SIANTAR, SENTER NEWS
Pembangunan bubusan atau gorong-gorong tahun 2023 di depan Masjid Alfalah, Jalan Padang Sidempuan, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar menuai masalah karena pekerjaannya dinilai sangat tidak layak.
Fakta tersebut juga disampaikan anggota DPRD Siantar melalui Daerah Pemilihan (Dapil) I melalui sidang paripurna DPRD Siantar penyampaikan pokok pikiran/hasil reses tahun 2024. Dipimpin Timbul Marganda Lingga sebagai Ketua DPRD Siantar dan dihadiri Walikota dr Susanti Dewayani SpA, Senin (15/7/2024).
Juru bicara anggota DPRD Siantar Dapil I, Tongam Pangaribuan yang membacakan pokok pikiran/hasil reses tersebut, meminta kepada Pemko melalui dinas terkait agar melakukan peninjauan kembali atas pekerjaan dimaksud. “Pekerjaannya sangat tidak layak,” katanya.
Sementara, hasil peninjuauan media ini ke lokasi kondisi gorong-gorong ataua bubusan itu memprihatinkan. Selain pekerjaannya terkesan asal jadi atau tidak berkualitas, fungsinya juga tidak maksimal.
“Kalau hujan tiba, air masih melimpah dan masuk ke halaman masjid. Bahkan, pintu airnya juga tidak dipasang,” kata salah seorang Jemaah Masjid Alfalah bermarga Sinaga didampingi Nazir Masjid Nasapri Nasution.
Agar tidak menggangu konsentrasi masyarakat beribadah, masyarakat mendesak Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Kota Siantar bertanggungjawab atas pembangunan berbiaya Rp 198 juta lebih itu. Apalagi pembangunannya diduga salah perencanaan.
Sementara, masalah tersebut belum dapat dikonfirmasi kepada pihak Dinas PUPR Kota Siantar. Hanya saja, hasil reses anggota DPRD Siantar Dapil I itu akan ditanggapi Walikota melalui nota jawabannya. (Ry)






