SIANTAR, SENTER NEWS
Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI mulai 9 September sampai 20 September 2024 di kota Siantar yang semula sebagai lokasi pertandingan cabang olahraga Kick Boxing, akhirnya diganti menjadi olahraga tinju.
Pernyataan itu dibenarkan ketua KONI Kota Siantar Jayadi Sagala. Bahkan, sudah dikoordinasikan kepada Panitia Besar (PB) PON maupun Kadis Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara. Sehingga, pelaksanaannya tinggal menunggu Surat Keterangan (SK).
“Pilihan kita utnuk cabang olahraga tinju lebih strategis dibanding dengan kick boxing. Karena diikuti seluruh propinsi di Indonesia, pesertanya jugalebih banyak. Selain itu, pelaksanaannya juga lebih panjang,” kata Jayadi Sagala, Selasa (23/4/2024).
Lebih lanjut dikatakan, karena pihaknya terus “mengawal” agar Kota Siantar tetap sebagai lokasi penyelenggaraan olahraga tinju, bisa dipastikan tinju PON XXI akan berlangsung di Kota Siantar. Artinya, tidak akan pindah ke daerah lain.
Pelaksanaan tinju di Kota Siantar, lebih banyak memberi kontribusi dibanding dengan kick boxing. Selain penginapan, makan dan minum, atlit, ofisial maupun pelatih tentu lebih banyak mengeluarkan uang di kota Siantar. Sehingga, perekonomian masyarakat lebih menggeliat.
“Kita berharap, warga Siantar mendukung penuh pelaksanaan PON untuk olahraga tinju di Kota Siantar. Karena, moment ini harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin,” ujarnya mengakhiri.
Terpisah, Hamam Soleh sebagai Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Siantar membenakan, penyelenggaraan PON di kota Siantar memang sudah diganti menjadi tinju.”Dari hasil beberapa kali rapat dengan PB PON, itu sudah disampaikan, hanya saja, saat ini kita masih mengggu SK,” katanya.
Soal gedung pertandingan di GOR yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan, dipastikan selesai pertengahan Agustus 2024.”Pihak PB PON sudah meninjau lokasi dan melakukan rapat dengan pihak pelaksana pembangunan GOR,” kata hamam Soleh.
Lebih dari itu PB PON dan Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara sudah meninjau hotel untuk para atlet, pelatih, ofosial dan panitia yang jumlahnya mencapai 300 orang. Hotel yang akan digunakan , Siantar Hotel, Sapadia Hotel dan Horison Hotel.
Dijelaskan, untuk penyelesaian gedung sebagai lokasi pertandingan ditargetkan selesai pertengahan Agustus 2024. Sehingga, waktunya cukup luang untuk persiapan arena pertandingan dan sarana pendukung lainnya.
“Untuk mengejar target selesai itu, pihak pelaksana pembangunan menambah tenaga kerja dan penambahan waktu kerja. Tidak ada waktu libur bahkan malam hari mereka terus bekerja,” beber Hamam Soleh.
Soal kendala teknis dikatakan tidak terlalu besar karena selalu diantisipasi karena pembangunan dilakukan dalam tiga tahap. Pertama soal kontruksi sudah selesai, pemasangan dinding estalase dan lainnya sedang dilaksanakan. Demikian juga soal elektrikal yang dalam tahap persiapan.
“Sampai saat ini, kita terus melakukan pemantauan soal pembangunan gedung dan terus berkoordinasi dengan PB PON maupun Kadis Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara. Jadi, PON di Kota Siantar untuk olahraga tinju mudah-mudahan tidak punya kendala lagi,” kata Hamam Soleh mengakhiri. (In)






