SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Saat memancing, Muhammad Zein 43) sempat heran melihat sesuatu yang mengapung di sungai Bah Bolon, Huta III Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten. Ketika dicermati lagi, ternyata sosok manusia berjenis kelamin laki-laki, Minggu (10/9/2023) sikira jam 12.30 WIB.
Selanjutnya, saksi berstatus wiraswasta yang tinggal juga warga Huta II Nagori Pematang Sahkuda itu langsung berlari memberitahukan kepada warga untuk selanjutnya sampai ke Polsek Bangun resor Polres Simalungun.
Personel Polsek Bangun menginformasikannya lagi kepada
petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun dan Puskesmas Bangun. untuk kemudian meluncur ke lokasi yang jauh dari pemukiman masyarakat tersebut.
Tanpa menunggu lama, mayat yang mengapung dipermukaan air itu berhasil dievakuasi. Ketika dicari informasi lebih jauh lagi, mayat lelaki tersebut diketahui bernama , Paimin (65), pensiunan BUMN dari Bah Joga Selatan, Kecamatan Jawamaraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Kapolsek Bangun IPTU Esron Siahaan mengatakan, keluarga korban telah melakukan pencarian sejak, Sabtu (9/9/ 2023) mulai jam 19:00 Wib hingga 04:00 Wib. Bahkan temuan itu juga sudah disampaikan kepada keluarga korban yang langsung menuju lokasi dan memastikan bahwa mayat tersebut adalah Paimin yang ternyata disebut sudah mulai pikun.
“Keluarga korban akhirnya membawa mayat itu untuk dikuburkan dan membuat pernyataan bahwa kejadian tersebut adalah musibah, dan menolak untuk dilakukan otopsi, ” ujar Kapolsek Bangun IPTU Esron Siahaan.
Sementara, masyarakat setempat dihimbau untuk selalu waspada dan hati-hati terhadap anggota keluarga yang sudah mulai pikun. Pasalnya, sangat berpotensi menghadapi bahaya karena mudah lupa dan bingung. Sehingga, perlu pengawasan lebih dari keluarga.
“Terhadap warga yang sudah berumur apalagi sudah mulai pikun, perlu pengawasan lebih. Jangan sampai mereka jauh dari pengawasan Sehingga dapat menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti ini,” ujar Esron.
Kapolsek juga menghimbau warga untuk selalu melapor kepada aparat desa atau pihak kepolisian jika ada anggota keluarga yang hilang. (Red)






