
SIANTAR, SENTERNEWS
Susanti Dewayani sebagai Walikota Siantar yang harus cuti di masa kampanye karena maju menjadi calon Walikota berpasangan dengan Wakil Walikota Ronald Darwin Tampubolon, menyatakan siap melanjutkan pembangunan.
Pernyataan itu disampaikan saat Calon Walikota/Wakil Walikota Nomor Urut 3, Susanti-Ronald (SUARA) bertatap muka bersama kaum ibu dari Wanita Islam Pematangsiantar dengan ketua Drs Rayani Purba.
Pada pertemuan yang berlangsung di pelataran Musholla Ar Rahman, Jalan Rebung, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar itu, berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan, Rabu (02/09/2024).
“Dalam kurun waktu 2 tahun 7 bulan saya sebagai Walikota, banyak capaian yang diperoleh untuk pembangunan Pemataangsiantar. Untuk itu, tetap melanjutkan take line, Sehat, Sejahtera, Berkualitas,” kata Susanti Dewayani dihadapan sekitar 75 orang pengurus dan anggota Wanita Islam Pematangsiantar.
Capaian yang sudah diperoleh itu antara lain, menekan tingkat stunting sebesar 15 persen. Sehingga, Kota Siantar berada urutan ketiga se Sumatera Utara. “Untuk selanjutnya, tingkat stunting akan terus ditekan agar anak-anak sehat dan cerdas,” katanya.
“Saya dan pasangan Ronald akan terus menyebar kebaikan. Apalagi saat ini perekonomian semakin baik. Kemiskinan dan pengangguran menurun. Karena Pematangsiantar aman dan kondusif, investor bersedia melakukan pembangunan. Salah satunya, membangun Gedung Merdeka yang sebelumnya GOR menjadi lokasi perbelanjaan dan di lantai 4 tetap ada GOR yang dapat digunakan masyarakat untuk meningkatkan prestasi olah raga anak-anak Siantar,” beber Susanti.
Ke depannya, investor tetap berminat menanamkan modal di Kota Siantar. Untuk itu, perusahaan yang berdiri harus berkomimen merekrut tenaga kerja 80 persen warga kota Siantar. Hal lain, Kota Siantar memiliki Rancangan Detail Tata Ruang Wilayah (RDTR).
Bahkan, pemakaman yang selama ini menjadi masalah bagi masyarakat, sudah tersedia seluas 5 hektar sebagai Tempat Pemakaman Umum (TPU) umat berbagai kalangan agama di Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari.
Dipaparkan juga tentang BPJS Kesehatan yang mencapai 100 persen untuk memudahkan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan. Selain itu, keberadaan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Ramayana, memiliki 20 grai untuk mempermudah pelayanan public seperti BPJS. SIM, BPJS, KIP, Paspor, KTP, KK, pengurusan sertifikat halal dan lainnya.
“Pembangunan ring road yang sudah puluhan tahun terkendala akan dilanjutkan untuk mengantisipasi kemacetan di inti kota. Berkas dan anggarannya sudah masuk Kementrian dan tinggal realisasi setelah terjadi pelantikan Presiden,” kata Susanti.
Sektor wisata, Siantar tidak sebagai persinggahan. Tetapi sebagai tujuan karena ada beberapa potensi yang sudah dikembangkan. Antara lain kuliner dan wisata agama maupun gedung peninggalan Belanda yang memiliki sejarah.
“Jadi, kita tidak sekedar mengumbar janji atau menyatakan akan atau kalau, apabila dan lainnya. Karena, kita tinggal melanjutkan pembangunan,” imbuh Susanti yang mendapat aplusan positif dari kaum ibu.
Sementara, Calon Wakil Walikota Ronald Tampubolon menyatakan, meski terpilih lagi menjadi anggota DPRD Siantar untuk kelima kali, berani mundur mendampingi Susanti Dewayani yang telah meraih sejumlah prestasi dan tulus membangun kota Siantar.
“Banyak prestasi yang sudah diraih meski tetap ada yang mencemooh. Belum lagi terkait dengan keberadaan RSUD Djasamen Saragih terus meningkatkan pelayanan kesehatan untuk penanganan jantung dan cuci darah,” kata Ronald.
Ronald mengaku tidak asing lagi di Jalan Rebung karena pada Pemilu Legislatif 2024 lalu memiliki banyak suara. “Saya keluar dari DPRD karena ingin membantu ibu Susanti membangun Kota Siantar,” imbuh Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Siantar yang juga Ketua Hanura Kota Siantar itu.
“Izinkan kami melanjutkan pembangunan yang sudah baik. Ibu Susanti yang membangun, masak orang lain meresmikan,” kata Ronald yang mengaku pasangan nomor urut tiga, telah diundang para investor untuk membangun kota Siantar karena tetap aman dan kondusif.
Di penghuujung pertemuan, dilakukan tanya jawab yang berlangsung komunikatif dan diakhiri dengan poto bersama. (In)






