SIANTAR, SENTERNEWS
Jelang tiba bulan Ramadhan 1445 H yang akan berlangsung pekan depan, masyarakat muslim mulai memadati Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Pane dan jalan Bali, Kota Siantar untuk melakukan ziarah, Minggu (3/3/2024).
Sementara, tradisi yang selalu berlangsung setiap tahun itu juga turut dimanfaatkan sejumlah pedagang untuk menjual bunga, makanan dan minuman. Tak ketinggalan juga para tukang parkir.
Hanya saja untuk retribusi parkir tidak langsung dipungut. Tetapi, pemilik kenderaan khususnya sepeda motor, tidak ada tarif yang ditentukan. Karena pihak pengelola TPU menyediakan kotak infaq untuk diisi.
“Ya, tidak ada tarif. Terserah berapa diberikan dengan suka rela. Tidak diberikan juga tidak apa-apa karena namanya saja infaq. Hasil infaq diserahkan untuk pengurus makam,” ujar salah seorang petugas parkir di sekitar TPU Jalan Pane, Kelurahan Karo, Kota Siantar.
Sementara, para peziarah bukan hanya dari dalam kota. Tetapi, termasuk dari luar kota seperti Kabupaten Simalungun. Ada juga dari Medan, Tebing Tinggi . Bahkan, Rantau Parapat dan Kisaran dengan menggunakan mobil pribadi.
Taufiq yang datang bersama istri dan anaknya dari Kisaran untuk berziarah di TPU Jalan Pane mengatakan, setiap tahun menjelang Ramadhan selalu berziarah. “Yang diziarahi, kedua orang tua dan kakek, nenek maupun saudara lain,” ujarnya.
Dijelaskan juga, sengaja berziarah pada hari itu karena sedang libur. “Kalau Ramadhan mulai tanggal 11 Maret nanti, memang masih ada tanggal 10 Meret yang masih hari libur karena hari Minggu. Tapi, rasanya terlalu mepet dengan hari puasa pertama hari Senin,” ujar Taufiq.
Tak jauh beda dengan di TPU Muslim Jalan Bali. Para penjual bunga dan makanan serta minuman juga ramai. Bahan, ada yang menjual perlengkapan alat sholat seperti sajadah, tasbih maupun peci atau lobe yang biasa digunakan kaum lelaki.
Hanya saja, khusus untuk retribusi parkir, langsung dipungut kepada para pengendara. Sedangkan kenderaan yang parkir rata-rata sepeda motor. “Parkir kereta dua ribu. Tapi, kalau mobil, rata-rata diberi lima ribu,” ujar salah seorang juru parkir sembari mengatakan bahwa beberapa hari ke depan sebelum tiba Ramadhan, peziarah diperkirakan masih cukup ramai. (In)






