Senter News
Jumat, 6 November 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM
Hendri Yahya Saputra MPd

Hendri Yahya Saputra MPd

Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan

Penulis: Redaksi Senternews.com
6 November 2026 | 06:38 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

(Mengupas Hadits Tentang Nikmat Sehat dan Waktu Luang Sebelum Datangnya Sakit dan Sibuk)

Oleh : Hendri Yahya Saputra MPd

Dalam perspektif ekonomi dan manajemen modern, salah satu tantangan terbesar manusia di abad ke-21 adalah ketidakmampuan mengelola aset tidak berwujud (intangible assets).

Kita seringkali sangat jeli menghitung nominal uang, mengukur luas tanah, atau menghitung laba rugi bisnis. Namun, kita kerap kali buta dan abai terhadap dua modal terbesar yang diberikan Allah kepada kita secara cuma-cuma.

Padahal, empat belas abad yang lalu, Baginda Rasulullah SAW telah mengeluarkan sebuah tesis psikologi sosial yang sangat mendalam mengenai perilaku manusia terhadap dua aset ini. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits sahih yang artinya: “Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia tertipu dan merugi di dalamnya: yaitu nikmat sehat dan waktu luang.” (HR. Bukhari, No. 6412)

Perhatikan diksi yang digunakan Nabi: (Maghbun). Dalam istilah fiqih mu’amalah, maghbun berarti kerugian dalam transaksi jual beli karena seseorang membeli barang dengan harga yang terlampau mahal atau menjual aset berharga dengan harga yang terlampau murah.

Rasulullah ingin mengatakan bahwa mayoritas manusia adalah “pebisnis yang bangkrut” dalam mengelola kehidupan mereka karena menukar kesehatan dan waktu luang dengan hal-hal yang tidak bernilai di hadapan Allah.

Mari kita bedah secara detail dengan pendekatan sains dan agama kedua nikmat ini:

Pertama, Nikmat Sehat:

Secara sosiologis, kita hidup di era di mana kesehatan sering kali baru dihargai ketika ia telah hilang. Ketika tubuh ini sehat, kita menggunakannya untuk bekerja tanpa batas, memakan apa saja tanpa aturan, bahkan terkadang melangkah ke tempat-tempat yang dimurkai Allah.

Islam memandang kesehatan bukan sekadar bebas dari penyakit biologis, melainkan modal utama untuk beribadah dan menebar manfaat.

Berapa banyak orang yang hari ini terbaring di rumah sakit, mengeluarkan jutaan hingga miliaran Rupiah hanya untuk membeli kembali sepotong nikmat sehat agar bisa sujud dengan nyaman, namun mereka tidak lagi memiliki kesempatan itu.

Kita lupa bahwa organ tubuh ini memiliki batas empiris, memiliki hak untuk diistirahatkan, dan memiliki pertanggungjawaban di akhirat kelak dihadapan gusti Allah SWT.

Sabda Nabi Muhammad Saw, setidaknya ada empat yang pasti akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.

“Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak dari tempat hisabnya pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai empat hal: (1) umurnya, untuk apakah ia habiskan, (2) jasadnya, untuk apakah ia gunakan, (3) ilmunya, apakah telah ia amalkan, (4) hartanya, dari mana ia peroleh dan dalam hal apa ia belanjakan” (HR Ibnu Hibban dan at-Tirmidzi).

Kedua, Nikmat Waktu Luang:

Dalam teori manajemen waktu, tantangan terbesar masyarakat digital hari ini bukanlah kekurangan waktu, melainkan fragmentasi waktu akibat distorsi teknologi.

Kita merasa sibuk, padahal kita hanya terjebak dalam scrolling media sosial tanpa arah, terperangkap dalam game online, atau terjerumus dalam diskusi-diskusi yang tidak produktif.

Waktu luang sering kali dianggap sebagai “waktu kosong yang harus dihabiskan”, bukan “ruang investasi yang harus diisi”.

Padahal waktu adalah dimensi yang berjalan linear. Ia tidak bisa diputar kembali, tidak bisa disimpan, dan tidak bisa didevaluasi. Setiap detik yang hilang adalah bagian dari umur kita yang berkurang menuju liang lahat.

Mengapa kita sering merugi? Karena sifat dasar psikologis manusia cenderung menunda-nunda (procrastination). Kita selalu berpikir, “Nanti kalau sudah sukses baru ibadah,” atau “Nanti kalau sudah pensiun baru ke masjid,” atau “Nanti kalau sudah kaya baru bersedekah.”

Nabi SAW memotong rantai ilusi tersebut melalui nasihatnya yang sangat taktis yang artinya: “Manfaatkanlah lima perkara sebelum datang lima perkara: Mudamu sebelum tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, luangmu sebelum sibukmu, dan hidupmu sebelum matimu.” (HR. Al-Hakim).

Secara akademik, ini adalah formula risk management (manajemen risiko) terbaik. Sebelum badai kesibukan melanda, sebelum fisik ini dilemahkan oleh usia dan penyakit, bangunlah portofolio amal saleh kita.

Jadikan waktu sehat kita sebagai laboratorium untuk menghasilkan karya-karya sosial yang bermanfaat. Jadikan waktu luang kita sebagai ruang untuk belajar, membaca (Iqra’), dan mengabdi kepada masyarakat.

Mari kita renungkan dalam diri kita masing-masing. Evaluasi kembali bagaimana kita menghabiskan 24 jam dalam sehari.

Apakah sisa umur kita hari ini didominasi oleh hal-hal yang mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, ataukah kita sedang berjalan pelan menuju kebangkrutan hakiki yang telah diperingatkan oleh Rasulullah SAW? Semoga bermanfaat. (Penulis : Dosen STAI Samora Pematangsiantar)

ShareSendShare

Berita Terkait

Andika Prayogi Sinaga SE
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga kepada Wali Kota Siantar: Kelurahan Jangan Persulit Warga Urus Dokumen Sertifikat

5 November 2026 | 18:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Saat rapat paripurna penyampaian pokok pikiran, anggota DPRD Pematangsiantar, Andika Prayogi Sinaga SE mengatakan kepada Walikota Wesly Silalahi...

Read moreDetails
Ketua DPRD sampaikan Pokir kepada Wali Kota
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Tetapkan Renja dan Sampaikan Pokok Pikiran kepada Wali Kota  

5 November 2026 | 17:46 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Melalui rapat paripurna, DPRD Pematangsiantar tetapkan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggran 2027 dan sampaikan pokok pikiran (Pokir) sebagai...

Read moreDetails
Dr Henry Sinaga
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Protes! Hasil Ekspos Kenaikan NJOP 1000 Persen Bukannya Turun, Tapi Bertambah Naik

4 November 2026 | 08:11 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari ekspos hasil peninjauan kembali terkait dengan kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) 1.000 persen, Pemko Pematangsiantar  dinilai...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Dishub Pemko Siantar Lakukan Pengamanan Lalulintas  di 22 Titik

3 November 2026 | 18:56 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) lakukan pengamanan lalu lintas rutin di 22 titik. Termasuk di Jalan Medan depan...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Partai Gerindra Siantar Turut Mengawasi: Program MBG Pakai Prasmanan?

3 November 2026 | 18:32 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Karena  dapat memberdayakan perekonomian masyarakat, menekan pengangguran serta bermanfaat kepada masyarakat, Partai Gerindra  Pematangsiantar tetap melakukan pengawasan terhadap program...

Read moreDetails
Ruko dan gedung eks SMA Negeri 4
ANEKA RAGAM

Ruko dan Eks SMA Negeri 4 Pematangsiantar Milik Moei Tioe & Hermawanto Dieksekusi 

3 November 2026 | 16:14 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Rumah toko (Ruko) di Jalan Cipto, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, dan eks bangunan SMA Negeri 4 Jalan...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Kasat Lantas Polres Simalungun : Selama Operasi Patuh Toba 2026, Laka Lantas Turun 30 Persen

6 November 2026 | 08:40 WIB
ANEKA RAGAM

Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan

6 November 2026 | 06:38 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

BPKP Perwakilan Prov. Sumut Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun

5 November 2026 | 21:07 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Soal Hutan Rondang Digunduli, Komisi A DPRD Sumut Tunggu Hasil Pemeriksaan dan Segera Turun, Kepala UPTD KPH Wil II Mengaku Baru Mengetahui

5 November 2026 | 19:51 WIB
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga kepada Wali Kota Siantar: Kelurahan Jangan Persulit Warga Urus Dokumen Sertifikat

5 November 2026 | 18:43 WIB
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Tetapkan Renja dan Sampaikan Pokok Pikiran kepada Wali Kota  

5 November 2026 | 17:46 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Saat Kumpul Bersama Wakapolres Simalungun, Warga Sampaikan Soal Pencurian, Test Urine Pelajar dan Knalpot Brong,

5 November 2026 | 09:45 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Lantik 15 Pangulu dan 93 Anggota Maujana Nagori

4 November 2026 | 21:39 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Warga Pergoki Alat Berat Gunduli Hutan Hatonduhan Simalungun, Kayu Diduga Dijual ke Siantar

4 November 2026 | 21:18 WIB
SEREMONIAL

TP PKK Kota Pematangsiantar Raih Dua Penghargaan di Jambore Kader PKK se-Sumut

4 November 2026 | 15:36 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Presiden, Menteri Kehutanan dan Kapolri Didesak Tindak Perusak Hutan di Kabupaten Simalungun & DPRD Sumut Sudah Terima Data

4 November 2026 | 14:45 WIB
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Protes! Hasil Ekspos Kenaikan NJOP 1000 Persen Bukannya Turun, Tapi Bertambah Naik

4 November 2026 | 08:11 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata