Senter News
Jumat, 15 Mei 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Pelaku memperagakan aksi pembunuhan dan menjalani pemeriksaan

Pelaku memperagakan aksi pembunuhan dan menjalani pemeriksaan

Sakit Hati Keluarga Diancam Bunuh, Kakak Kandung Lebih Dulu Dibunuh

Penulis: Redaksi Senternews.com
8 Desember 2022 | 10:08 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIMALUNGUN, SENTER NEWS

Sakit hati seluruh keluarganya diancam bunuh, ibu rumah tangga berinisial, RS (47) malah lebih dulu membunuh kakak kandungnya sendiri, Asa Dorna Sijabat (53) di rumah korban sendiri, Jalan Nenas, Dusun II Sarimatondang, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Selasa (6/12/2022) kemarin sekira jam 13.15 WIB.

Cara yang dilakukan menghabisi nyawa korban, pelaku langsung mendatangi korban di rumahnya dan leher korban dicekik, mulutnya dibekap pakai selimut agar tidak berteriak. Selanjutnya, tangan dan kakinya diikat pakai tali. Kemudian, diseret ke kamar dan dipukuli bertubi-tubi sampai tewas.

Empat jam setelah pembunuhan, personil unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Simalungun dibantu personel Poldasu berhasil meringkus pelaku dari rumah pelaku sendiri, Rabu (7/12/2022) malam. Bahkan, pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Rachmat Aribowo SIK MH membenarkan peristiwa pembunuhan ini terjadi karena pelaku merasa kesal terhadap korban yang mengancam akan membunuh pelaku dan anak-anaknya serta keluarga.

Awalnya Senin (5/12/2022) sekira jam 18.00 WIB pelaku pulang ke rumah setelah bekerja di ladangnya. Setiba di rumah anak-anaknya berinisial YE, GP dan NP mengadu kepada pelaku kalau korban marah-marah.

“Dibilang anak-anaknya akan membunuh pelaku karena pelaku sudah merusak koper menantu korban yang baru pulang dari Bandung,” kata Rachmat Ariwibowo kepada sejumlah wartawan, Kamis (8/12/2022) siang.

Ancaman bunuh itu membuatnya kesal ditambah lagi baru-baru ini pelaku bertengkat dengan korban karena saat pelaku pulang dari ladangnya, korban dilihat meletakkan tumpukan kayu bakar tidak jauh dari rumahnya. Sehingga tumpukan kayu hampir setinggi dua meter itu menghalangi pandangan pelaku saat berada di teras rumahnya.

“Disitulah pelaku langsung berniat melakukan pembunuhan. Pelaku lebih dahulu membeli 1 gulung tali plastik warna hijau. Setelah anak-anak berangkat sekolah, berjalan kaki pergi menuju rumah korban, ” terangnya lagi.

Melihat korban sedang duduk-duduk di pintu belakang rumah, pelaku langsung mendekati korban, kemudian mencekik lehernya sekuat tenaga sampai sulit bernafas. Lantas, korban didorong masuk ke dalam kamar dan dijatuhkan ke atas tempat tidur. Selanjutnya mengambil  selimut untuk membekap mulut korban supaya tidak berteriak.

Setelah mengikat kaki dan tangan serta tubuh korban dengan menggunakan tali plastik warna hijau yang telah dipersiapkan, bagai orang kesetanan pelaku langsung memukuli wajah dan bagian dada korban sampai tidak bergerak.

Selanjutnya, pelaku pulang ke rumah untuk makan. Setelah selesai, berjalan kaki kembali pergi melihat korban ke kamar rumahnya untuk memastikan keadaan korban. Setelah korban dipastikan tidak bernyawa, pelaku membuka ikatan tali di badan, tangan dan kaki dan korban ditutup pakai selimut. Sementara, sisa tali dibuang pelaku di dapur. Setelah berangkat ke ladang.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Rachmat Aribowo SIK MH menjelaskan, dari TKP diamankan barang bukti berupa 1 gulungan tali plastik warna hijau, 1 pisau cutter, 1 selimut.
“Kini pelaku sedang diperiksa lebih lanjut dan menurut keterangan warga di kampung itu, antara korban dengan pelaku, tidak pernah akur karena sering bertengkar,” ujar Rachmat Ariwibowo. (Tan)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Kaum Ibu Korban Koperasi “Bodong” Mengadu dan Menjerit di Depan PN Siantar, Desak BNI Kembalikan Rp4,2 Miliar  

27 April 2026 | 17:53 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Puluhan kaum ibu berterik-teriak dan menjerit di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Siantar. Minta agar kasus Koperasi Swadharma...

Read moreDetails
Gubernur Sumut dan Walikota Siantar
HEADLINE

Kalah Telak ! Pemprov Sumut , Dinas Pendidikan, Pemko Siantar & SMA Negeri 5 Kota Siantar, Wajib Bayar Ganti Rugi Rp40,7 Miliar

19 April 2026 | 21:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah kalah telak lagi karena Peninjauan Kembali (PK) ditolak Mahkamah Agung (MA) sesuai Putusan Nomor 44 PK/Pdt/2026 terkait...

Read moreDetails
Duduki ruang Rapat Gabungan DPRD Siantar
HEADLINE

Unjuk Rasa Himapsi dan Saling: “Duduki Kantor DPRD Siantar dan Terobos Kantor Walikota” 

13 April 2026 | 16:47 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Unjukrasa Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun Indonesia (Himapsi) serta Sahabat Lingkungan (Saling) “memanas”. Massa aksi sempat menduduki kantor...

Read moreDetails
HEADLINE

Dumas “Mark Up” Pembelian Eks Rumah Singgah Rp14,5 Miliar: Kejari Siantar Periksa Sejumlah Pejabat Pemko

2 April 2026 | 15:23 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Pengaduan masyarakat (Dumas) soal dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid 19 senilai Rp14,5 miliar yang disampaikan...

Read moreDetails
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

IRT Meninggal Duduk dan Membusuk di Rumahnya, Dievakuasi Polsek Gunung Malela

15 Mei 2026 | 14:11 WIB
ANEKA RAGAM

Warga Heboh! Buaya Ditemukan di Tengah Jalan 

14 Mei 2026 | 21:46 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Lompat Tembok Rumah dan Kabur ke Ladang Ubi, Residivis Sabu Dibekuk Polsek Dolok Batu Nanggar

14 Mei 2026 | 20:30 WIB
ANEKA RAGAM

Krisis Kepercayaan Diri Mahasiswa Muslim di Era Digital: Analisis Ketergantungan Smartphone Dalam Perspektif Pendidikan Islam Kontemporer

14 Mei 2026 | 20:01 WIB
SEREMONIAL

Demi Peningkatakan Kemampuan Mahasiswa, STAI Samora Siantar Seminar “Public Speaking For Gen Z”

14 Mei 2026 | 08:59 WIB
ANEKA RAGAM

Kelompok Cipayung dan OKP di Siantar Tolak Hasil Musda KNPI XIV dan Desak Musda Luar Biasa

13 Mei 2026 | 22:35 WIB
ANEKA RAGAM

Meski Hujan Deras, Unjukrasa  di Kantor PLN Pematangsiantar Memanas

13 Mei 2026 | 16:55 WIB
ANEKA RAGAM

Simulasi Sispamkota : Personel Polres Siantar dan Pengunjukrasa Terlibat Bentrok  

13 Mei 2026 | 15:34 WIB
SEREMONIAL

Wisuda Lansia Dihadiri Walikota Siantar

13 Mei 2026 | 08:17 WIB
ANEKA RAGAM

PC FSP KEP SPSI Siantar Simalungun Demo di Depan Kantor Kanwil DJP Sumut II dan PT PLN Siantar

12 Mei 2026 | 21:41 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kabur Pakai Mobil Sedan, Dua Maling Anak Lembu Dimassakan dan Diserahkan ke Polres Simalungun

12 Mei 2026 | 20:51 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Ikuti FGD Percepatan Pengembangan KEK Danau Toba, Bupati Simalungun Gali Strategi Pariwisata di Gianyar, Bali

12 Mei 2026 | 19:00 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata