Senter News
Senin, 9 November 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM
Ilustrasi

Ilustrasi

Perjudian Pilkada 2024 di Hutan Belantara Akal  

Catatan  : Imran Nst

Penulis: Redaksi Senternews.com
9 November 2024 | 14:04 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

DARI HASIL  pengamatan mata telanjang tanpa survey pakai deskriptif, tetapi ada hipotesa yang tingkat erornya nol persen, hal paling riuh rendah dibahas masyarakat akar rumput jelang Pilkada Serentak 2024 saat ini, “jelasnya?” dan “cairnya?”.

Makna dari “jelasnya?” dan “cairnya?” itu, berkutat soal uang transaksional untuk mencoblos  calon kepala daerah yang kalau di Siantar disebut, Calon Walikota/Wakil Walikota.

Namun, tidak hanya sekedar “cair”. Lebih dari itu dipertanyakan juga, berapa besar nominalnya? Dan, siapa calon paling besar memberi tanpa disunat dan tanpa arogansi?

Karena pertanyaan itu, berhembus rayuan angin sahdu bahwa Tim Pemenangan calon tertentu mengatakan, jagoannya berani memberi nominal paling besar. Sementara,Tim Pemenangan calon lain langsung menimpali, ”Kita di atasnya lagi,”.

Sebenarnya, kalau dipikir-pikir tapi tak perlu dipikir sampai kening berkerut tujuh, untuk maju  jadi calon Walikota, jelas tidak sekedar punya uang. Lebih dari itu, uangnya sebagai modal harus banyak. Bahkan, diistilahkan tanpa nomor seri dan sulit dihitung pakai jari secara manual.

Mungkin, modal itu diperoleh dari deposito sendiri. Atau, hasil dari menjual asset maupun meminjam dari pihak ketiga dengan menggadaikan sejumlah asset. Mungkin juga, meminjam dari pihak ketiga yang ingin mencuci uang hitam jadi putih dengan membuat berbagai persyaratan tertentu?

Rakyat tingkat akar rumpu bersendal jepit tetapi kritis yang duduk-duduk di warung kopi pinggiran kota berdinding setengah tepas, ada yang menganalogikan bahwa pertarungan meraih “Kursi I” dan “Kursi II” Pilkada 2024, seperti “Perjudian di Hutan Belantara Akal,”.

Kalau modalnya tipis, jantung akan berdegup kencang dan dentak nadi jadi tak teratur untuk ikut bertarung. Apalagi akan ada lawan tiba-tiba mengambil moment untuk “goplak” seperti main domino. Atau main kiu-kiu, sudah mengulur banyak uang, jumlah hitungan biji kartunya malah “cetet” bahkan “bolok”.

Ada yang bilang, kepanjangan “judi”  itu “jujur dilarang”. Sehingga, sesama pemain saling intai pakai akal. Baik akal bulus atau akal-akalan pakai kartu tiga tujuh lapis. Apalagi  di hutan belantara, banyak binatang buas.

Ada singa bertaring runcing, kalajengking yang siap menjempit, ular yang membelit sambil mematuk. Ada buaya tak berlidah yang pura-pura diam seperti mati, tapi mulutnya tiba-tiba menganga lebar mengunyah mangsa.

Ada kijang yang dikejar-kejar sebagai pecundang. Ada juga kancil yang cerdik tetapi aslinya licik. Namun, diantara banyak binatang, paling sial selalu kambing hitam yang selalu diburu  pemain yang kalah untuk cari alasan supaya modal yang dipinjam tidak cepat ditagih.

Kalau dipikir-pikir lagi meski tak sampai kening berkerut tujuh seperti sebelumnya, muncul pertanyaan, sebenarnya apa yang dicari para calon sampai berani mengeluarkan banyak uang meski uang juga tidak menjamin dapat menang.

Masalahnya, dari empat pasangan calon Walikota/Wakil Walikota seperti di Siantar, sang pemenang hanya satu pasangan. Tiga pasangan lagi pasti kalah. Karena, perjudian di belantara akal, tidak ada istilah seri atau draw. Tapi, harus ada kalah dan ada menang.

Bagi yang kalah kalah? Langit yang cerah bisa dipandang kelam dan yang kelam akan jadi semakin kelam. Dan, masih untung kalau masih bisa berjalan meski harus dipapah supaya tidak tergelincir masuk kamar berjeruji.

Bagaimana kalau melangkah tanpa alas kaki menelusuri jalan sambil menyepak kaleng rombeng, tidak mengetahui kemana arah jalan pulang? Akibatnya, bakal tersesat di antara deru dan debu lalulintas kota hingga terperosok masuk gorong-gorong.

Bagi calon yang menang jadi Walikota, pengembalian modal mungkin tidak sulit kalau berani menjadi tikus kantor alias koruptor. Tapi, bagaimana merealisasikan janji-janji manis semanis madu yang diucapkan semasa kampanye?

Karena situsi itu, muncul pernyataan “radikal”. Ambil semua uang calon dan coblos semua. Apalagi sejak awal ada berpendapat pesimis, siapa pun yang menang, rakyat kecil bawah tetap pakai sendal jepit.

Akh! Selagi ada pemberi, tentu ada penerima dan perjudian Pilkada di belantara akal sulit  dibubarkan. Apalagi razia yang dilakukan  pengawas,malah perlu diawasi supaya tidak hanya formalitas.

Kalau begini jadinya, berarti pesta demokrasi sama seperti pembodohan yang selalu mengambil korban. Titik! (Penulis: Pemred senternews.com)

ShareSendShare

Berita Terkait

ANEKA RAGAM

Ops Patuh Toba 2026 Polres Siantar, Amankan  20 Sepeda Motor Berknalpot Brong

8 November 2026 | 19:08 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Melalui razia gabungan Operasi  Patuh Toba 2026 yang digelar Satuan Lalu Lintas  Polres Pematangsiantar, sebanyak 20 unit sepeda motor...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Safari Subuh MUI Pematangsiantar di Masjid Ubudiyah: “Hati Hati Menggunakan Media Sosial”

8 November 2026 | 12:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pematangsiantar melalui Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat kembali menggelar Safari Shalat Shubuh Berjamaah untuk ...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Gugat Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN Tentang Peralihan Hak Terintegrasi (Perintis) 10 Hari ke PTUN

7 November 2026 | 18:59 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dr Henry Sinaga SH SpN MKn, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Pematangsiantar  ajukan  gugatan kepada Pengadilan Tata Usaha...

Read moreDetails
Poto hasil investigasi wartawan
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB

SIANTAR ,SENTERNEWS Aksi pembalakan hutan di Desa Rondang, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun semakin terkuak. Hasil penelusuran Tim Wartawan yang sebelumnya...

Read moreDetails
Hendri Yahya Saputra MPd
ANEKA RAGAM

Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan

6 November 2026 | 06:38 WIB

(Mengupas Hadits Tentang Nikmat Sehat dan Waktu Luang Sebelum Datangnya Sakit dan Sibuk) Oleh : Hendri Yahya Saputra MPd Dalam...

Read moreDetails
Andika Prayogi Sinaga SE
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga kepada Wali Kota Siantar: Kelurahan Jangan Persulit Warga Urus Dokumen Sertifikat

5 November 2026 | 18:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Saat rapat paripurna penyampaian pokok pikiran, anggota DPRD Pematangsiantar, Andika Prayogi Sinaga SE mengatakan kepada Walikota Wesly Silalahi...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

ODGJ Minta Uang dan Lempari Pengendara, Dilaporkan ke Polsek Dolok Batu Nanggar

8 November 2026 | 20:52 WIB
ANEKA RAGAM

Ops Patuh Toba 2026 Polres Siantar, Amankan  20 Sepeda Motor Berknalpot Brong

8 November 2026 | 19:08 WIB
SEREMONIAL

Wali Kota Diwakili Sekda Hadiri Parheheon Ama HKBP

8 November 2026 | 16:56 WIB
SEREMONIAL

Wali Kota Hadiri Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah Tidak Layak Huni

8 November 2026 | 16:52 WIB
ANEKA RAGAM

Safari Subuh MUI Pematangsiantar di Masjid Ubudiyah: “Hati Hati Menggunakan Media Sosial”

8 November 2026 | 12:02 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Operasi Patuh di Malam Minggu, Satlantas Polres Simalungun Amankan 30 Motor Knalpot Brong  

8 November 2026 | 11:46 WIB
ANEKA RAGAM

Dr Henry Sinaga Gugat Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN Tentang Peralihan Hak Terintegrasi (Perintis) 10 Hari ke PTUN

7 November 2026 | 18:59 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Dari Pengembangan P4GN, Polres Simalungun Ringkus Tiga Pemain Sabu

7 November 2026 | 09:40 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Lakukan Pengaspalan Jalan Simpang Hatonduhan-Tangga Batu

7 November 2026 | 09:24 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Green Policing di Mako Polres Simalungun, Kapolres dan Bhayangkari Tanam 30 Pohon Mangga dan Durian

6 November 2026 | 18:00 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Sosialisasi dan Penertiban Pedagang di Kota Perdagangan

6 November 2026 | 17:38 WIB
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata