SIANTAR, SENTERNEWS
Peringatan Tri Suci Waisak 2568 BE/2024 di Vihara Samiddha Bhagya, Jalan Thamrin Kota Siantar, Sabtu (18/05/2024) malam, ditandai dengan penyalaan lilin dan Pawai Waisak (Pradaksina) mengelilingi jalan protokol perkotaan.
Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Siantar-Simalungun, Susanto melalui sambutannya mengatakan, Pradaksina bertujuan doa bersama, melakukan perenungan terhadap peristiwa penting sehingga meyakinkan umatnya terhadap ajaran Buddha, semakin kuat dan kokoh dan kualitas batin pikiran semakin meningkat.
“Puncak Waisak berlangsung 4 Juni 2024. Namun, sejak Mei dan hingga Juni sudah bisa dilaksanakan,” ujar Susanto.
Pradaksina ditandai pemukulan gong oleh Walikota Siantar dr Susanti yang juga mengikuti pawai bersama sejumlah pejabat Pemko Siantar itu dan umat Buddha dari lembaga keagamaan Buddha, lembaga pendidikan/sekolah, dan ormas Tionghoa.
Walikota Siantar, dr Susanti Dewayani SpA melalui sambutanyya mengatakan, Perayaan Tri Suci Waisak bukan sekadar seremonial yang dilaksanakan setiap tahun. Namun sebagai salah satu wujud keyakinan dan bakti umat Buddha.
“Waisak memperingati tiga peristiwa penting Sang Buddha Sidharta Gautama. Ketiga peristiwa tersebut, kelahiran Sang Buddha, Sang Buddha mendapatkan penerangan, dan wafatnya Sang Buddha,” katanya.
Harapannya, perayaan Waisak dapat dijadikan sebagai momentum untuk evaluasi diri agar lebih baik lagi, menyayangi orangtua, dan menyayangi sesama. Kemudian, menjadikan momentum Waisak sebagai pengingat diri untuk membina dan menjaga oleransi. Sehingga antar umat beragama khususnya di Kota Siantar hidup rukun dan damai.
Peringatan Waisak itu dihadiri Kapolres Siantar diwakili Iptu Agustina Tria Dewi. Penyelenggara Buddha Gunawan, Ketua Majelis Vihara Samiddha Bhagya sekaligus Ketua Majabumi Tanah Suci Erbin Chandra, Ketua Maju Bumi Candra, Ketua (Lembaga Keagamaan Buddha Indonesia (LKBI) Susanto Wijaya, Ketua Cen Fo Cong Kasogatan At Lian.
Ketua Guang Ci Li Pohon, Camat Siantar Barat Herwan AR Saragih, Ketua Panitia Jimmy, muda/mudi dari Persaudaraan Pemuda Vihara Avalokitesvara, Generasi Muda Vihara Samidoha Bhagya, Tim Barongsai Vihara Avalokitesvara, dan umat Buddha serta lainnya. (In)






