SIANTAR, SENTERNEWS
Puluhan Petugas Pengaman (Papam) PTPN III Kebun Bangun bentrok dengan puluhan anggota Forum Tani Sejahtera Indonesia (Futasi) di lahan sengketa Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar, Selasa (9/7/2024).
Informasi yang dihimpun, awalnya anggota Futasi Nurlela Purba (52) sedang membersihkan tanamannya di lahan garapan. Lantas, pihak Papam melarang anggota Futasi mengelola lahan dimaksud karena itu bagian dari HGU PTPN III yang telah berobah nama menjadi PTPN IV Regional I.
Selanjutnya terjadi pertengkaran yang berujung bentrok fisik. Bahkan, Nurlela Purba mengatakan bahwa adiknya sempat kena siku pihak Papam dan suaminya malah dikelilingi supaya tidak leluasa bergerak membantu.
“Adik saya ini tadinya mengambil video melalui HP. Tapi, didorong dan mulutnya kena siku sampai giginya goyang,” kata Nurlela Purba sembari mengatakan bahwa pihak Papam malah merusak tanaman miliknya.
Jelang beberapa saat, beberapa personel Kepolisian termasuk Babhinkamtibmas R Saragih tiba di lokasi untuk meredakan situasi dan akhirnya pihak Papam meninggalkan lokasi.
Kepada Babhinkamtibmas, puluhan anggota Fiutasi mengatakan bahwa mereka memang sering diganggu pihak Papam PTPN III Kebun Bangun.
“Beberapa malam sebelumnya, rumah kami dilempar pihak kebun. Kami tidak pernah tenang untuk bertani. Padahal, tanah yang kami kelola bukan HGU PTPN III,” kata Ketua Futasi S br Silalahi sembari mengatakan, ada beberapa laporan tentang kekerasan kepada Polres Siantar terkait kekerasan yang dilakukan pihak PTPN III tetapi tidak jelas tindak lanjutnya.
Sementara, soal tuduhan bahwa pihak PTPN III Kebun Bangun yang dituding Futasi merusak tanaman mereka belum berhasil dikonfirmasi, Papam yang berada di kantor Afdeling mengakui tidak berhak memberi keterangan. (In)






