SIMALUNGUN,SENTERNEWS
Berawal dari soal karaoke, sesama penguncung lapo tuak akhirnya cekcok dan seorang di antaranya kena tikam. Saat dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Kota Siantar, nyawanya ternyata tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa tragi situ berlangsung di salah satu lapo (warung) tuak di Nagori Baliran, Dusun 3 Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, Sabtu (31/8/2024) malam sekira jam 21.00 Wib.
Informasi yang dihimpun, Andika (38) sebagai pemilik lapo tuak awalnya melihat korban Herman Syahputra Pohan (36) dengan pelaku Zulkarnaen Sinaga (38) yang sama-sama minum, berselisih paham karena masalah karoke.
Saat terjadi pertengkaran itu, korban mengucapkan kata kasar kepada pelaku Herman Syahputra Pohan. Jelang beberapa saat, pelaku mendekati korban dan tanpa berpikir panjang, langsung . menusuk pisau ke perut korban.
Saat korban terkapar berlumuran darah, pelaku langsung melarikan diri. Melihat situasi itu, Andika langsung menghubungi pihak kepolisian, Babinsa atas nama Serda H Sinaga dan Pangulu Nagori Baliran, melalui telepon seluler.
Sekira pukul 21.45 Wib, warga yang melihat korban dalam keadaan kritis berusaha membawanya ke Rumah Sakit Harapan, Kota Siantar untuk mendapat pertolongan medis. Selanjutnya, pihak kepolisian, Babinsa atas nama Serda H Sinaga dan Pangulu Baliran tiba di lokasi kejadian. Selanjutnya, pihak Kepolisian dan Babinsa serta Pangulu langsung menyusul ke Rumah Sakit Harapan, Kota Siantar.
Jelang beberapa saat atau sekira pukul 23.30 Wib, korban dinyatakan meninggal dunia. Kemudian, pihak kepolisian yang sudah menangani kejadian itu, membawa jenazah korban di Rumah sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi, Minggu (1/9/2024) sekira pukul 00.30 Wib.
Sementara, Babinsa Koramil 16/PT Serda H Sinaga mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polsek Panei dan Inafis. Hasil pemeriksaan fisik mayat, ditemukan tanda tanda bekas luka tikam di perut.
“Korban meninggal dunia di Rumah Sakit akibat kehabisan darah,” ujar Serda H Sinaga sembari mengatakan kasus tersebut sudah ditangani pihak Polsek Panei Tongah, Polres Simalungun. Termasuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. (Ad)






