SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Tudingan terhadap BP, oknum kepala dusun (Kadus) II atau gamot 2, Nagori (Desa) Bandar Maruhur, Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun jadi perbincangan miring di tengah-tengah masyarakat karena disebut sebagai bandar togel/kim.
Seperti disampaikan seorang warga setempat yang tidak ingin namanya. Masyarakat dikatakan mengetahui bahwa BP sebagai bandar togel. “Setiap pagi dan petang, rumahnya (BP-red) ramai didatangi banyak orang untuk mengantar rekap,” ujarnya, Rabu (21/8/2024).
Lebih lanjut dijelaskan, orang yang mengantar rekap itu disebut berasal dari beberapa nagori di Kecamatan Silou Kahean. Seperti dari Siarbat, Damakitang dan Sibakkudu. “ Dulu bapaknya yang buka 303 disini, terus gulung tikar,” ucap sumber sembari mengatakan, setelah itu BP yang mengelola sebagai bandar sendiri.
Namun, meski ada indikasi kuat bahwa BP sebagai bandar togel, masyarakat heran mengapa pihak Polsek Silou Kahean belum juga bertindak menghentikan praktek illegal yang jelas melanggar hukum itu.
”Masyarakat heran mengapa praktek judi togel yang sudah berlangsung lama itu terkesan didiamkan aparat penegak hukum. Kalau Kapolsek Silou Kahean tidak mampu, masyarakat minta perhatian kepada bapak AKBP Choky Sentosa S Meliala sebagai Kapolres Simalungun untuk bertindak tegas,” harap sumber lagi.
Ketika tudingan masyarakat itu dikonfirmasi kepada BP yang disebut menguasai judi togel/kim itu, telepon seluler awak media ini tidak diangkat. Sedangkan pesan Whats App yang disampaikan, tidak dibalas. Bahkan, nomor telepon seluler awak media ini malah diblokir.
Terpisah, awak media ini berusaha mengkonfirmasi kepada Kapolsek Silou Kahean melalui pesan Whats App. Meski sempat menunggu balasan konfirmasi, akhirnya dijawab bahwa praktek judi BP sudah ditutup.
“Ooo ya bang…sudah di Lidik sama anggota sudah tutup kata anggota,” “Terimakasih ya pak atas konfirmasinya..”. (Ro)






