SIANTAR, SENTERNEWS
Organisasi Wanita Islam yang dibentuk para tokoh wanita Islam tanggal 29 April 2062 di Jogjakarta merupakan wadah yang menghimpun kaum perempuan tanpa memandang latar belakang organisasi.
Karena situasi dan kondisi tersebut, kepengurusan Wanita Islam juga kaum perempuan dari berbagai organisasi Islam. Dan itu, juga diterapkan pada kepengurusan Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam Pematangsiantar.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam (WI) Pematangsiantar, Dra Hj Rayani Purba melalui sambutannya pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M. Berlangsung di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Sabtu (22/08/2026).
“Wanita Islam memiliki khitah Panca Darma yang harus dipatuhi. Pertama, mengabdi kepada Allah dan itu juga merupakan kewajiban bagi umat Islam,” kata Hj Rayani Purba.
Kemudian, Wanita Islam harus menjaga adab yang Islami. Antara lain, senantiasa mengenakan busana yang syar’i. Sehingga terjadi keseimbangan antara dunia dan akhirat.
Selanjutnya harus senantiasa meningkatkan iman dan keilmuan serta mampu menjadi guru dan teladan bagi sesama, khususnya bagi kalangan generasi muda. Terakhir, Wanita Islam harus berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan positif di tengah-tengah masyarakat. Sehingga, dapat bermanfaat bagi sesama.
“Kita harus bangga bergabung dalam Wanita Islam dan dapat menjadi pelopor, teladan dalam menjalin ukhuwah untuk saling menolong,” kata Hj Rayani Purba.
Maulid Nabi Muhammad SAW yang menghadirkan penceramah Al Ustadz Ikrar Ansyori itu, dihadiri seluruh Ketua Wanitia Islam se Pematangsiantar. Antara lain penasehat Wanita Islam Pematangsiantar Ny H Ahmad Ridwansyah Putra.
Kemudian, para pengurus Wanita Islam seluruh kecamatan se Pematangsiantar. Masing-masing, Nurmaliyah Pardede, Ketua Wanita Islam Siantar Sitalasari yang juga Bendahara Wanita Islam Pematangsiantar.
Latifah Hanum Harahap Ketua Wanita Islam Siantar Martoba, Dasma Purba Ketua Wanita Islam Siantar Timur, Endang Wahyuni Ketua Wanita Islam Kecamatan Siantar Marihat/Siantar Selatan, Samsidar Perangin angin Ketua Wanita Islam Siantar Marimbun dan Ratnawati Nasution Ketua Wanita Islam Siantar Utara.
Pada acara puncak, penceramah Al Ustadz Ikrar Ansyori menyampaikan tausiah tentang keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW dengan tema, “The Living Quran”, Ayatnya Sumber Ketenangan Jiwa.
Akhlak dan budi pekerti Nabi Muhammad SAW ada dalam Al Quran, untuk itu umat Islam harus rajin membaca Al Quran agar tetap sabar, tenang meski menghadapi berbagai cobaan. Karena orang beriman itu selalu mendapat ujian.
“Meski kita selalu mendapat ujian karena orang beriman selalu mendapat ujian, harus tetap bisa senyum dan senantiasa tawakal,” kata Al Ustadz Ikrar Ansyori.
Kemudian, melalui Maulid Nabi Muhammad SAW, kaum ibu yang hadir diharap dapat meningkatkan iman dan taqwa. Sehingga, kegiatan tersebut tidak hanya sekedar rutinitas saja. (In)






