SIANTAR, SENTERNEWS
Meski tetap dilakukan pencarian dengan menyisir sungai Bah Bolon dari belakang Gang Kopral, Jalan Diponegoro, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, Balita Taya Siregar berusia 2,5 tahun yang hanyut, Kamis (13/6/2024), belum juga ditemukan.
“Pencarian sudah dilakukan sejak kemarin, tapi sampai hari ini belum juga ditemukan,” kata Boy Zend petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar yang turut menelusuri sungai Bah Bolon sampai ke Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Jumat (14/6/2024) sekira jam 15.20 WIB.
Dijelaskan, balita berjenis kelamin lelaki yang masih dicari itu awalnya hanyut bersama Dzakira Siregar (4) dan ditemukan di sungai Bah Bolon, sekitar Gang H Rupino, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar, Kamis (13/6/2024) sekira jam 17.20 WIB.
Selain menyisir arus sungai Bah Bolon, Tim Dari BPBD dan Damkar serta Kepolisian, pagi harinya kembali mengeringkan penampungan air yang mengalir ke Pabrik ES Badak, di Pamatang, Kelurahan Simalungun.
Sementara, pencarian Taya Siregar juga melibatkan masyarakat yang turut terjun ke suangai. “Pagi tadi kita juga sudah turun ke sungaia melakukan pencarian,. Tapi, sepertinya belum ada tanda-tanda. Apalagi kemarin sore sampai malam hari, air sungai sempat naik,” kata Pei, warga Kelurahan Tomuan.

Sebelumnya, Kapolres Siantar AKBP Yogen Heroes Baruno SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP Made Wira Suhendra SIK MH menyatakan senada. “Hingga saat ini korban DAS belum ditemukan sejak pagi, personel bersama Tim BPBD Kota Siantar melanjutkan pencarian,” pungkasnya.
Dijelaskan, dari keterangan saksi Elikesuma warga, Gang Kopral yang diperoleh Polres Siantar, kedua korban awalnya bermain bersama di samping rumahnya. Sekira pukul 14.30 WIB. Karena hujan mau turun, saksi keluar rumah untuk menyuruh kedua korban masuk ke rumah. Namun saksi tidak melihat kedua korban.
Selanjutnya, saksi Elikesuma bersama warga lainnya mencari kedua korban ke belakang rumahnya dekat sungai Bah Bolon. Tetapi tidak ditemukan. Sehingga warga semakin ramai melakukan pencarian kedua korban dan tidak ditemukan juga.
Sementara, informasi yang diperoleh dari Gang Kopral, Dzakira telah dibawa keluarganya ke Sipirok Tapanuli Selatan untuk dimakamkan. “Kampung orang tuanya di sana. Jadi, tadi malam sudah dibawa,” kata H Damanik. (In)






