SIANTAR, SENTERNEWS
Petugas Pemutahiran Data Pemilih (Pantarlih) mulai melakukan pendataan terhadap masyarakat sebagai calon pemilih Pilkada serentak tahun 2024 yang terdiri dari Pemilihan Walikota Siantar dan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara.
Fakta tersebut disampaikan Komisioner KPU Kota Siantar, Dedy Rahman Harahap Koordinator Devisi Perencanaan Data dan Informasi.”Setelah warga selesai di data, di dinding depan rumahnya dipasang striker Pencocokan dan Penelitian atau Coklit,” ujarnya, Selasa (2/7/2024).
Dijelaskan, Coklit yang akan berakhir tanggal 25 Juli 2024 itu dilakukan 815 orang Pantarlih dengan mendatangi rumah warga di 53 kelurahan dari delapan kecamatan se Kota Siantar.
Sesuai dengan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) berbasis KTP dari KPU Kota Siantar.
Warga yang didata itu, sesuai dengan Tepat Pemilihan Suara (TPS) di seluruh kelurahan. Masing-masing, yang masuk Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4), warga yang usianya genap 17 tahun saat pelaksanaan Pilkada 27 November 2024 serta pensiunan TNI dan Polri, termasuk yang sudah meninggal dunia.
Saat melakukan pendataan, Pantarlih yang mengenakan rompi dan topi yang bekerja sesuai dengan buku panduan turun mendatangi rumah ke rumah, didampingi Panitia Pemilihan Suara (PPS) dan Bawaslu melalui Panwas Kecamatan.
“RT juga kita harap membantu Pantarlih melakukan pendataan. Karena, bukan tidak mungkin ada warga sesuai KTP tidak ditemukan karena sudah pindah atau meninggal dunia tetapi keluarganya tidak mengurus surat kematian,” ujar Dedy.
Setelah pendataan selesai tanggal 25 Juli, Pantarlih bersama PPS akan menyerahkannya hasilnya kepada Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) untuk diteruskan kepada KPU. Selanjutnya, akan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Pada tahap selanjutnya akan dilakukan perbaikan sampai akhirnya disusun Daftar Pemilih Tetap (DPT). (In)






