SIANTAR, SENTERNEWS
Sebanyak 30 anggota DPRD Kota Siantar, telah selesai melakukan reses di daerah pemilihan (Dapil). Tujuannnya untuk menampung aspirasi yang disampaikan masyarakat agar dapat diperjuangkan.
Sekretaris DPRD Kota Siantar mengatakan, reses dimulai tanggal 7 sampai 10 Desember 2024. Dan, satu orang anggota DPRD Kota Siantar melakukan sekali reses meski ada yang dua kali sesuai Dapil masing-masing.
“Dana reses ditanggung APBD Tahun Anggaran 2025 dengan besaran yang sudah ditentukan sebelumnya,” kata Eka Hendra sembari mengatakan saat reses, anggota DPRD didampingi pejabat Pemko yang di antaranya, camat setempat.
Setelah reses selesai, para anggota DPRD Kota Siantar membuat laporan masing-masing dan sampaikan kepada Pemko Siantar melalui rapat paripurna. Kalau aspirasi yang disampaikan terkait perbaikan pembangun fisik memang ada ditampung dalam APBD 2025, tentu dapat dikerjakan.
“Kalau aspirasi yang disampaikan tidak masuk dalam APBD 2025, tentu akan diperjuangkan para DPRD melalui pokok pikiran untuk ditampung paa APBD selanjutnya,” kata Eka Hendra.
Pengamatan media ini saat dilakukan reses, aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada para anggota DPRD Kota Siantar diantaranya, soal perbaikan jalan, banyaknya lampu jalan yang padam, kemudian pendataan penerimaan bantuan pemerintah.
Hal lain, menyangkut kenaikan honor RT/RW, kenaikan honor tenaga kebersihan, pelayanan kesehatan dan soal sampah serta perbaikan drainase yang sudah tidak berfungsi maksimal sehingga kerap megundang banjir saat hujan tiba.
Terpisah, Andika Prayogi Sinaga SE anggota DPRD dari Partai Hanura yang telah melakukan reses di Kelurahan Teladan mengatakan, soal perbaikan drainase memang menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat agar diperbaiki.
“Antusias masyarakat cukup tinggi mengikuti reses dan aspirasi yang disampaikan akan dibawa ke tingkat DPRD untuk dibahas dan disampaikan kepada Pemko Siantar,” ujarnya singkat. (In)






