Senter News
Kamis, 5 November 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Ilustrasi

Ilustrasi

Soal Bansos : Orang Miskin Diancam & Dibodohi

Penulis: Redaksi Senternews.com
10 Oktober 2023 | 21:23 WIB
Rubrik: HEADLINE
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTER NEWS  

Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah tetap menuai masalah. Bahkan,  masyarakat prasejahtera atau orang miskin di Kota Siantar seperti dibodoh-bodohi. Sehingga, muncul tudingan bahwa Bansos hanya sebagai ajang korupsi bagi oknum tertentu.

Permasalahan paling sering mencuat, saat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Rp 200 ribu perbulan diperoleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari rekening BRI atau digesek langsung dari Rumah Pangan Kita (RPK) (e-Warung) yang dikelola relawan kelurahan.

Uang Rp 200 ribu itu harus diberikan kepada relawan untuk digantikan bahan berbentuk pangan berupa beras, telur, buah dan kacang-kacangan. Anehnya, meski uang sudah diterima pihak e-Warung, penyaluran pangan malah sering terlambat.

Selain itu, kualitas pangan sering tidak berkualitas. Masalahnya, telur yang disalurkan berukuran kecil bahkan sudah lama sehingga mendekati busuk. Begitu juga dengan buah  berbentuk jeruk, bukan hanya asam dan berukuran kecil, juga busuk.

Karena penyaluran pangan  sering terlambat dan tidak berkualitas, kerap jadi perbincangan. Namun orang yang tergolong prasejahtera atau orang miskin itu hanya mengomel di belakang. Karena kalau diberitahu kepada relawan, ada relawan mengancam KPM.

Parahnya lagi, kalau KPM tidak menyerahkan uang yang diperoleh dari rekening BRI tetapi dibelanjakan ke kedai masyarakat lainnya, relawan juga diancam akan mencoret  KPM sebagai peserta PKH.

“Kita seperti dibodoh-bodohi. Padahal yang kita tuntut hak kita dan uang yang kita terima dari pemerintah. Bukan uang relawan. Tapi, setiap kita protes, malah diancam akan dicoret sebagai penerima Bansos,” ujar salah seorang PKM dari Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Selasa (10/10/2023).

Selain diancam, KPM malah tidak diberi undangan untuk mengambil beras sebagai program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kantor Pos. Karena situasi itu, hampir seratusan masyarakat “menyerbu” Dinas Sosial P3 Kota Siantar.

Setelah melakukan perdebatan panjang bahkan ada orang miskin yang marah-marah, pihak Dinsos P3A melalui Tenaga Kerja Sukarela Kecamatan (TKSK) akhirnya memberi undangan. Selanjutnya baru bisa mengambil beras dari Kantor Pos sebanyak 5 Kg per KPM.

“Pihak Dinas Sosial jelas-jelas bilang boleh belanja di luar warung relawan. Asal punya bon sesuai dengan pangan yang ditentukan pemerintah,” kata seorang KPM dari Kelurahan Bantan yang pernah mendatangi Dinas Sosial P3A.

Masyarakat menduga, dengan tidak berkualitasnya pangan yang diberikan kepada KPM ada dugaan bahwa relawan yang mengelola E Warung memanfaatkan orang miskin untuk mencari keuntungan yang diduga melibatkan TKSK dan Dinas Sosial P3A.

Masalah lain yang kerap muncul, juga terkait pendataan. Pasalnya, ada warga yang layak masuk program PKH untuk mendapat bantuan pendidikan, kesehatan dan pangan seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), malah tidak terdaftar.

Sedangkan, masyarakat yang ekonominya lebih layak dan memiliki usaha tetap justru  menerima bantuan. Bahkan, nyaris tidak ada pergantian data. Artinya, sejak bertahun-tahun atau malah sampai 10 tahun, penerima PKH itu-itu saja.

PEMBODOHAN

Anggota DPRD Siantar, Ilhamsyah Sinaga membenarkan banyak warga yang layak mendapat bantuan, tidak masuk dalam daftar sebagai KPM. Seperti  beberapa di Kecamatan Siantar Barat dan Siantar Utara.

Temuan itu diperolehnya langsung dari masyarakat. Bahkan, warga yang layak mendapat bantuan itu, sudah masuk daftar tunggu sampai bertahun-tahun. Nyatanya  sampai saat ini tidak jelas juga. Karenanya, Ilhamsyah Sinaga menjadi heran mengapa tidak ada pembaharuan data.

Belum lagi soal penyaluran bahan pangan dari E Warung. Bahkan membenarkan kalau warga protes, malah diancam relawan namanya akan dihapus. ”Relawan jangan menakut-nakuti dan masyarakat jangan takut kalau diancam,” tegasnya.

Kalau sebelumnya ada relawan nakal dievaluasi Dinas Sosial P3A sebagai leading sektor, hal itu juga harus dilakukan. Artinya harus disampaikan bagaimana hak masyarakat yang sebenarnya sebagai KPM.

“Jangan terjadi pembodohan kepada masyarakat. Atau kalau ada kepentingan politik tertentu harusnya bermain cantik. Karena, ini tahun politik,” ujarnya lagi sembari mengatakan, permasalahan Dinas Sosial P3A sudah menjadi sorotan DPRD Siantar agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik menjelang Pemilu 2024.

Karena soal bantuan kepada orang miskin itu tetap masih bermasalah, Ilhamsyah Sinaga mengatakan siap mengajukan permasalahan itu untuk dibahas Komisi I DPRD Siantar. “Saya minta supaya Dinas Sosial P3A ini kita panggil untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat atau RDP,” tegasnya.

Terpisah, Koordinator TKSK Armansyah Nasution mengatakan, hasil temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), dari 15 ribu KPM lebih, ada sekitar 2000 kepala keluarga  tidak layak lagi menerima bantuan. Bahkan ada 64 orang berstatus ASN.

Untuk itu, saat ini sedang dilakukan pendataan yang dimulai dari Musyawarah Kelurahan (Muskel). Selanjutnya ditindaklanjuti sampai kecamatan. Dan itu sudah berlangsung mulai tanggal 11 sampai 14 Oktober 2023.

“Setiap tanggal 15  pembaharuan data melalui Pusat Data dan Informasi Kementrian sosial. Kalau ada yang sudah tidak layak lagi, berarti saldo rekeningnya nol,” katanya sembari mengatakan bahwa soal E Warung dikatakan urusan bidang PKH.

Namun, ketika masalah E Warung tersebut dikonfirmasi kepada pihak Dinas Sosial melalui Kabid Resos, S malau, yang bersangkutan mengatakan tiak bisa memberi keterangan kalau tidak ada rekomendasi dari Kadis Sosial P3A, Pardomuan Nasution.

Ketika awak media ini mengatakan bahwa Pardomuan Nasution menjadi Kadis, malah bisa langsung dikonfirmasi tanpa melalui rekomendasi dari Kadis,“ kata Kadis harus melalui satu pintu,” ujarnya singkat.

Sementara, Kadis Sosial P3A yang berkali-kali dihubungi melalui telepon seluler, tidak memberi respon karena teleponnya  tidak diangkat meski terdengar nada sambung. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

Berjualan di depan pintu masuk ruangan kantor Walikota
HEADLINE

Pengunjukrasa Berjualan Hasil Pertanian dan Masak Kolak di Kantor Wali Kota Siantar

24 September 2026 | 14:48 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Sembari menuntut pembebasan lahan, puluhan kaum ibu dari Front Gerilyawan (Gerakan Rakyat Melawan) yang berunjukrasa  di Kantor Walikota...

Read moreDetails
Sweeping ruang kerja Walikota
HEADLINE

Aksi Gerakan Rakyat Melawan “Sweeping” Ruangan Kerja Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 18:30 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Karena Walikota Wesly Silalahi tidak kunjung datang menemui pengunjukrasa dan sempat diinformasikan berada di ruangan kerjanya, massa aksi...

Read moreDetails
PKL di halaman rumah dinas Walikota
HEADLINE

Unjukrasa PKL Bawa Keranda Tolak Relokasi, Terobos Rumah Dinas Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 17:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Dengan mengusung spanduk, poster dan pengeras suara dan keranda, ratusan massa  dari Ikatan Pedagang Kaki Lima Pematangsiantar...

Read moreDetails
Warga perlihatkan korban yang diduga karena sarang burung walet
HEADLINE

Sarang Walet Ambil Korban, DPRD Siantar Minta Pemko Bongkar Bangunan

19 Agustus 2026 | 17:20 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS    Komisi I  DPRD Pematangsiantar  marah saata melakukan   Rapat  Dengar Pendapat (RDP) dengan masyarakat dan Pemko Pematangsiantar. Berlangsung ...

Read moreDetails
HEADLINE

Aliansi CS KERAS Soal Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Covid-19, Desak Kejari Siantar Periksa Walikota

22 Juni 2026 | 15:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah  berunjukrasa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Aliansi CS KERAS (Control Sosial- Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap)...

Read moreDetails
HEADLINE

Pasar Dwikora (Pajak Parluasan) Siantar Membara, Ratusan Kios Terbakar

18 Juni 2026 | 07:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Menjelang subuh buta, Kamis (18/06/2026) sekira pukul 02.49 WIB, kobaran api di  Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan Kota...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Saat Kumpul Bersama Wakapolres Simalungun, Warga Sampaikan Soal Pencurian, Test Urine Pelajar dan Knalpot Brong,

5 November 2026 | 09:45 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Lantik 15 Pangulu dan 93 Anggota Maujana Nagori

4 November 2026 | 21:39 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Warga Pergoki Alat Berat Gunduli Hutan Hatonduhan Simalungun, Kayu Diduga Dijual ke Siantar

4 November 2026 | 21:18 WIB
SEREMONIAL

TP PKK Kota Pematangsiantar Raih Dua Penghargaan di Jambore Kader PKK se-Sumut

4 November 2026 | 15:36 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Presiden, Menteri Kehutanan dan Kapolri Didesak Tindak Perusak Hutan di Kabupaten Simalungun & DPRD Sumut Sudah Terima Data

4 November 2026 | 14:45 WIB
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Protes! Hasil Ekspos Kenaikan NJOP 1000 Persen Bukannya Turun, Tapi Bertambah Naik

4 November 2026 | 08:11 WIB
ANEKA RAGAM

Dishub Pemko Siantar Lakukan Pengamanan Lalulintas  di 22 Titik

3 November 2026 | 18:56 WIB
ANEKA RAGAM

Partai Gerindra Siantar Turut Mengawasi: Program MBG Pakai Prasmanan?

3 November 2026 | 18:32 WIB
ANEKA RAGAM

Ruko dan Eks SMA Negeri 4 Pematangsiantar Milik Moei Tioe & Hermawanto Dieksekusi 

3 November 2026 | 16:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Massa GERMALAK dengan Security PT SIPEF Nyaris Bentrok,  Kapolres Simalungun Berhasil Lakukan Mediasi

3 November 2026 | 09:36 WIB
SEREMONIAL

Wali Kota Siantar Terima Audiensi Kakanwil  DJP Sumut II

2 November 2026 | 20:53 WIB
SEREMONIAL

Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Pematangsiantar Silaturahmi Dengan Dandenpom I/1 Pematangsiantar

2 November 2026 | 20:53 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata