SIMALUNGUN,SENTERNEWS
Seorang pejalan kaki yang identitasnya belum diketahui, meninggal dunia akibat ditabrak kenderaan mistrius yang diketahui jenisnya di jalan umum KM 11-12 jurusan Siantar-Medan. Tepatnya di Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.
Kecelakaan maut, Senin (09/09/2024) sekitar pukul 05.00 WIB itu dilaporkan kepada pihak berwajib pada pukul 07.00 WIB. Dan, langsung direspons Tim INAFIS Sat Reskrim Polres Simalungun yang dipimpin Aipda Owen Saragih.
Dari hasil pemeriksaan awal terhadap korban, Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Ghulam Yanuar Lutfi, melalui Kanit INAFIS, Aipda Owen Saragih menjelaskan, kecelakaan itu melibatkan sebuah mobil yang melaju dari arah Siantar menuju Medan dengan kecepatan tinggi.
Sopir mobil itu diduga kurang hati-hati saat mendahului kendaraan lain, masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, menabrak pria yang berjalan di sisi kiri jalan arah Medan menuju Siantar.
Akibatnya, korban mengalami luka parah dan meninggal di tempat. Namun, korban tidak diketahui identitasnya. Karena, hasil pemeriksaan sidik jari tidak menunjukkan kecocokan dengan data yang ada dalam sistem E-KTP.
“Hal ini mengindikasikan bahwa korban mungkin belum pernah melakukan perekaman data E-KTP sebelumnya. Sehingga identitas korban masih belum diketahui,” kata Aipda Owen Saragih sembari mengatakan, pihaknya terus berupaya mengungkap identitas korban yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
“Kami meminta masyarakat untuk bekerja sama dengan pihak berwajib. Jika ada yang mengetahui identitas korban atau memiliki informasi tentang mobil yang terlibat, jangan ragu untuk melapor kepada pihak berwajib,” ungkap Aipda Owen Saragih.
Pasca kejadian, pihak kepolisian telah mengevakuasi jenazah korban yang mengenakan tato gambar pedagang di tangan kiri dan memiliki jenggot itu ke ruang jenazah RSUD Dr Djasamen Saragih Kota Siantar untuk keperluan visum. (In)






