Senter News
Rabu, 18 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS NASIONAL
Fawer Sihite dan  Kapolri

Fawer Sihite dan Kapolri

Ketua ILAJ Minta Kapolri & Dubes Jepang Bongkar Dugaan Bisnis Gelap Getah dan Narkoba Bernilai Puluhan Miliar di PT Bridgestone

Penulis: Redaksi Senternews.com
12 Maret 2026 | 21:36 WIB
Rubrik: NASIONAL
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Sihite, meminta Kapolri & Dubes Jepang untuk turun tangan langsung mengusut dugaan praktik bisnis ilegal yang terjadi di kawasan perkebunan PT Bridgestone Sumatra Rubber Estate (BSRE), Dolok Merangir, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun.

“Dari berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat menunjukkan adanya dugaan praktik penampungan getah karet hasil pencurian yang terjadi secara sistematis dan melibatkan jaringan yang luas. Perputaran uang dari aktivitas tersebut bahkan ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah setiap bulan,” beber Fawer Sihite, Kamis, 12 Maret 2026..

Menurutnya, situasi ini tidak bisa dianggap sebagai kasus pencurian biasa. Jika benar perputaran uangnya mencapai puluhan miliar rupiah per bulan, maka  termasuk kategori kejahatan terorganisir yang harus diusut secara serius oleh aparat penegak hukum.

Lebih lanjut dijelaskan, berbagai informasi yang dihimpun di lapangan, terdapat sejumlah nama berinisial yang disebut-sebut berada dalam pusaran dugaan bisnis ilegal tersebut. Mulai dari peran dalam jaringan peredaran narkoba di kawasan tersebut yang dikaitkan  dengan aktivitas penampungan getah karet yang diduga berasal dari hasil pencurian.

Bahkan, ada  salah satu pihak yang diduga mengoordinasikan penampungan getah di wilayah Dolok Maraja, dengan aktivitas penampungan yang berlangsung dua kali sehari. Yakni, pagi dan malam hari.

“Aktivitas tersebut disebut menghadirkan ratusan penjual getah setiap harinya sehingga menyerupai pasar malam,” kata Fawer lagi.

Dalam praktiknya, getah yang diduga hasil pencurian itu disuga masuk ke pabrik melalui jalur Delivery Order (DO) milik seseorang, sehingga getah yang tidak jelas asal-usulnya dapat masuk ke proses produksi secara seolah-olah berasal dari jalur resmi.

Selain itu, informasi yang berkembang juga menyebut adanya dugaan keterlibatan  salah satu petinggi security dan bawahannya yang memiliki kedekatan dengan pihak penampung getah ilegal.

Lebih jauh, Fawer menyoroti dugaan keterkaitan antara pencurian getah dengan peredaran narkoba di kawasan tersebut. Informasi yang berkembang menyebutkan sekitar 70 persen pencuri getah diduga merupakan pengguna narkoba.

Peredaran narkoba di kawasan tersebut bahkan ditaksir mencapai miliaran rupiah setiap malam, sehingga memperparah kondisi sosial masyarakat di sekitar perkebunan.

“Jika benar ada ribuan orang yang terlibat dan sebagian besar terjerat narkoba, maka ini sudah menjadi ancaman serius bagi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut,” kata Fawer yang juga mentatakan, situasi itu telah  menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Warga sekitar menyebut aktivitas penampungan getah yang diduga ilegal tersebut mendatangkan sekitar 300 hingga 500 orang setiap hari. Sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap meningkatnya kriminalitas dan peredaran narkoba.

Selain itu, warga juga menyoroti perubahan ekonomi yang mencolok dari sejumlah pihak yang diduga terlibat. Misalnya, disebutkan bahwa salah satu penampung yang baru sekitar setahun menetap di kawasan tersebut diduga telah memiliki rumah senilai hampir Rp1 miliar, gudang penampungan, serta beberapa unit kendaraan.

MINTA KAPOLRI & DUBES JEPANG TURUN TANGAN

Atas berbagai dugaan tersebut, Fawer Sihite meminta Kapolri untuk membentuk tim khusus dari Mabes Polri guna melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan independen. Dan Dubes Jepang karena perusahan ini merupkan PMA dari negara Jepang.

Menurutnya, penanganan kasus ini tidak cukup hanya dilakukan di tingkat daerah karena adanya dugaan jaringan yang cukup besar serta potensi keterlibatan berbagai pihak.

“Negara harus hadir. Jika memang ada jaringan bisnis gelap yang melibatkan pencurian getah, narkoba, dan dugaan perlindungan dari oknum tertentu, maka semuanya harus diungkap secara transparan. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegas Fawer.

ILAJ menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus ini dan siap memberikan dukungan data serta informasi kepada aparat penegak hukum guna memastikan penanganan perkara berjalan secara terbuka, objektif, dan berkeadilan. (Rel)

ShareSendShare

Berita Terkait

NASIONAL

LBH Medan: Indonesia Harus Keluar dari Keanggotaan BoP dan Batalkan Perjanjian Dagang dengan Amerika Serikat

3 Maret 2026 | 14:40 WIB

MEDAN, SENTERNEWS Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan mendesak Indonesia untuk segera keluar dari keanggotaan Board of Peace (BoP) dan membatalkan...

Read moreDetails
NASIONAL

Gary Siagian Aktivis Mahasiswa “ Pemerintah Indonesia Semakin Bobrok” 

24 Februari 2026 | 22:38 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Gary Siagian Aktivis Mahasiswa yang selalu mengamati tentang berbagai dinamika negara Indonesia di masa sekarang ini, menyatakan semakin...

Read moreDetails
NASIONAL

Jaga Stabilitas Harga, PalmCo Genjot Produksi CPO dan Minyak Goreng  

22 Februari 2026 | 23:45 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS   Sebelum tiba bulan Ramadhan 1447 H/2026 M, Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui subholding PTPN IV PalmCo...

Read moreDetails
NASIONAL

BEM Dukung KPK RI dan Firli Bahuri, Minta Endar dan Keluarga Hentikan Pamer Kekayaan

19 April 2023 | 13:21 WIB

JAKARTA , SENTERNEWS     Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Jakarta memberikan dukungan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Ketua KPK...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Polsek Bangun Bantu Warga Tangani Kebakaran Tiga Rumah Kontrakan

17 Maret 2026 | 22:23 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Sat Reskrim Polres Simalungun Limpahkan Kasus Korupsi Dana Desa Rp 533 Juta ke Kejari  

17 Maret 2026 | 22:11 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Optimalisasi Pelaksanaan Nagori Percontohan 2026, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor Program Kerja

17 Maret 2026 | 22:11 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Tinjau Pelabuhan Tigaras dan Perbatasan

17 Maret 2026 | 15:37 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pimpin HLM TPID dan TP2DD Tahun 2026, Bupati Simalungun Pastikan Masyarakat dan Pengunjung Aman Nyaman di Idul Fitri

17 Maret 2026 | 10:20 WIB
ANEKA RAGAM

PMII dan HMI Siantar-Simalungun Tunggu Intruksi Aksi Soal “Perang Iran Kontra AS-Israel”

17 Maret 2026 | 10:20 WIB
ANEKA RAGAM

Jelang Idul Fitri di Siantar, Pedagang Tradisional “Menjerit”

17 Maret 2026 | 10:16 WIB
SEREMONIAL

Kasat Narkoba Polres Siantar Berbagi Takjil  

16 Maret 2026 | 22:56 WIB
ANEKA RAGAM

Polsek Siantar Barat Tingkatkan Pengamanan Arus Mudik di Stasiun Kereta Api  

16 Maret 2026 | 22:56 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pastikan Pelayanan Pemudik Optimal, Kapolres Simalungun Cek Pos Ketupat Toba 2026

16 Maret 2026 | 22:49 WIB
SEREMONIAL

“Menjemput Kemenangan Dalam Satu Lini Kedamaian”, HMI Siantar-Simalungun Gelar Buka Puasa Bersama

16 Maret 2026 | 18:14 WIB
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga Tabur Ikan Lele dan Nila, Pemancing Mania Menyambut Antusias

16 Maret 2026 | 10:21 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata