SIANTAR, SENTERNEWS
Seorang ibu rumah tangga, memberanikan diri menelepon dr Susanti Dewayani SpA. Tujuannya, memberitahukan ada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sudah tiga tahun dikerangkeng di rumahnya, Jalan Pisang, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Siantar.
Ternyata telepon ibu rumah tangga Boru Manullang itu diangkat dr Susanti Dewayani SpA, Walikota Siantar yang saat ini sedang cuti karena maju sebagai Calon Walikota Siantar nomor urut 03. Berpasangan dengan Ronald Darwin Tampubolon sebagai Calon Wakil Walikota.
“Saya menceritakan tentang nasib lelaki ODGJ bernama Anderson Harianja yang usianya berkisar 45 tahun yang sangat membutuhkan bantuan itu kepada Ibu Susanti,” kata Boru Manullang, Selasa (05/11/2024).
Ternyata, Susanti Dewayani terharu dan prihatin mendengara cerita tentang ODGJ malang yang tinggal bersama ibu kandungnya, Boru Nainggolan yang sudah Lansia. Kepada Boru Manullang, dr Susanti Dewayani mengatakan siap membantu ODGJ tersebut.
“Melalui telepon, ibu Susanti mengatakan segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Siantar,” kata Boru Manullang mengaku pasti tidak dikenal dr Susanti Dewayani yang ternyata begitu terbuka kepadanya.
“Nomor telepon ibu Susanti sudah lama saya simpan. Nomor itu saya dapat waktu membawa anak berobat ke praktek ibu Susanti,” kata Boru Manullang lagi mengaku salut dan simpatik kepada dr Susanti Dewayani. Karena cepat respon terhadap warga yang sangat membutuhkan bantuan.
Selanjutnya, Selasa (05/11/2024) sekira jam 11.00 Wib, pihak Dinas Sosial Kota Siantar datang ke rumah lelaki ODGJ itu. Setelah dilakukan pendekatan, dikeluarkan dari kerangkeng dan dimandikan.
Disaksikan puluhan warga setempat, dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Medan untuk menjalani perawatan. ”Boru Nainggolan sebagai Ibu Anderson Harianja terharu melihat anaknya dibawa berobat dan mengucapkan terimakasih kepada ibu Susanti,” kata Boru Manullang.
Sementara, banyak warga mengaku simpatik kepada dr Susanti Dewayani. Apalagi Anderson Harianja sudah lama ditinggal ayahnya karena meninggal dunia, harus tinggal bersama ibu tergolong Lansia dari keluarga kurang mampu.
Karena memang tidak mampu secara ekonomi dan tidak punya biaya, Anderson Harianja yang pernah dirawat di panti, harus dibawa pulang ke rumah. Namun, karena sering kambuh dan suka marah kepada ibunya. Bahkan, dapat menganggu ketentraman masyarakat, terpaksa dikurung dalam kerangkeng besi.
“Perhatian Ibu Susanti mendapat respon dari banyak masyarakat. Ibu Susanti memang pantas sebagai Walikota dan layak kembali memimpin Siantar,” kata Boru Manullang mengakhiri. (In)






