SIANTAR, SENTERNEWS
Untuk mengantisipasi hambatan saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di 411 TPS di 53 kelurahan se Kota Siantar, Rabu (27/11/ 2024), KPU Siantar lakukan zoom kepada seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di delapan Kecamatan.
Pernyataan itu disampaikan Komisioner KPU Siantar, Dedy Rahman Harahap koordinator Data dan Perencanaan. Bahkan, zoom melalui telepon seluler itu menghubungkan KPU Siantar dengan PPK yang berkoodinasi dengan Panitia Pemilihan Suara (PPS) untuk memantau kinerja Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS).
“Zoom bertujuan untuk langsung mengetahui apabila ada kendala atau hambatan di TPS. Sehingga dapat dengan cepat diantisipasi agar proses pemungutan suara dan perhitungan suara di berjalan lancar,” kata Dedy Rahman Harahap, Selasa (26/11/2024).
Zoom dimulai saat TPS mulai dibuka. Kemudian, saat akan dimulai perhitungan suara. Dan saat itu, koordinator PPK harus memberitahukan kepada KPU kalau ada kendala perhitungan suara. Sehingga, KPU Siantar dapat mencari solusi secepatnya
Potensi kendala yang mungkin terjadi antara lain, adanya perdebatan tentang keberadaan saksi di dalam TPS saat akan perhitungan suara sehingga prosesnya berjalan lamban. Selain itu, kesalahan teknis dalam perhitungan suara pada kertas plano.
“Lainnya, kemungkinan internet lambat saat KPPS mengakses hasil perhitungan suara melalui Aplikasi Sistim Rekapitulasi (Sirekap) ke tingkat kelurahan, kecamatan dan ke KPU,” kata Dedy Rahman lagi.
Dijelaskan juga, karena saat bersamaan seluruh Indonesia sedang melakukan Pilkada Serentak 2024, kemungkinan internet menjadi lamban. Namun demikian, saat dilakukan simulasi secara nasional beberapa hari lalu, ternyata tidak ada kendala kecuali kesalahan teknis. (In)






