SIANTAR, SENTERNEWS
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 di Kota Siantar menjadi tolak ukur bagi daerah lain di Sumatera Utara. Untuk itu, Pilkada atau pemilihan Walikota/Wakil Walikota Siantar, harus berlangsung sukses.
Pernyataan itu disampaikan Ketua KPU Siantar, M Isman Hutabarat saatmembuka sosialisasi Tahapan Pencalonan Pemilihan Walikota/Wakil Walikota Siantar 2024 di Hotel Sapadia Kota Siantar, Sabtu (20/7/2024) mulai jam 09.00 Wib sampai 11.40 Wib.
“Kalau di luar sana Kota Siantar selalu menjadi perhatian dan indikator atau tolak ukur keberhasilan Pilkada di Sumatera Utara,” kata M Isman Hutabarat melalui sambutannya.
Karena menjadi tolak ukur, dikatakan menjadi beban kepada KPU Siantar. Sehingga, sangat berharap agar berlangsung aman dan sukses. Untuk itu, partai politik, para tokoh masyarakat, tokoh agama diminta memberikan pendidikan politik yang positif kepada masyarakat.
Selain langsung dihadiri komisioner KPU Siantar dan Bawaslu Kota Siantar, kegiatan itu juga turut dihadiri sejumlah pengurus partai politik, tokoh agama dan tokoh masyarakat, perwakilan TNI dan Polri serta para jurnalis.
Sosialisasi itu juga menghadirkan nara sumber Dedy Idris Harahap sebagai kepala Bappeda Pemko Siantar. Paprkan arah kebijakan pembangunan kota Siantar yang pada dasarnya menjadi dasar Bacalon Walikota menyusun visi dan misi terkait Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).
Sementara, Komisioner KPU Siantar, Chuca Ashari sebagai nara sumber menyampaikan tahapan pencalonan Pemilihan Walikota/Wakil Walikota. Pendaftaran, 27 sampai 29 Agustus 2024. Dilanjutkan dengan permeriksaan kesehatan 27-29 Agustus dan tahapan selanjutnya.
Persyaratan dukungan Bacalon Walikota/Wakil Walikota dari jalur partai politik harus didukung 20 persen dari 30 kursi di DPRD Siantar. Sedangkana untuk jalur perseorangan yang saat ini sedang berlangsung, minimal menyertakan dukungan yang ditandai dengan KTP sebesar 10 persen dari jumlah pemilih sebanyak 20.221 dukungan.
Sosialisasi diwarnai dengan tanya jawab yang berlangsung penuh komunikatif. Komisioner KPU yang turut hadir termasuk, Nurbaiyah Siregar, Roy Mansen Simarmata dan Dedy Rahman Harahap. (In)






