Senter News
Minggu, 22 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Jual beras di pasar tradisional

Jual beras di pasar tradisional

Harga Beras Melejit, Rakyat Menjerit

Penulis: Redaksi Senternews.com
5 Oktober 2023 | 21:31 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS  

Kenaikan harga beras yang berangsur-angsur naik kemudian terus melejit membuat rakyat berekonomi kelas bawah semakin menjerit. Sementara, upaya yang dilakukan Pemko Siantar melalui pasar murah, banyak tidak diketahui masyarakat.

Kenaikan harga beras paling murah sampai paling mahal di pasaran yang semula Rp 10 ribu perkilo gram pada akhirnya menjadi Rp 12 ribu sampai Rp 14 ribu perkilogram. Bahkan, kenaikan itu terkesan seperti tak terkendali.

Pantauan di sejumlah warung atau kedai yang menjual beras kemasan atau karung, masyarakat biasanya membeli beras berbagai merek untuk ukuran 5 kilogram antara Rp 60 ribu sampai Rp 75 ribu dan ukuran 10 kilogram Rp 120 ribu sampai Rp 150 ribu.

“Ya, ini baru beli beras merek Hariara ukuran 5 kilo seharga Rp 75 ribu. Memang ada juga harga Rp 70 ribu. Tapi, saya biasa pakai beras ini,” kata Halimah (63) warga Jalan Pattimura, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kamis (5/10/2023).

Sementara, warung atau kedai yang menjual beras karungan mengatakan, harga jual terpaksa mereka naikkan karena harga beli juga naik.Dan, harga tersebut dikatakan tidak bisa ditawar. “ Karena harga beli terus naik,  kita juga terpaksa naikkan,” kata pemilik kedai yang juga turut menjual beras di Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur.

Tidak jauh beda dengan penjual beras eceran di Pasar Horas Kota Siantar. Kenaikan harga beras menurutnya membuat pembeli jadi berkurang . “Memang tetap saja ada beli beras eceran. Tapi, gitulah ada beli dua atau tiga kilo,” kata pedagang beras di Gedung III lantai I Pasar Horas sembari mengatakan harga beras paling murah  Rp 10.500 per kilogram.

Hasil jejak pendapat dengan masyarakat kecil bawah yang berpenghasilan tidak tetap dan rendah,  kenaikan harga beras paling memberatkan. Apalagi memiliki anak minimal  tiga orang ditambah dengan suami dan istri.

“Satu minggu, saya paling sedikit membeli beras sebanyak 10 kilo. Kalau sebulan bisa jadi 40 kilo. Karena harganya naik, berat kali rasanya. Apalagi penghasilan bapak anak-anak (suami-red) tak tentu,” kata Ibu Mira (51) warga Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara.

Ibu Mira yang mengaku ada mendapat bantuan sosial berupa beras dari pemerintah mengatakan, beras yang diambil dari Kantor Pos minggu lalu sudah habis.”Kalau bantuan pemerintah itu sedikit meringankan. Tapi, itupun mau terlambat,” katanya.

Sementara, banyak kaum ibu yang suaminya berpenghasilan pas-pasan mengaku bahwa beban hidup sekarang semakin berat. Masalahnya, harga-harga kebutuhan lain juga mahal. Misalnya untuk membeli ikan untuk lauk juga mahal. Belum lagi minyak goreng.

“Nggak taulah, apa pemerintah melihat penderitaan rakyat seperti kami yang penghasilannya tidak tetap? Jadi, kalau ada yang bagi-bagi beras secara gratis rasanya sangat membantu,” kata Mak Didi yang suaminya sebagai kuli bangunan dan sudah seminggu tidak bekerja. Sehingga terpaksa mencari botot atau kerja apa saja yang penting halal.

Herbert Aruan, Kadis Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Siantar membenarkan harga beras mengalami kenaikan. Untuk mengantisipasi kenaikan harga tersebut, pihaknya telah melakukan Pasar Murah di 8 kecamatan sejak 2 sampai 4 Oktober 2023.

“Pasar murah kita lakukan secara serentak di delapan kecamatan sebanyak 7 ton,” katanya sembari mengatakan bahwa persediaan atau stock beras mencukupi. Sedangkan pantauan harga di pasaran antara Rp 10.400 sampai Rp 14.500 per kilogram.

Sementara, soal adanya informasi  pasar murah yang dilakukan Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Siantar, tidak banyak diketahui masyarakat karena tidak ada pemberitahuan secara terbuka. Baik melalui RT maupun kelurahan.

“Nggak tau kapan dan dimana dilakukan pasar murah?” kata warga Kelurahan  Marihat, Kecamatan Siantar Marihat. Hal senada juga disampaikan beberapa warga di kelurahan lainnya di sejumlah kelurahan beberapa kecamatan.

Terpisah, Andika Prayogi Sinaga  Ketua Komisi I DPRD Siantar mengatakan, terkait  adanya bantuan sosial dari pemerintah seharusnya tepat waktu dan kualitas beras juga harus bagus.

“Ada beberapa laporan masyarakat yang kita terima soal kualitas dan waktu pembagian beras. Untuk itu, Dinas Sosial harusnya melakukan pemantauan terhadap Bansos itu agar tidak terlambat,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, masyarakat berpenghasilan rendah memang mengalami kesulitan  membeli beras yang harganya terus naik.  Kemudian, kalau ada pasar murah, Pemko melalui dinas terkait harus mengumumkannya secara terbuka dan mengutamakan masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kasihan kita melihat masyarakat yang penghasilannya rendah karena harga beras terus naik. Bahkan, saya malah sering menerima keluhan masyarakat. Jadi, karena iba, saya memang sempat memberikan beras kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya mengakhiri. (In)

 

 

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, Resmi Diserahkan DPRD Siantar ke  Kejagung  

5 Maret 2026 | 14:42 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Siantar, resmi...

Read moreDetails
Juru Bicara  Fraksi DPRD Siantar
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Rp 14,5 Miliar, Mayoritas Fraksi Setuju ke Kejagung

26 Februari 2026 | 22:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar yang...

Read moreDetails
Pansus serahkan hasil kerja kepada pimpinan DPRD S|iantar
HEADLINE

Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar Menyalahi & Pansus DPRD Siantar Minta Disampaikan ke Kejagung

26 Februari 2026 | 14:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait  pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar lebih yang dilakukan Pemko Siantar diminta  agar dilaporkan kepada...

Read moreDetails
HEADLINE

Meski Kenaikan NJOP 1.000 Persen Sudah Ditinjau, Malah Ada Tambah Naik

13 Februari 2026 | 08:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari hasil peninjauan kembali terkait kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (JOP) yang dilakukan Pemko Siantar, ada yang mengalami...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Suasana Masih Lebaran, Pedagang Ikan Basah di Pajak Parluasan Siantar Sepi

22 Maret 2026 | 09:22 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Halaman Kantor Bupati

22 Maret 2026 | 08:54 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Wisatawan Meningkat 40 Persen, “Periksa Ketat Alat Kelayakan Keselamatan di Pelabuhan”

21 Maret 2026 | 20:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Lakukan Pengecekan Kapal Wisata: “Utamakan Keselamatan”

21 Maret 2026 | 17:46 WIB
ANEKA RAGAM

Walikota Siantar  Bersama Unsur Forkopimda Lepas  Pawai Takbir  Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 | 08:18 WIB
ANEKA RAGAM

Pawai Obor 1000 Obor BKM Masjid Raya Siantar Semarakkan Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 | 08:16 WIB
ANEKA RAGAM

Sholat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah Kota Siantar, Aman dan Kondusif

20 Maret 2026 | 10:04 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Pintu Tol Panei Dibuka 07.00 WIB Sampai 21.00 WIB

19 Maret 2026 | 22:50 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Live Report Kapolres: Arus Lalu Lintas Meningkat, Jalur Lingkar Luar Parapat Bantu Urai Kemacetan

19 Maret 2026 | 19:48 WIB
NASIONAL

Di Bawah Bayang-Bayang Teror: Masa Depan Demokrasi Dipertaruhkan

18 Maret 2026 | 22:39 WIB
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Maling Dua Sepeda Gunung Senilai Rp 44 Juta Diringkus Polsek Perdagangan

18 Maret 2026 | 18:26 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata