BATAM, SENTERNEWS
Ada yang aneh pada Soft Launching Fuel Card 5.0 Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam. Karena, pada lamannya menampilkan empat pejabat Pemerintah Daerah. Masing-masing, foto Walikota Batam Muhammad Rudi, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina, Kepala Disperindag Gustian Riau dan Sekretaris Daerah Jefridin.
Sementara, Fuel Card 5.0 pada dasarnya sebagai bentuk pengendali dalam pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite yang diluncurkan Pemerintah Kota Batam melalui Disperindag di salah satu kedai kopi Batam Center, Jumat (26/4/2024) lalu.
Mencuatnya keanehan itu terungkap saat salah seorang tokoh masyarakat kota Batam, mencoba akses situs laman website https://batamfuelcard.id/, Senin (7/5/2024), sekira jam 21.00 WIB.
Sementara, Ketua Umum Hajar, Syahrial Lubis membenarkan ada yang aneh pada tampilan Soft Launching Fuel Card 5.0 Disperindag Kota Batam itu. Bahkan, tokoh masyarakat kota Batam itu juga menilai terkesan mengganjal dengan spanduk laman website Fuel Card 5.0 tingkat Kota Batam.
“ Di potho itu kok ada Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina sebagai pendamping Walikota Batam? Sebagai apa kapasitas beliau di sana ? Apa urusannya di situ ? Gak salah tuh ?” kata tanya Syahrial Lubis sembari bertanya, Senin (5/5/2024).
Syahrial Lubis menjelaskan, di balik potho Marlin Agustina pada laman tersebut, terindikasi bernuansa politik. Di dalamnya seperti dipolitisasi oknum ASN/PNS. Bahkan, disebut seperti ingin melakukan kampanye diri melalui potho.
“Kan, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina saat ini sedang viral sebagai Calon Wakil Walikota Batam 2024. Nampak kali mau mengkampanyekan dirinya karena menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah,” cetusnya.
Pada konteks lain, Syahrial Lubis mengungkapkan, banyak pengendara yang membutuhkan BBM bersubsidi melalui Fuel Card 5.0 tersebut tidak mendapatkannya. “Jangankan dapat, daftar aja susah, selalu error. Rata rata driver online agak susah mendapatkan ini,” pungkasnya.
Ketika masalah itu dikonfirmasi kepada Gustian Riau selaku Kepala Disperindag Kota Batam, terkesan seperti lempar bola dengan menyalahkan programmer.
“Ah, itu salah programer dinde, nanti kita ganti. Tak usah dipermasalahkan lah itu, dinde,” kata Gustian Riau melalui telepon selulernya. (Mj)






