SIANTAR, SENTERNEWS
Sehari jelang hari Pikada Serentak 2024, 27 November 2024, beredar kampanye hitam (balck campaign) bahwa Yan Santoso Purba dinyatakan mundur sebagai calon Walikota Siantar yang berpasangan dengan Irwan.
Ironisnya, isu itu telah beredar di media sosial bahwa Tim Pemenangan telah bubar. Pasalnya, “Abang Ganteng” itu meninggalkan kota Siantar karena mengalami sakit keras dan harus mendapat perawatan medis di salah satu rumah sakit Medan. Bahkan, ada juga isu mengatakan tak akan kembali ke Siantar.
Ternyata, isu berupa black campaign itu ditepis Yan Santoso Purba yang muncul melalui media sosial dengan kondisi sehat didampingi sang istri Artha Berliana Samosir di Senter Pemenangan, Jalan Raya No 15, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat.
“Bohong semua informasi yang menyatakan saya sakit. Ini saya tetap sehat dan tetap menjadi calon Walikota. Kalau dikatakan saya mundur, bohong semua itu,” tegas sembari mengangkat jari tangan ke atas, Selasa (26/11/2024) malam sekira pukul 22.30 Wib.
Yan Santoso Purba sangat menyesalkan ada oknum tertentu yang melakukan kampanye hitam menyerangnya dirinya, Namun, berharap orang-orang yang tak bertanggungjawab itu diberi petunjuk meski tujuan orang atau oknum itu jahat atau tidak baik.
“Kalau mundur sebagai calon Walikota, itu tidak diperbolehkan. Okel ah, kalau bersaing silahkan. Tapi, jangan menyebar berita hoax,” tegasnya singkat. (In)






