SIANTAR, SENTERNEWS
Pusat peredaran narkoba jenis sabu di Kota Siantar diduga terus berpindah-pindah lokasi. Bahkan, disebut-sebut ada posko perdagangan narkoba di beberapa gang Jalan Nagur, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar.
Dari informasi yang dihimpun, beberapa gang itu diperkirakan sudah tercium aparat penegak hukum. Bahkan, kuat dugaan seorang residivis berinisial, VS mengkoordinir peredaran barang haram itu di beberapa gang.
Pantauan di lokasi, di beberapa gang yang disebut sebagai lokasi peredaran narkoba jenis sabu itu, ditemukan sejumlah orang yang keluar masuk gang. Apalagi sepeda motor banyak diparkirkan jauh dari gang yang diperkirakan untuk mengelabuhi pengamatan aparat penegak hukum.
“Untuk melacaknya gampang, asal ada pemuda nongkrong di gang itu lebih dari 3 jam, maka sudah hampir dipastikan yang bersangkutan adalah kenjiro,” ungkap seorang pemuda paru baya, Jumat (02/01/2025) pukul 16.00 WIB.
Dijelaskan juga, pergerakan para pengusaha barang haram itu sangat licin. Karena, saat ada upaya penangkapan dari aparata penegak hukum, para pemain beberapa kali lolos karena diduga sudah lebih dulu mengetahui informasi dimaksud.
“Sudah saatnya pihak kepolisian dan BNN menggunakan drone dan kamera mata mata (spy came),” kata sumber itu.
Upaya lain yang disebut sumber media ini, aparat kepolisian juga dapat melakukan pengawasan internal sehingga tidak ada aparatur yang menjadi mata mata para bandar.
Masih informasi yang dihimpun, peredaran Narkoba itu diduga melibatkan kaki tangan VS. Diantaranya berinisial Ro dan Am alias Fy sebagai koordinator lapangan. Turut dibantu Du. An Cacing, Go dan Do yang menjual sabu mulai Rp100 ribu per paket. (Ro)






