan masyarakat mempertanyakan mekanisme penyelesaian sengketa tanah di Nagori Purba. Dan, Wakapolres menjelaskan, warga dapat datang langsung ke Polres Simalungun untuk berkonsultasi atau membuat laporan polisi agar ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.
Warga lain, mengeluhkan maraknya pencurian peralatan rumah tangga dan hasil pertanian, peredaran narkoba, serta perjudian daring maupun konvensional. Dan mengusulkan interaksi langsung seperti ngopi atau sarapan bersama warga, serta imbauan kepada pemilik rumah kos agar membatasi jam kunjungan.
Wakapolres berterimakasih atas pernyataan dan usulan yang disampaikan sebagai bahan evaluasi dan keterbatasan jumlah personel dalam menjangkau seluruh wilayah Simalungun.
“Terkait narkoba, seluruh jajaran diperintahkan terus memberantasnya. Pencegahan harus dimulai sejak dini, terutama kepada pelajar,” ucapnya sembari mengajak warga memasang CCTV di rumah dan tempat usaha untuk membantu pengungkapan kasus.
Sementara, Helman Saragih, Ketua Pemuda Pancasila Pematang Raya, meminta penertiban knalpot brong, pengrusakan kios serta pencurian di Pasar Modern Pematang Raya. Kapolsek Raya AKP Oloan Sijabat menyebut razia knalpot brong pada malam Minggu telah dilakukan, namun para orang tua dan maasyarakat diharap ikut mendukung.
Terkait kasus pasar, ia menyatakan belum menerima laporan polisi maupun informasi spesifik, sehingga meminta warga aktif melapor.
Tokoh agama Moses Pasaribu mengusulkan pendekatan sosial dan persuasif kepada yang terindikasi menyalahgunakan narkoba. Kasat Binmas menjawab bahwa Polres bersama BNN dan pemerintah daerah tengah membentuk desa atau kawasan bersih narkoba sebagai percontohan.
Sekjen PACS Charles Purba mengusulkan tes urine bagi siswa SMP dan SMA di Kecamatan Raya. Wakapolres menyatakan usulan itu perlu dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun untuk SMP dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara untuk SMA.
Sementara, Kasat Binmas AKP Dorlan Pasaribu mengajak warga mengaktifkan Pos Kamling, memperkuat pengawasan orang tua terhadap anak, serta menolak perjudian daring. “Mulai dari diri sendiri, jangan mudah tergiur atau penasaran mencoba judi daring,” katanya.
Pada kegiatan itu, Wakapolres turut didampingi Kasat Binmas AKP Dorlan Pasaribu, Kapolsek Raya AKP Oloan Sijabat, PS Kasi Hukum IPTU Niasran H. Simanjuntak SH MH, KBO Sat Binmas IPTU M. Arifin Harahap, Kanit Intelkam Polsek Raya IPDA Jhon Saragih, S.H., PS Kanit Binmas Polsek Raya AIPTU Sugino, serta personel Polsek Raya.
Dari unsur masyarakat, hadir juga Lurah Pematang Raya Jon Sarwedi Purba, Sekretaris LPM Apri Nopjun Sumbayak, tokoh masyarakat Pardi Purba, tokoh agama Jamesdin Damanik, para kepala lingkungan dan perwakilan masyarakat. (In)







