SIANTAR, SENTERNEWS
Deddy Sitorus anggota DPR RI dari DPP PDI Perjuangan, siap membantu pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Siantar, Yan Santoso Purba-H Irwan mengembangkan wilayah kota Siantar agar semakin maju dan berkembang.
Pernyataan itu disampaikan saat diskusi publik dengan sejumlah mahasiswa dan kaum muda Kota Siantar di Sopo Horja, Jalan Wandelvat, belakang Museum Simalungun, Kota Siantar, Jumat (08/11/2024).
“Sejak puluhan tahun lalu, Kota Siantar masih begini-gini saja karena wilayahnya sudah mentok. Untuk itu, perlu perluasan ke daerah pinggiran di Kabupaten Simalungun,” kata Deddy Sitorus yang kerap tampil di acara debat melalui televisi nasional.
Kalau tidak diperluas, apalagi kalau jalan tol yang sedang dibangun beroperasi, perekonomian masyarakat kota Siantar akan menuirun drastis. Bahkan, Siantar akan menjadi kota pensiunan dan anak mudanya berangkat ke luar daerah.
Sebagai penguat dukungan, Deddy Sitorus yang diketahui sebagai Alumni Universitas Simalungun (USI) itu menyatakan pasti mendukung perluasan Kota Siantar ke kabupaten Simalungun yang disuarakan Yan Santoso Purba. Bahkan, siap berjuang melalui DPR RI.
“Beberapa waktu lalu, kita pernah melepaskan lahan HGU PTPN untuk kabupaten Simalungun. Kalau sekarang, mengapa tidak?” ujar Deddy Sitorus sembari mengatakan bahwa Yan Santoso Purba memiliki pengalaman di pemerintahan.
Selain itu, Yan Santoso Purba memiliki kompetensi, kredibilitas dan punya visi misi yang jelas untuk menjadi Walikota Siantar. Bukan hanya memperluas wilayah, lebih dari itu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan membangun infrastruktur sesuai kebutuhan.
Karena itu, Deddy Sitorus mengajak warga Siantar memilih Yan Santoso Purba-H Irwan memimpin Kota Siantar. Kemudian, untuk mendukung anggaran pembangunan seperti menjadikan Siantar sebagai kota pelajar dan kota transit yang menghubungkan Pantai Barat dengan Pantai Timur, pilihan menjadi Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala.
Pada diskusi publik yang juga dihadiri anggota DPR Sumut Mangapul Purba, dilakukan tanya jawab tentang berbagai dinamika politik Pilkada Serentak 2024. Bahkan beberapa masalah Kota Siantara seperti adanya 406 hektar lahan Kota Siantar yang masuk ke Kabupaten Simalungun turut menjadi perhatian untuk diselesaikan. (In)






