SIANTAR, SENTERNEWS
Konser bertajuk Gaung Merah, Iwan Fals dan Band berhasil menghipnotis ribuan penggemarnya saat tampil di Lapangan Rindam I/Bukit Barisan, Kota Siantar, Sabtu (26/10/2024) mulai pukul 19.00 sampai pukul 11.00 WIB.
Iwan Fals yang mengenakan jaket coklat bertopi Baseball Hat hitam itu membuat emosi para penonton yang terdiri dari anak muda dan kaum tua begitu “menyala”. Apalagi sempat berkomunikasi menggunakan bahasa Batak.
“Adong ison par-Parapat? (Ada orang Parapat di sini?-red),” tanyanya yang menyandang gitar akuistik dari atas pentas dengan soroti cahaya yang didominasi warna merah. Mendengar pertanyaan itu, sejumlah penonton ada langsung mengacungkan tangan,” Ada!!”.
Kemudian, Iwan Fals mengaku sebelum ke Siantar sempat singgah di Parapat sambil menikmati keindahan Danau Toba. “Danau Toba yang begitu indah harus kita jaga dan rawat,” ujarnya yang disambut aplusan meriah dari para penonton.
Selanjutnya, penyanyi legendaris itu kembali menyanyikan lagu-lagu andalan yang begitu akrab di teliga para penonton . Sehingga tak henti-hentinya untuk turut bernyanyi.
Usai konser yang berlangsung aman dan tertib, para penonton merasa puas dengan penampilan Iwan Fals yang sudah lama ditunggu-tunggu penggemar di Kota Siantar.
“Legend! dan Menyala!” kata Andika Praogi Sinaga, anggota DPRD Siantar yang turut menonton bersama istri tercinta Indah Lestari.
Bagi Andika Prayogi yang juga Ketua PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat itu, Iwan Fals punya keistimewaan tersendiri baginya. Bukan karena irama musik yang begitu apik, lirik-lirik lagunya juga menyentuh hati paling dalam.
“Lagu Sore Tugu Pancoran tentang si Budi kecil yang kuyup menggigil menahan dingin tanpa jas hujan, menjajakan koran pada malam hari, punya kesan tersendiri bagi ku,” kata lelaki yang akrab di sapa dengan panggilan Yogi.
Lantunan lagu Sore Tugu Pancoran membuat Yogi tak kuasa meneteskan air mata karena teringat dengan kehidupannya yang pernah bergelut di jalanan malam yang hitam tanpa arah. Namun, akhirnya melangkah pulang menemui keluarga untuk mencoba meraih harapan hingga akhirnya bisa seperti sekarang ini.
Dijelaskan juga, kehadiran Iwan Fals di Kota Siantar sudah lama dirindukan. Apalagi lagu-lagu “pemberontakan” dengan kritik sosial dan politik, mampu memberi pendidikan dan pembelajaran kepada semua orang termasuk kepada para politisi.
“Harapan kita ke depan, semoga semakin sering penyanyi-penyanyi legend datang ke Siantar. Apalagi pada konser bertajuk Gaung Merah itu, Siantar masuk urutan ketiga paling “menyala” dibanding kota lain yang sudah menggelar konser,” kata Andika Prayogi mengakhiri.
Sekedar informasi, konser bertajuk Gaung Merah itu juga dihadiri Pjs Walikota Drs Matheos Tan MM. Duduk di kursi VIP bersama Danrindam I/BB Kolonel Inf Abdul Razak Rangkuti SSos MHan MSi dan Ketua DPRD Kota Siantar Timbul Marganda Lingga SH.
Hadir juga Radiapoh Hasiholan Sinaga, Bupati Simalungun yang saat ini menjalani cuti karena maju menjadi calon Bupati Simalungun pada Pilkada 2024. (In)






