SIANTAR, SENTERNEWS
Para atlit Tarung Derajat (Kodrat) Pengkot Kodrat Pematangsiantar, raih juara umum Kejuaran Daerah (Kejurda) Tingkat Junior Tarung Derajat (Kodrat) se Sumatera Utara. Memperebutkan Piala Ketua Pengkot Kodrat Pematangsiantar Ir Daud Simanjuntak MM.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Nomensen Kota Siantar mulai, Sabtu (07/12/2024) dan berakhir Minggu (08/12/2024) itu, menyertakan 163 atliet dari 22 kota dan kabupaten se Sumatera Utara (Sumut).
Keberhasilan atlit Pengkot Kodrat Kota Siantar menjadi juara umum mengungguli daerah lain di Sumatera Utara, karena memperoleh enam medali emas dan dua perak.
Rinciannya, M Iqbal (Putra 37,1-41 Kg) raih perak, Zidan Arya Maulana (Putra 57,1-61 Kg) raih emas, Rasya Anugerah (Putra 57,61,1-65 Kg) raih emas. Sandi Wardani (Putri 40,1-43 Kg) raih emas, Zulfi Sahara (Putri 46,1-49 Kg) raih emas, Annisa Kesuma D (Putri 49,1-52 Kg),
Annansyah Aika (Putri 52,1-55 Kg) raih perak.
Ketua Pengkot Kodrat Pematangsiantar Ir Daud Simanjuntak mengatakan, pada hari penutupan, Kejurda itu, turut dihadiri Kadis Pemuda Olah Raga Sumut diwakili Jonni Siahaan dan beberapa ketua Pengkot Kodrat se Sumatera Utara. Antara lain Saut Simanjuntak Pembina Pengkot Kodrat Kota Siantar, Sukoso dari Kabupten Simalungun dan sejumlah pengurus lainnya.
“Kejurda Kodrat se Sumut 2024 berlangsung sukses. Harapan kita para atlit yang berhasil meraih juara terus berlatih disiplin meraih prestasi lebih tinggi. Kepada yang belum berhasil, tetap berlatih mengasah kemampuan,” kata Daud Simanjuntak yang dikenal sebagai Wakil Ketua DPRD Pematangsiantar itu.
Lebih lanjut dikatakan, kota Siantar sebagai gudang atlit di Sumatera Utara khususnya cabang olahraga bela diri seperti Tarung Derajat, harus menjadi perhatian. Apalagi para atlit junior yang meraih juara umum pada Kejurda Junior akan menjadi atlit senior.
“Potensi kita begitu besar dan atlit putri atas nama Yani yang mewakili Sumut pada PON 2024 kemarin, satu-satunya atlit Tarung Derajat yang berhasil meraih medali perak,” kata Daud Simanjuntak.
Pemko harus memperhatikan prestasi atlit dan memberi apresiasi, pembinaan ke depan sepanjang memenuhi peraturan sialahkan. Apalagi Dispora Sumut mengatakan bahwa Kota Siantar memiliki potensi besar berbagai cabang olaharaga.
“Priodeisasi KONI yang baru kita minmta bersinergis dengan Pemko, DPRD dan sektor swasta. Perlu diketahui, pelatih SSB di Sumatera Utara adalah orang Siantar yang mendapat honor dari APBD Propinsi,” katanya mengakhiri. (In)






