SIANTAR, SENTERNEWS
Masyarakat sekitar Gang H Rupino, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantara heboh. Pasalnya, seorang pemancing ikan menemukan sosok bayi perempuan tak bernyawa, berkaos merah mengapung di sungai Bah Bolon, Kamis (13/6/2024) sekira jam 17.15 WIB.
Menurut saksi sebagai pemancing yang biasa dipanggil Kanta (53), awalnya sedang asik memancing di atas keramba besi. Namun, saat menoleh ke bagian kiri, melihat sosok bayi berusia sekitara 2,5 tahun tersebut mengapung dan sangkut di sekitar keramba lainnya.
“Ya, aku terkejut dan langsung berteriak kepada warga yang kemudian berdatangan,” kata saksi sembari mengatakan bahwa sosok bayi itu langsung diangkat dari sungai dan dibaringkan ke atas keramba dan ditutup dengan kain gendong.
Jelang beberapa saat, masyarakat mulai ramai berkerumun dan tidak ada yang mengenalnya. Namun demikian, informasinya terus menyebar dan setengah jam kemudian, polisi tiba di lokasi. Hanya saja, tetap belum diketahui siapa orang tua dari bayi dimaksud.
Jelang beberapa setelah personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar tiba di lokasi, tiba juga seorang ibu rumah tangga berseragam karyawati Suzuya, warga jalan Diponegoro, Gang Kopral, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat.
Saat melihat bayi yang ibu rumah tangga itu langsung menjerit bahkan nyaris pingsan. Kemudian, bayi dimaksud langsung dibawa menggunakan mobil BPBD Kota Siantar. “Ya, bayi itu sudah dibawa ke rumah orang tuanya di Gang Kopral. Tapi, identitas keluarganya masih didata. informasi yang kita terima ada dua orang yang hanyut. Satu lagi laki-laki masih kita cari,” ujar Boy Zend dari pihak BPBD.
Sementara, informasi yang dihimpun, kedua anak itu berlainan orang tua. Yang perempuan dijaga pengasuhnya dan yang lelaki dijaga neneknya.
“Kalau saya dengar, pengasuhnya itu sempat pergi Wirid meninggalkan kedua anak dan waktu pulang ke rumah sekitar jam 16.00 Wib, kedua anak yang berdekatan rumah itu sudah tidak ada lagi. Ya, satu laginya sedang dicari,” ujar Halanita Damanik yang rumahnya tak jauh dari Gang Kopral.
Sementara, saat dilakukan pencarian mulai dari sungai belakang rumah korban, sekitar jam 18.25 WIB menjelang tiba magrib, hujan deras mulai turun dan para personel tampak kesulitan menyisir sungai Bah Bolon. (In)






