SIANTAR, SENTERNEWS
Reses Anggota DPRD Siantar Andika Prayogi Sinaga SE, Politisi Partai Hanura, di Daerah Pemilihan I Kota Siantar berlangsung komunikatif. Bahkan, masyarakat tidak segan-segan menyampaikan berbagai aspirasi, Senin (09/12/2024) sekira jam 15.00Wib.
Reses yang dipandu Andry Sinaga itu, dihadiri masyarakat berbagai kelurahan dari Kecamatan Siantar Barat dan Siantar Utara. Berlangsung di lapangan Kayu, Jalan Gunung Simanuk-manuk, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat.
Turut dihadiri anggota DPRD Siantar Frans Haloho yang juga dari Partai Hanura dan bergabung di Fraksi Nurani Keadilan bersama Andika Prayogi Sinaga dan tokoh perempuan Ninawaty.

Andika Prayogi Sinaga melalui sambutannya mengatakan, reses bertujuan menampung aspirasi masyarakat tentang berbagai hal menyangkut kepentigan orang banyak. Dan, masyarakat tidak perlu ragu menyampaikan aspirasi untuk diperjuangkan ke DPRD. Selanjutnya, diteruskan ke Pemko agar direalisasikan.
“Saat saya menjabat sebagai anggota DPRD Siantar Priode 2009-2014, banyak aspirasi sudah direalisasi dan dimanfaatkan masyarakat,” kata Prayogi yang bergabung di Komisi III DPRD Siantar, salah satunya membidangi pembangunan fisik.
Selanjutnya, masyarakat menyampaikan aspirasi. Di antaranya terkait Gang Kebakaran di sekitar Jalan Bola Kaki, “Ada enam titik lokasi pemukiman tidak bisa dilintasi mobil Damkar. Untuk itu, sangat membutuhkan hydrant,” kata M Adlin warga kelurahan Banjar.
Ashari warga Kelurahan Timbang Galung mengeluhkan soal drainase dan gorong-gorong yang tersumbat dan saat hujan tiba kerap mengundang banjir di Jalan H Adam Malik.
Soal drainase yang pecah di Jalan Simbolon yang sering melimpah saat hujan tiba dan merembes ke Jalan Anggrek dan Jalan Kaswari juga disampaikan warga atas nama Bagus.
Tumiati warga Timbang Galung menyatakan, di sekitar Jalan Tombang sering terjadi tawuranb pelajar dan minta agar dapat diantisipasi. Sedangkan Melfa, warga Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Utara mengeluhkan soal BPJS Kesehatan.
“Saat ini masyarakat kurang mampu banyak menunggak iuran BPJS Kesehatan. Apakah ada yang bisa diloby supaya dicicil?” tanyanya.
Menanggapi berbagai aspirasi itu, Prayogi mengatakan, soal drainase yang tidak berfungsi akan ditinjau bersama pihak PUPR atau PRKP. Kalau memang prioritas, diharap dapat diperbaiki menggunakan dana APBD 2025.
Terkait drainase di Jalan H Adam Malik, dikatakan bersumber dari drainase di samping Bank Indonesia dan gorong-gorong di simpang jalan Padang Sidempuan sudah tersumbat. Untuk itu, drainase perlu di bongkat.
“Masalah drainase di Jalan Adam Malik sampai simpang Sidempuan, koordinasikan ke RT RW Lurah. Karena parit harus dibongkar dan jangan sampai pedagang jadi terganggu,” kata Andika Prayogi yang memahami benar permasalahannya.
Terkait warga Jalan Bola Kaki yang butuh hydrant segera dikoordinasikan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk ditinjau. Kemudian, terkait tawuran pelajar di sekitar Jalan Tombang, segera disampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Satpol PP.
“Saya akan hubungi Dinas Pendidikan dan Satpol PP supaya segera turun. Kepada ibu yang menyampaikan aspirasi, poto kalau mereka datang saat tawuran dan poto kalau mereka tidak datang,” kata Andika Prayogi Sinaga.
Terkait penunggakan iuran BPJS Kesehatan tetapi tetap harus berobat diminta datang ke RSUD Djasamen Saragih. Kalau soal tunggakan, Andika siap memberi solusi bagaimana agar tetap dapat berobat. Namun, perlu surat tidak mampu dari Lurah. (In)






